Teliti Pariwisata Labuan Bajo, Ibas Yudhoyono Raih Gelar Doktor dari IPB

Puti Yasmin - detikEdu
Jumat, 11 Jun 2021 13:30 WIB
Teliti Pariwisata Labuan Bajo, Ibas Yudhoyono Raih Gelar Doktor dari IPB
Foto: Dok. IPB/Teliti Pariwisata Labuan Bajo, Ibas Yudhoyono Raih Gelar Doktor dari IPB
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) berhasil mendapatkan gelar doktor dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia telah menjalani sidang promosi secara daring pada Kamis (10/6/2021) siang kemarin.

Ibas Yudhoyono diketahui merupakan mahasiswa program Studi Manajemen dan Bisnis di Sekolah Bisnis IPB. Dalam sidang promosinya, ia menyajikan penelitian lapangan tentang Strategi Pembiayaan dan Investasi untuk Pengembangan Pariwisata Terpadu yang Berkelanjutan dan Inklusif.

Untuk menyajikan data tersebut, Ibas Yudhoyono melakukan penelitian dengan studi kasus pariwisata d Labuan Bajo. Ia turut didampingi pula oleh Prof Hermanto Siregar, Prof Noer Azam, dan Dr Tony Irawan dalam penelitiannya.

Keputusan Ibas Yudhoyono memilih Labuan Bajo sebagai lokasi penelitian karena tempat tersebut dinilai sebagai destinasi pariwisata super prioritas dan premium. Sehingga, akan banyak potensi yang bisa dilihat dari penelitian tersebut.

"Oleh karena itu, dalam memaksimalkan potensinya, tentu harus diimbangi dengan kebijakan pembiayaan dan investasi yang tepat," bunyi keterangan di laman IPB dikutip detikEdu, Jumat (11/6/2021).

Dalam penelitian tersebut, Ibas Yudhoyono mengidentifikasi jenis-jenis usaha dan memetakan kendala yang dihadapi, menganalisis kinerja keuangan para pelaku usaha, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pelaku usaha, serta menganalisis estimasi dampak pariwisata terhadap perekonomian dan kesejahteraan.

Selain itu, ia juga merumuskan strategi pembiayaan dan investasi yang sesuai untuk pariwisata terpadu yang berkelanjutan dan inklusif di Kawasan Pariwisata Labuan Bajo.

Hasilnya, Ibas Yudhoyono berhasil mengetahui bahwa peningkatan investasi memberikan dampak yang kuat dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan. Menurutnya, strategi pembiayaan dan investasi perlu disusun dengan melibatkan pendapat para pakar dan pemangku kebijakan di tingkat nasional.

"Strategi pembiayaan dan investasi diutamakan dari inisiatif pemerintah yang diharapkan dapat mendorong mekanisme pembiayaan lainnya melalui kombinasi dari swasta, KPBU (kerjasama pemerintah dan badan usaha), perbankan, dan lembaga keuangan non-bank," ungkap anak dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Lebih lanjut, Ibas juga menyarankan agar ada master plan pariwisata terpadu, berkelanjutan, inklusif, dan mengimplementasi four track strategi dan memerhatikan 3C (National Connectivity, Regional Cycle dan Global Cycle) di daerah. Serta peningkatan kualitas SDM dengan sarana-prasarana dan penguatan kurikulum.

"Diperlukan peningkatan anggaran pemerintah, investasi swasta, serta penguatan peran lembaga keuangan bank dan non-bank," imbuh Ibas.

Dari penelitian tersebut, Ibas Yudhoyono berhasil mempublikasi 4 artikel di dalam jurnal ilmiah. Bahkan, salah satunya adalah jurnal yang terindeks scopus.

Selamat atas gelarnya Ibas Yudhoyono!

Simak Video "Tangis Haru Doni Monardo Saat Dianugerahi Doktor Kehormatan dari IPB"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia