Lebaran di Negeri Rantau

Kisah Pelajar RI Lebaran di Afsel: Terasa Hampa & Kangen Masakan Indonesia

Kristina - detikEdu
Kamis, 20 Mei 2021 15:00 WIB
lebaran di negeri rantau
Foto: Dok. Hifzhul
Jakarta -

Pandemi COVID-19 telah berdampak ke berbagai hal termasuk perayaan lebaran di tanah rantau. Seperti yang dialami pelajar RI, Nurmahmudi Hifzhullah yang merayakan lebaran di Afrika Selatan (Afsel).

Pelajar yang akrab disapa Hifzhul ini mengungkapkan, lebaran di masa pandemi membuat para pelajar RI di Afsel kehilangan momen berkumpul di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pretoria.

"Untuk tahun ini terasa hampa bagi pelajar-pelajar Afrika Selatan ya. Kita dari corona ini kan ya masih nggak tahu ujungnya kapan," ucap Hifzhul kepada detikEdu dalam Program Lipsus detikcom dengan PPID (PPI Dunia), Rabu (19/5/2021).

Pelajar asal Banjarmasin ini mengingat momen lebaran sebelum pandemi. Biasanya, para pelajar akan diundang oleh kedutaan untuk makan bersama dan menyantap hidangan khas Indonesia. Namun, adanya pandemi ini membuat perayaan dilakukan secara terbatas.

"Biasanya kan kita lebaran kumpul di embassy. Makan-makanan gratis, makanan Indonesia gitu lah, tempe lah, semuanya lah. Di tahun ini dibatasi, paling 15 orang doang kalau nggak salah yang ke embassy itu," lanjutnya.

Sebagai Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Afsel, Hifzhul mendapat banyak panggilan masuk dari teman-teman pelajar menjelang lebaran. Mereka menanyakan perayaan lebaran oleh KBRI, mengingat KBRI biasa melakukan open house untuk WNI di sana saat lebaran.

"Ditanya itu sama anak-anak, semuanya nelpon lah, chat lah, ada kepastiankah kita bisa ke embassy makan-makanan Indonesia? Udah kangen gitu," cerita Hifzhul.

Di Afsel, Hifzhul tinggal di asrama tempatnya menuntut Ilmu. Ia belajar di Pondok Pesantren Darul Ulom (PPDU) Zakariyya, Johannesburg.

lebaran di negeri rantaulebaran di negeri rantau Foto: Dok. Hifzhul

Hifzhul menceritakan, sholat Idul Fitri di Afsel tersebar di beberapa tempat. Ia sholat bersama kedua temannya di sebuah masjid di Cape Town, Afsel. Sementara teman-teman asrama yang lain melakukan sholat Idul Fitri di tanah lapang.

"Kalau temen-temen yang di asrama itu di lapangan bola. Luas itu," katanya.

Hifzhul belajar di Afsel sejak pertengahan tahun 2019 lalu. Ia mengaku lebaran tahun ini cukup susah. Bahkan dari tahun lalu Hifzhul tidak pulang ke Banjarmasin mengingat situasi pandemi.

Terlepas dari itu, Hifzhul cukup terbantu dengan kebaikan orang India di sana. Ia menceritakan, kebanyakan orang India kaya di Afsel akan membantu orang asing seperti pelajar Indonesia.

"Kebanyakan orang India di sini yang kaya-kaya, itu kerja di sini. Jadi, orang India itu yang jemput kita, yang ngasih makan kitalah. Jadi kita aman lah, enak aja di sini itu," pungkasnya.



Simak Video "Batal Naik Haji, Calon Jemaah Haji Tunisia Sumbangkan Uangnya"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia