Keren! Siswa Kelas 5 SD Ini Bikin Teh Penurun Kolesterol dan Gula Darah

Anatasia Anjani - detikEdu
Jumat, 07 Mei 2021 14:01 WIB
kesalahan meracik teh yang bikin tidak sehat
Ilustrasi teh Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta - Siswa kelas 5 SD Labschool Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prabu Panendya Firdaus Putra Aglar berhasil menemukan teh herbal untuk menurunkan kolesterol dan gula darah.

Prabu meracik beberapa tanaman liar seperti alang-alang, krokot, dan rumput gandum yang diolah menjadi minuman. Teh herbal tersebut diberi nama Alotgan.

Atas inovasinya Prabu lolos dalam seleksi Pangeran dan Lingkungan Hidup 2021 untuk siswa SD yang diadakan oleh Tunas Hijau.

Idenya berasal dari tanaman di lingkungan sekolahnya yang sering diabaikan dan tidak dimanfaatkan dengan baik. Prabu bersama guru pendampingnya mengubah tanaman tersebut agar dapat digunakan dengan baik.

"Jadinya sering dibersihkan lalu dibuang. Karena penasaran, kita coba teliti, dan ternyata tanaman tersebut banyak manfaatnya," kata Prabu dikutip dari laman Unesa.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Prabu dan guru pendampingnya teh herbal Alotgan memiliki beberapa kandungan seperti antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, Omega 3 yang tinggi.

Prabu Panendya Firdaus Putra Aglar dari SD Labschool UnesaPrabu Panendya Firdaus Putra Aglar dari SD Labschool Unesa Foto:dok. UNESA

"Khasiatnya bisa untuk menurunkan kolesterol dan menyeimbangkan kadar gula darah," jelas Prabu. Saat ini Prabu telah membuat 100 buah teh herbal Alotgan yang digunakan untuk promosi dan pengujian.

Lebih lanjut Prabu berharap agar teh herbal Alotgan buatannya menjadi salah satu minuman yang sehat dan berkhasiat serta dapat berdampak baik untuk masyarakat dan lingkungan.

"Semoga bisa jadi duta lingkungan dan dapat mengajak teman dan masyarakat pada umumnya untuk sama-sama peduli terhadap lingkungan sekitar, terlebih lagi bisa menjadikan Labschool Unesa sebagai sekolah Adiwiyata," terang Prabu.

Sejalan dengan hal tersebut Ketua BPS Labschool Unesa, Roesminingsih sangat mendukung dan mengapresiasi atas inovasi muridnya.

"Kita juga upayakan agar produk atau inovasi anak-anak kita bisa mendapat hak paten, termasuk karya Prabu yang akan terus kita dorong untuk dikembangkan ke tahap yang lebih lanjut dan diupayakan agar produknya bisa mendapatkan HAKI dan paten," terang Roesminingsih.

Roesminingsih sangat berharap agar produk teh herbal Alotgan dapat menjadi keunggulan Unesa dan Labschool Unesa. "Segala bentuk prestasi dan inovasi anak-anak maupun guru Labschool Unesa bisa memberikan nilai tambah bagi Unesa dalam rangka menuju PTN-BH," ujar Roeminingsih.

Simak Video "Pabrik Pengolahan Daun Teh Karanganyar"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia