Lebaran di Negeri Rantau

Kisah Mahasiswa RI Lebaran di Perancis: Sholat Ied Hingga Makan Opor Buatan Ibu-ibu Pengajian

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 20 Mei 2021 15:30 WIB
Mahasiswa di Prancis
Foto: Muhammad Idham Habibie
Jakarta - Momen Hari Raya Idul Fitri tahun ini menjadi pengalaman pertama bagi mahasiswa asal Indonesia, Muhammad Idham Habibie karena harus merasakan lebaran di Perancis. Mulai dari Sholat Ied hingga Makan Opor Ayam di Perancis.


"Pertama kali lebaran di Perancis suasananya biasa aja seperti bukan lebaran bahkan saat bulan Ramadan tidak ada takjil dan sebagainya. Hanya orang-orang Indonesia yang merayakan dan saya akhirnya berkumpul bersama mereka," cerita Idham pada detikEdu (19/05) dalam Lipsus detikcom dengan PPID (PPI Dunia).


Bahkan di sana Idham mengaku bisa merasakan suasana lebaran berkat adanya komunitas muslim dan PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) yang ada di Lyon. Komunitas muslim tersebut merupakan orang Indonesia asli yang sudah menetap karena telah menikah dengan orang Perancis.


"Di sini Alhamdulillah ada teman-teman PPI dan Ibu-Ibu pengajian dari komunitas muslim di Lyon jadi lebaran di Perancis masih terasa suasananya meski berbeda dengan di Indonesia," terang Idham.


Bahkan selama satu bulan penuh saat Ramadan, Idham tak merasa kesulitan mencari makanan karena komunitas muslim memberinya takjil. Ditambah lagi komunitas muslim juga selalu mengajak makan bersama.

Mahasiswa di PrancisMahasiswa di Prancis Foto: Muhammad Idham Habibie


Pria asli Depok ini juga mengaku beruntung karena suasana Ramadan dan Lebaran di Lyon cukup berbeda dengan di Ibu Kota Perancis yakni Paris.


"Kalau di Paris beda lagi karena ada yang bayar untuk dapat takjil. Tapi itu terbilang murah. Sementara di kampus (Lyon) setiap sore sebelum buka puasa ada bapak-bapak yang bagi-bagi takjil untuk semua orang yang lewat," papar lulusan Magister University College London.


Selain itu, Lyon juga merupakan kota yang memiliki komunitas muslim terbesar di Perancis. Hal itu didukung dengan keberadaan Masjid Besar yang ada di kota Lyon.


Dengan adanya hal itu, Idham bercerita tak memiliki kesulitan pada saat menjalankan Sholat Ied pada saat Hari Raya Idul Fitri 2021.


"Saya Sholat Ied di sana (Masjid Besar Lyon) dan Alhamdulillah penuh. Bahkan sampai harus dibagi 3 kloter dan terpaksa ada yang tidak bisa ikut sholat," ucap pria Sarjana Universitas Indonesia.


Untuk melaksanakan Sholat Ied dengan protokol kesehatan yang ketat, Idham harus mengantre sejak pukul setengah 7 pagi dan baru bisa menjalankan Sholat Ied pukul 9 pagi.

Mahasiswa di PrancisMahasiswa di Prancis Foto: Muhammad Idham Habibie


"Karena masih Covid-19 dan tempatnya terbatas jadi tidak semuanya sholat di Masjid Besar. Harus dibagi kloter dan saya beruntung masih bisa masuk di kloter ketiga," jelas Idham.


Selepas Sholat Ied seperti suasana di Indonesia, Idham bercerita langsung berkumpul dengan sesama orang Indonesia dan komunitas muslim di Lyon untuk makan opor ayam bersama.


"Kebetulan di sini banyak ya sudah kumpul bersama dan dimasakin opor ayam sama Ibu-Ibu pengajian. Pokoknya suasana lebaran di Perancis tetap kerasa dan asyik meski jauh dari Indonesia."



Simak Video "Wow! Lebaran Hari Kedua Pantai Pondok Bali Subang Ramai Pengunjung"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia