Pendaftar MagangHub Batch 2 Tahap 2 Capai 350 Ribu Orang, Seberapa Kompetitif?

ADVERTISEMENT

Pendaftar MagangHub Batch 2 Tahap 2 Capai 350 Ribu Orang, Seberapa Kompetitif?

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 23 Sep 2026 17:30 WIB
Menaker Yassierli dalam Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 pada Rabu (23/9/2026)
Menaker Yassierli dalam Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 pada Rabu (23/9/2026). Foto: YouTube/Kemnaker
Jakarta -

Program Magang Nasional Batch 2 Angkatan 2 tahun 2026 telah dimulai. Pada batch kali ini terdapat 40.962 orang peserta magang yang diterima, sedangkan pendaftar eligible sekitar 350.000 orang.

Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Binalavotas Kemnaker) RI, Darmawansyah, ST, MSi menyebut persaingan untuk menjadi peserta magang sangatlah ketat.

"Jadi para peserta magang yang telah dinyatakan lulus ini bersaing dengan 7 sampai 8 orang untuk bisa menjadi peserta magang," kata Darmawansyah dalam Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 pada Rabu (23/9/2026) dikutip dari siaran ulang Kemnaker RI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesan Menaker untuk Peserta Magang

Pada kesempatan ini turut hadir Menaker Yassierli. Ia menyampaikan agar peserta magang memiliki growth mindset (pola pikir berkembang), bukan fixed mindset (pola pikir kaku). Sebab, industri saat ini berkembang sangat pesat.

ADVERTISEMENT

"Dan satu realitas karena kondisi tempat kerja industri berkembang pesat, sulit mencari yang benar-benar pas program studi waktu perguruan tinggi dengan apa yang dilakukan saat magang, tidak match 100% karena tuntutan-job jabatan di tempat kerja itu bergerak cepat," kata Yassierli.

"Bisa jadi yang dibutuhkan itu multicompetencies, tapi salah satunya adik-adik sudah punya. Tapi adik-adik harus belajar ya, enggak bisa hanya cukup mengandalkan apa yang sudah diperoleh di perguruan tinggi," imbuhnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar para peserta Magang Nasional banyak mendengar. Pasalnya, ada banyak kompleksitas di dalam pekerjaan. Apa yang ditemukan dalam pekerjaan, bisa jadi sangat berbeda dari yang dilihat di perguruan tinggi.

"Dan kompleksitas itulah yang adik-adik harus bisa menangkapnya, memahaminya dan kuncinya adalah the power of listening. Dengarkan, pahami, clarify, dan juga kemudian baru melakukan aksi," pesan Menaker.



(nah/nwk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads