Cerita Firdaus yang Gagal Ikut SNMPTN, Kini Jadi Mahasiswa ITB

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 19 Jul 2021 08:00 WIB
Cerita Firdaus yang Gagal Ikut SNMPTN, Kini Jadi Mahasiswa ITB
Foto: Dok Pribadi/Cerita Firdaus yang Gagal Ikut SNMPTN, Kini Jadi Mahasiswa ITB
Jakarta - Demi masuk ke perguruan tinggi impian, tiap siswa SMA di Indonesia tentu mengusahakan mati-matian dengan berbagai macam usaha. Walaupun terkadang, cobaan datang dari arah yang tak disangka-sangka.

Itulah yang dialami oleh Muhammad Firdaus, alumnus SMA Negeri 5 Depok. Sebelum berhasil masuk Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB), cita-citanya sempat terkendala karena gagal ikut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau jalur undangan.

Hal ini dikarenakan adanya kekosongan nilai pada rapotnya. Firdaus sendiri merupakan siswa pindahan yang awalnya bersekolah di SMA PGRI Depok.

Ketika masa pendaftaran SNMPTN, Firdaus mengatakan bahwa dirinya sempat kaget karena rupanya siswa pindahan dapat ikut serta.

Namun, setelah beberapa hari mendengar berita tersebut, guru Bimbingan Konseling (BK) meneleponnya dan mengatakan bahwa dirinya tak dapat mengikuti SNMPTN karena nilai Geografi yang bermasalah.

"Sedih, kebetulan banget entah kenapa aku kalau teleponan suka sambil jalan ke jendela. Jadi saat teleponnya selesai, aku cuma diam dan merenung sambil melihat halaman rumah. Terus teringat harus kabari orang tua bahwa anaknya ini nggak ikut SNMPTN." ujar Firdaus saat dihubungi detikEdu dan ditulis Senin (19/07/2021).

Saat di bangku SMA, Firdaus memang memilih jurusan IPA. Akan tetapi dengan adanya program lintas minat, maka ia juga mendapatkan mata pelajaran Ekonomi.

Sementara itu, di sekolahnya yang baru, mata pelajaran program lintas minat kelas 10 adalah Ekonomi sekaligus Geografi. Pada akhirnya, dirinya tak dapat mengikuti SNMPTN karena tidak memiliki nilai Geografi sehingga tertulis kosong di rapotnya.

Hal yang membuat Firdaus tak patah arang adalah karena dirinya berpikir bahwa besar kemungkinan siswa pindahan tak dapat mengikuti SNMPTN. Kendati demikian, Firdaus menceritakan bahwa dirinya sedikit bersedih karena terkesan diberikan harapan palsu oleh sekolah.

"Ya jadi bisa dibilang waktu itu aku bisa bangkit dari kesedihan aku karena aku engga terlalu berharap dan sudah mempersiapkan jika hasilnya tidak sesuai keinginan," tandas Firdaus.

Dalam waktu ke depan, Firdaus berkeinginan mengambil jurusan Mikrobiologi. Dirinya juga menceritakan mengapa memilih ITB sebagai tujuan berikutnya.

Firdaus mengatakan alasannya memilih SITH karena bertemu banyak tutor dari perguruan tinggi impiannya ketika mengikuti suatu bimbingan belajar (bimbel) online. Ia pun menikmati pengajaran mereka, sehingga memutuskan mendaftar ke SITH ITB.

Simak Video "Jokowi Kritik Kampus yang Masih Ajarkan Ilmu 20 Tahun Lalu"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia