Keren! Mahasiswa Unnes Ciptakan Sedotan yang Bisa Dimakan

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 16 Agu 2021 13:15 WIB
Mahasiswa Unnes berhasil ciptakan sedotan yang bisa dimakan
Foto: Screenshoot/Keren! Mahasiswa Unnes Ciptakan Sedotan yang Bisa Dimakan
Jakarta - Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (Unnes) bernama Melisa Salma Darmawan berhasil menciptakan 'Edible Straw' atau sedotan yang bisa dimakan. Sedotan tersebut dibuat dari kulit buah naga.

Ide tersebut didasari oleh kesedihannya atas limbah sedotan plastik yang seringkali mencemari lingkungan. Bahkan, menurut data pada tahun 2019, sampah sedotan plastik mencemari lautan sebanyak 90 juta batang.

"Dengan penemuan sedotan yang dapat dimakan ini, diharapkan bisa menjadi solusi atas permasalahan tersebut," terang Melisa seperti dikutip detikEdu dari laman resmi Unnes (16/8/2021).

Tak hanya berbahan alami, menurut Melisa pemanfaatan limbah kulit buah naga selain ramah lingkungan juga memiliki banyak manfaat, di antaranya bisa dikonsumsi menjadi makanan.

Atas penemuannya, Melisa berhasil memperoleh hibah dana PKM dari Kemenristek Dikti sebesar Rp 8,5 juta rupiah. Tak hanya itu, mahasiswa semester 7 ini juga telah memiliki beberapa hak cipta atas karya-karyanya.

Sementera itu, Rektor Unnes, Prof Fathur Rokhman M. Hum turut menyampaikan bahwa gagasan yang diusulkan Melisa selain inovatif juga selaras dengan nilai konservasi Unnes.

"Penggunaan limbah kulit buah naga sebagai bahan sedotan selain inovatif juga bernilai konservasi. Kulit buah naga yang biasanya terbuang saat ini dapat diolah menjadi suatu barang yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan" tutur Prof Fathur.

Prof Fathur juga mendorong para mahasiswa Unnes lainnya saling berlomba-lomba menciptakan gagasan-gagasan cemerlang dan inovasi baru. Sehingga memperkuat tradisi prestasi yang ada di Unnes.

Pencapaian yang didapatkan Melisa tentang inovasi penemuan sedotan ini bukanlah hal pertama. Sebelumnya, beberapa prestasi yang pernah dicapai diantaranya, menjadi mawapres, mengikuti LKTI Internasional, dan mengikuti credit transfer di Thailand.

Dalam perbincangan dengan Rektor Unnes yang diunggah di youtube, sosok yang mengidolakan Presiden Jokowi ini menyampaikan bahwa menjadi Mawapres adalah prestasi yang paling membanggakan bagi dirinya.

"Menjadi mawapres adalah proses yang panjang, itulah yang membuat saya bersyukur dan merasa bangga bahwa saya telah berhasil melalui tahap demi tahap hingga sampai di titik ini" jelas Melisa dalam unggahan Youtube Rektor Unnes beberapa waktu lalu.

Menurut mahasiswa FMIPA Unnes, mahasiswa berprestasi tidak sebatas menjadi pemenang dalam perlombaan, namun lebih jauh lagi maknanya adalah bagaimana dapat bermanfaat bagi orang lain atas ilmu yang dimiliki.

Simak Video "Jubir Wapres Jawab Kritikan Mahasiswa Soal Gelar 'King of Silent'"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia