6 Jurusan Kuliah yang Pekerjaannya Aman dari Ancaman AI, Guru Termasuk?

ADVERTISEMENT

6 Jurusan Kuliah yang Pekerjaannya Aman dari Ancaman AI, Guru Termasuk?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Sabtu, 17 Okt 2026 18:00 WIB
Ilustrasi perempuan melukis di kanvas
Foto: iStock/South_agency/Jurusan seni yang melibatkan pengkaryaan hubungan antarmanusia tidak bisa digantikan oleh AI.
Jakarta -

Tren pasar kerja global telah bergeser sejak keberadaan kecerdasan buatan (AI). Banyak pekerjaan bagi pemula digantikan oleh AI, sehingga lulusan baru sulit mendapatkan pekerjaan.

Nyatanya, tidak semua lulusan terdampak. Beberapa lulusan dari jurusan teknologi, sains data, matematika, dan ilmu komputer justru semakin dibutuhkan oleh perusahaan yang mengandalkan AI.

Selain itu, ada juga jurusan yang pekerjaannya masih aman dari ancaman AI. Ini karena beberapa jurusan tidak bisa digantikan oleh robot atau teknologi, terutama yang berkaitan dengan keterampilan sosial, empati, dan pengajaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut adalah daftar jurusan yang pekerjaannya relatif aman dari ancaman AI, dikutip dari Business Insider.

Daftar 6 Jurusan Kuliah yang Pekerjaannya Aman dari Ancaman AI


1. Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar

Kategori guru yang paling aman dalam hal paparan AI adalah mereka yang bekerja pada jenjang sekolah dini dan sekolah dasar. Guru SD dan PAUD dinilai sangat penting dalam membantu anak-anak mencapai pembelajaran dasar dan perkembangan sosial.

ADVERTISEMENT

Pekerjaan mereka sering kali melibatkan pengelolaan kelas anak-anak, bekerja sama dengan orang tua, dan mengembangkan rencana pelajaran untuk berbagai kebutuhan siswa. Keterampilan ini belum bisa digantikan oleh AI karena membutuhkan kontak langsung yang mengandalkan pertimbangan manusia.

2. Pendidikan Luar Biasa

Guru pendidikan luar biasa yang mendukung siswa penyandang disabilitas juga dinilai tidak bisa digantikan oleh AI. Guru sekolah luar biasa (SLB) sangat penting dalam mencapai tujuan pendidikan dengan menyesuaikan pengajaran, mengembangkan rencana individual, dan bekerja sama erat dengan siswa, keluarga, dan spesialis untuk membangun keterampilan akademik dan keterampilan hidup.

Pekerjaan ini menuntut kesabaran, pengetahuan, dan keterampilan interpersonal dari para lulusan.


3. Nutrisi

Ahli diet dan ahli nutrisi sering kali memberikan saran yang disesuaikan dengan kesehatan dan keadaan setiap pasien, seperti budaya, anggaran, dan gaya hidup. Posisi ini membutuhkan analisis manusiawi yang tidak bisa langsung dikerjakan sepenuhnya oleh AI.

4. Keperawatan

Menurut Business Insider, keperawatan merupakan pekerjaan unik yang membutuhkan kontak langsung dengan pasien, yang bersifat manusiawi dan belum dapat ditiru oleh AI. Lulusan keperawatan melibatkan penerapan penilaian klinis dan pemberian perawatan langsung, termasuk pemberian obat, pemantauan gejala pasien, dan kolaborasi dengan tim medis.

5. Agronomi, Agroteknologi, Ilmu Tanah

Lulusan program agronomi, agroteknologi, dan ilmu tanah bisa menggunakan AI untuk efektivitas alat di lapangan. Namun, pakar tanaman dan tanah tetap tidak bisa digantikan oleh AI.

Sebab, pengetahuan dan keterampilan pakar sangat penting untuk menilai kesehatan tanah, mengelola hama, memaksimalkan hasil panen, dan membuat keputusan berdasarkan cuaca saat bekerja dengan tanaman, pertanian, dan rumah kaca untuk perusahaan pertanian.

6. Seni Visual dan Seni Pertunjukan

AI memang bisa membuat desain sesuai dengan perintah yang diinput oleh manusia. Namun, seniman pertunjukan dan studio, seperti penampil, musisi, aktor, pelukis, pematung, dan desainer, akan sulit digantikan di era AI. Ini karena karya mereka menampilkan kreativitas, kinerja, dan kolaborasi manusia.



(faz/twu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads