Fakta Penglihatan Anjing dan Kucing, Benarkah Tidak Bisa Melihat Warna?

ADVERTISEMENT

Fakta Penglihatan Anjing dan Kucing, Benarkah Tidak Bisa Melihat Warna?

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 18 Sep 2026 06:01 WIB
Covid-19: Korsel beri layanan tes virus corona bagi kucing dan anjing bergejala
Potret Anjing dan Kucing. (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

Mata anjing dan kucing sebenarnya sangat mirip dengan mata manusia. Namun, ada perbedaan dalam cara mereka melihat warna.

Karena anggapan ini, banyak yang mengira anjing dan kucing tidak bisa melihat warna atau buta warna. Faktanya, kondisi ini tergantung pada retina tiap spesies.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam retina mata, baik manusia maupun hewan memiliki sel-sel peka cahaya atau fotoreseptor yang disebut sel batang dan sel kerucut. Sel kerucut adalah sel yang memungkinkan kita melihat warna dan detail halus, sedangkan sel batang adalah sel reseptor yang memungkinkan kita mendeteksi gerakan atau melihat lingkungan sekitar dalam kondisi minim cahaya.

Menurut laman Discover Magazine, manusia memiliki penglihatan trikromatik. Artinya, manusia menangkap tiga warna primer dan ketiga warna ini dapat dikombinasikan di otak untuk menciptakan warna apa pun.

ADVERTISEMENT

Hal ini tentu menguntungkan bagi manusia. Namun di sinilah persepsi warna mulai berbeda dari anjing dan kucing.

Anjing Hanya Bisa Melihat Sedikit Warna

Pada mata anjing, sel batang lebih dominan dibandingkan sel kerucut. Dominasi ini memberikan anjing kemampuan penglihatan yang unggul dalam mendeteksi gerakan serta kemampuan melihat yang jauh lebih baik dalam kegelapan.

Di sisi lain, retina anjing hanya memiliki dua jenis sel kerucut sehingga persepsi warna mereka terbatas. Anjing dapat melihat nuansa warna biru-ungu dan kuning pucat. Mereka juga dapat membedakan berbagai gradasi warna abu-abu dengan cukup baik. Namun, anjing tidak dapat melihat warna hijau, oranye, atau merah.

Jadi, saat manusia melempar bola merah ke lapangan berumput hijau, anjing akan melihat bola kuning yang dilemparkan ke lapangan berwarna putih atau abu-abu. Warna-warna tersebut tidak terlalu kontras, jadi jangan heran jika anjing kalian akan kesulitan menemukan bola.

Bagaimana dengan Kucing?

Kucing adalah trikromat tapi tidak sama seperti manusia. Seperti anjing, kucing memiliki retina yang membuatnya memiliki penglihatan malam yang luar biasa. Sama halnya dengan anjing, kucing juga lebih baik dalam melihat warna biru dan kuning.

Namun, kucing juga memiliki sel kerucut yang memungkinkan mereka melihat beberapa warna hijau. Persepsi warna mereka mungkin sedikit lebih mendekati persepsi manusia. Akan tetapi, warna-warna yang dapat dilihat oleh kucing kemungkinan besar tampak pudar dan tidak terlalu tajam atau cerah.

Penglihatan Kucing dan Anjing yang Berevolusi

Meski spektrum warna mereka lebih terbatas dari manusia, kucing dan anjing memiliki penglihatan tajam untuk berburu. Menurut laman McGill University, mereka lebih baik dalam mendeteksi gerakan dibandingkan objek diam.

Kucing dan anjing juga memiliki sisa-sisa nictitating membrane atau kelopak mata ketiga yang tembus pandang. Dulu, organ ini memungkinkan mereka untuk tetap mengawasi mangsa saat berburu tanpa membuat mata mereka menjadi kering.



(nir/nah)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads