Jurusan Ekonomi Paling Diminati, Ini Lho Prospek Kerjanya

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 13 Jul 2021 18:20 WIB
beasiswa
Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta - Tahukah kamu bahwa ekonomi jurusan kuliah yang paling dicari?

Berdasarkan data Department of Education UK 2018, lulusan jurusan ekonomi memiliki gaji terbesar dibandingkan jurusan dengan gaji tinggi lainnya, seperti teknik, ilmu komputer, dan kedokteran. Seorang lulusan jurusan ekonomi bisa mendapat penghasilan rata-rata £55,200- £61,000 per tahun atau sekitar 91-100 juta rupiah per bulan setelah 5 tahun kelulusan.

Jurusan yang paling dicari di rumpun soshum adalah jurusan ekonomi, yang juga sering disebut sebagai Prodi Ilmu Ekonomi. Memang, setelah kuliah ekonomi kerja apa? Yuk, simak prospek kerja sarjana ekonomi dan berapa gaji seorang sarjana ekonomi berikut!

Ekonomi menjadi jurusan paling dicari karena lulusan ekonomi dibutuhkan di industri apapun. Karier di bidang ekonomi juga sangat luas dan beragam karena permintaan yang tinggi terhadap sarjana ekonomi di pasar tenaga kerja global juga disambut dengan kemampuan para mahasiswa jurusan ekonomi.

Kemampuan mahasiswa jurusan ekonomi yang ikut berpengaruh mengembangkan potensi pilihan kariernya yaitu keterampilan analitis dan pemecahan masalah. Keterampilan khas mahasiswa jurusan ekonomi ini amat bisa diterapkan, dibagikan, dan dikembangkan ke berbagai bidang, seperti dikutip dari laman QS Top Universities.

Prospek karier sarjana ekonomi populer di antaranya yaitu ekonom, analis risiko keuangan, analis data, perencana keuangan, akuntan, peneliti ekonomi, konsultan keuangan, analis investasi, aktuaris, dan peran sektor publik.

Lulusan ekonomi bisa melanjutkan studi ekonomi di tingkat pascasarjana seperti S2 Magister Ekonomi. Di sisi lain, kamu tetap bisa memiliki karier ekonomi di bidang keuangan dan sektor lain dengan gelar sarjana ekonomi, lho. Berikut prospek karier lulusan jurusan ekonomi:

Kuliah ekonomi kerja apa? Ini prospeknya

1. Karier lulusan jurusan ekonomi sebagai ekonom profesional

Sarjana ekonomi yang menjadi ekonom profesional bakal banyak terlibat dalam meneliti dan menganalisis data, masalah, dan tren ekonomi. Untuk sebagian besar karir ekonom, kamu perlu belajar ekonomi di tingkat pascasarjana untuk mendapatkan keterampilan khusus yang diperlukan. Di samping itu, ekonom profesional juga harus percaya diri membuat prakiraan dan laporan ekonomi untuk disajikan kepada klien individu, perusahaan, organisasi keuangan, dan badan publik.

Kesadaran yang baik tentang permasalahan negeri dan internasional dan konteks ekonominya sangat penting untuk menjadi seorang ekonom. Kamu juga akan bertugas memberi nasihat tentang kebijakan dan atau strategi bisnis yang sesuai, lho.

Lulusan jurusan ekonomi yang ingin jadi ekonom bisa bekerja di pemerintah daerah dan nasional, bank publik dan swasta, perusahaan asuransi, perusahaa think-tank, perusahaan multinasional besar, konsultan keuangan, firma akuntansi, otoritas lokal, dan masih banyak lainnya.

2. Karier ekonomi di perbankan

Prospek kerja lulusan jurusan ekonomi di perbankan tentu udah enggak asing ya, detikers. Karir perbankan sangat populer di kalangan lulusan ekonomi karena menawarkan potensi pendapatan tinggi dan sangat membutuhkan banyak ekonom.

Lulusan dengan latar belakang jurusan ilmu ekonomi sangat dihargai di perbankan dalam peran-peran terkait kontrol keuangan, perencanaan keuangan, analisis risiko, analisis data, dan konsultasi.

Karier lulusan jurusan ekonomi di perbankan berfokus menjaga persyaratan keuangan klien dan bisnis pada jalurnya. Karena itu, karir perbankan sebagian besar berkaitan dengan memberi saran perbankan dan layanan lainnya untuk para klien perbankan dan konsumen.

3. Karier ekonomi di bidang akuntansi

Akuntan yang berkualitas perlu kualifikasi profesional lebih lanjut seperti sertifikasi akuntan dan sertifikasi terkait akuntansi lainnya. Di sisa lain, banyak juga ternyata peran-peran di bidang akuntansi untuk lulusan jurusan ekonomi.

Sarjana ekonomi bisa berkerja berbagai industri dengan peran-peran akuntansi. Fokus kerjanya terkait dengan pemantauan situasi keuangan suatu organisasi, bisnis, atau individu. Karir lulusan jurusan ekonomi di bidang akuntansi biasanya fokus pada pencatatan, pengklasifikasian, interpretasi dan komunikasi data keuangan.

Lulusan jurusan ekonomi bisa jadi karyawan yang mengisi peran-peran akuntansi bila memiliki keterampilan analitis yang kuat, kemahiran matematika, melek komputer, pemahaman tentang semua elemen keuangan perusahaan, dan kemampuan untuk mengontekstualisasikan data yang dikumpulkan.

Biasanya, lulusan ekonomi punya keahlian dalam memahami kumpulan data yang kompleks dan mengidentifikasi akar masalah keuangan. Kalau kamu punya keahlian ini, kemungkinan kamu cocok untuk peran akuntansi.


4. Karier ekonomi dalam bisnis dan konsultasi keuangan

Lulusan jurusan ekonomi juga bisa merambah ke ranah penelitian ekonomi, lho. Seorang peneliti ekonomi harus punya pengetahuan mendalam tentang teori dan model ekonomi, keterampilan analitis dan pemecahan masalah yang menyeluruh, dan kemampuan matematika.

Di ranah bisnis dan konsultasi keuangan, seorang sarjana ekonomi juga bisa bekerja jadi konsultan keuangan. Kamu bisa bekerja untuk banyak klien dan banyak organisasi dengan menghasilkan laporan dan memberi nasihat tentang strategi bisnis. Untuk menjadi konsultan keuangan, dibutuhkan pengetahuan industri terkini dan pemahaman tentang keuangan perusahaan.

5. Karier ekonomi di sektor publik

Sarjana ekonomi amat dibutuhkan di sektor swasta, terutama terkait kecakapan dalam analisis harga dan risiko, konsultasi keuangan, dan perencanaan ekonomi. Karir ekonom di sektor publik di antaranya menangani perpajakan publik, transportasi, layanan komersial dan limbah, serta, energi dan pengeluaran pemerintah lainnya.

Karena resesi global terakhir dan dan pengetatan regulasi ekonomi oleh pemerintah di seluruh dunia, prospek kerja lulusan jurusan ekonomi di sektor publik juga jadi meningkat, lho.

6. Karier aktuaria dan analisis data di bidang ekonomi

Aktuaris adalah seorang profesional bisnis yang berperan untuk mengevaluasi dan memberi nasihat tentang dampak risiko dan ketidakpastian keuangan. Seorang aktuaris menggunakan pengetahuan bisnis dan ekonomi saat memberikan laporan dan menyusun strategi mengurasi risiko tersebut.

Prospek kerja sarjana ekonomi pada pekerjaan tingkat pemula di bidang ini yaitu pengurusan pensiun dan asuransi. Setelah itu, kamu juga bisa terlibat dalam masalah perbankan, investasi, dan perawatan kesehatan.

Seorang aktuaris harus terampil dalam matematika dan menyusun statistik. Di sisi lain, kamu yang ingin jadi aktuaris juga harus mampu mengkomunikasikan data yang kompleks secara efektif kepada orang-orang non-ahli yang menerima evaluasi kamu.

7. Pekerjaan dan karier gelar ekonomi alternatif

Prospek kerja jurusan ekonomi umum lainnya yaitu auditor, pialang saham, karyawan asuransi, manajer bisnis, pedagang eceran, analis harga, ahli statistik, konsultan keuangan, dan tenaga penjualan.

Bagaimana kalau kamu lulusan jurusan ekonomi tapi tidak tertarik dengan pekerjaan terkait ekonomi?Jangan khawatir, detikers. Kamu juga bisa merambah karier di bidang intelijen bisnis, pengembangan internasional, manajemen sumber daya manusia, TI, jurnalisme, hukum, manajemen, riset pasar, politik, hubungan masyarakat, riset sosial, dan perpajakan. Kamu juga bisa memulai bisnis sendiri.


Gimana detikers, banyak banget ya peluang karier lulusan jurusan ekonomi. Enggak heran ya ekonomi jadi jurusan kuliah paling dicari.

Apa prospek karier jurusan ekonomi yang kamu incar?





Simak Video "Tanduk Kerbau Sebagai Penanda Status Adat Sebuah Keluarga Masyarakat Toraja"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia