7 Profesi untuk Lulusan Teknologi Pangan, Apa Saja?

Anastasia Anjani - detikEdu
Kamis, 22 Jul 2021 16:15 WIB
Canggih! Peneliti Klaim Bisa Memproduksi ASI di Laboratorium
Foto: Getty Images/iStockphoto/opel_ru
Jakarta - Apakah detikers ingin berkuliah di jurusan teknologi pangan tetapi masih ragu-ragu? Sebaiknya mantapkan pilihan kalian karena jurusan teknologi memiliki prospek kerja yang cukup beragam. Ada apa saja?

Berikut adalah 7 profesi untuk lulusan jurusan teknologi pangan yang dikutip dari Top Universities:

1. Food Scientist

Tentu saja food scientist merupakan alasan pertama seseorang mengambil jurusan teknologi pangan. Di profesi ini detikers akan bekerja dengan tim riset dan mengembangkan resep baru menggunakan bahan-bahan baru yang menarik. Selain itu juga memperhatikan nilai gizi yang terkandung dalam setiap makanan.

Kalian juga harus memastikan makanan tersebut aman dan berkualitas. Profesi ini memiliki standar yang tinggi dalam kebersihan dan keamanan, kemampuan menyelesaikan masalah, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.

2. Terapis Nutrisi

Jika kalian merupakan seseorang yang pandai mengintepretasikan fakta yang sulit dan menjelaskan konsep dengan cara yang jelas dan informatif maka profesi terapis nutrisi cocok untuk kalian. Profesi ini membutuhkan kemampuan bekerja secara privat, menolong orang-orang dengan membuat rekomendasi diet dari pengalaman mereka.

3. Quality Assurance Manager

Quality assurance manager adalah polisi dalam industri makanan. Individu yang bekerja dalam jaminan kualitas memastikan bahwa produk makanan memenuhi standar yang benar yang ditetapkan dalam peraturan dan mematuhi semua persyaratan internal dan eksternal.

Profesi ini juga membutuhkan kemampuan untuk mengumpulkan dan mengintepretasikan data berdasarkan peraturan dan prosedur yang ada. Selain itu juga bertugas untuk melaporkan temuan baru kepada manajer senior untuk meningkatkan suatu produk.

Profesi ini juga membutuhkan kemampuan berpikir logis, terorganisir dan strategis, dengan kemampuan memecehkan masalah yang baik.

4. Koki

Bagi kalian lulusan teknologi pangan dan hobi memasak, menjadi koki juga merupakan suatu pilihan. Lulusan teknologi pangan sangat ahli dalam memahami bagaimana industri makanan berkembang.

5. Marketing Manager

Walaupun merupakan lulusan teknologi pangan bekerja di industri kreatif masih sangat memungkinkan. Kalian bisa memilih bekerja di bidang food marketing.

Bekerja di food marketing akan sangat menantang karena kalian akan berurusan dengan produk yang mudah rusak. Hal tersebut dikarenakan kondisi pemasok dan tren konsumen yang berubah-ubah. Ilmu yang ada di teknik pangan tentu akan sangat berguna.

6. Manajer Pengadaan atau Pembelian

Pengadaan adalah tentang mendapatkan dan membeli barang dengan harga terbaik. Dalam bisnis makanan, ini dapat berarti membeli bahan, bahan untuk pengemasan, atau persyaratan operasional (misalnya listrik, mesin) atau perusahaan (misalnya asuransi, kontrak telepon).

Kalian harus memiliki keterampilan interpersonal yang sangat baik karena akan selalu berhubungan dengan pemasok untuk memastikan bahwa barang dan jasa dikirimkan tepat waktu dan dengan harga yang benar.

Selain itu kemampuan bernegosiasi, terorganisir, dan mampu beradaptasi dengan baik terhadap perubahan, karena ini semua adalah keterampilan yang sering digunakan dalam pekerjaan.

7. Toxicologist

Toxicologist adalah studi yang mempelajari bahan-bahan racun dan bagaimana mereka berefek pada manusia, binatang, dan lingkungan. Studi ini mempelajari makanan, udara, air, dan tanah untuk menentukan bagaimana bahan kimia dan zat biologis yang berbeda mengubahnya dan menilai risiko atau potensi efek berbahaya.

Untuk menjadi seorang toxicologist, latar belakang dari ilmu sains merupakan hal yang penting. Selain itu kalian juga akan membuat banyak hipotesis untuk tes dan membuat laporan untuk ditulis.

Kalian juga harus memiliki kemampuan berpikir secara logis dengan kemampuan menulis dan bicara yang baik. Lulusan teknologi pangan juga dapat bekerja di profesi ini.

Bagaimana detikers apakah tertarik menjadi lulusan teknologi pangan? Jangan galau lagi ya!



Simak Video "Lebih Penting Passion atau Bakat?"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia