Kenapa Orang India Banyak Jadi Bos Teknologi Dunia? Ini Alasannya

ADVERTISEMENT

Kenapa Orang India Banyak Jadi Bos Teknologi Dunia? Ini Alasannya

Kalila Untsa - detikEdu
Sabtu, 12 Sep 2026 19:00 WIB
CEO Google Sundar Pichai di Google I/O 2024
Sundar Pichai. Foto: (Jamie Harris/The Sun)
Jakarta -

Banyak orang keturunan India menjadi bos besar di perusahaan teknologi dunia. Sundar Pichai (CEO Google), Satya Nadella (CEO Microsoft), dan Arvind Krishna (CEO IBM) adalah empat keturunan India yang sukses di bidang teknologi.

Sebenarnya, apa alasan di balik banyaknya orang keturunan India yang sukses di bidang teknologi dunia?

Pemerintah India memamg memiliki keseriusan dalam mendorong keterampilan teknologi untuk warga negaranya. Hal ini terlihat dari pengembangan pendidikan, kota teknologi, hingga industri teknologi di India.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada negara lain di dunia yang melatih begitu banyak warganya dengan cara yang begitu gagah seperti yang dilakukan India," kata R Gopalakrishnan, mantan direktur eksekutif Tata Sons dan salah satu penulis The Made in India Manager, dikutip dari BBC.

Faktor lain yang juga memiliki pengaruh besar terhadap pengembangan teknologi di India adalah banyaknya kelompok imigran India yang meraih kesuksesan di tanah Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

Saat ini, India bahkan menargetkan untuk membuat kota teknologi seperti Silicon Valley di Amerika Serikat. Bukan hanya pada satu kota, melainkan setidaknya empat kota di India.

Laporan Association for Asian Studies, menyebut negara menyadari betul bahwa India merupakan pasar pengguna internet terbesar kedua di dunia. Maka itu, keterampilan teknologi untuk warganya terus didorong.

Ini dia empat kota pusat teknologi di India!

1. Chennai

Ibu kota negara bagian tenggara Tamil Nadu, merupakan eksportir layanan TI dan alih daya proses bisnis (BPO) terbesar di India. Perusahaan-perusahaan perangkat lunak dan elektronik besar telah mendirikan kantor di lokasi ini, termasuk Samsung, Nokia Siemens, Motorola, Lenovo, Dell, Force10, Flextronics, dan Siemens.

2. Hyderabad

Ibu kota negara bagian Telangana di India bagian tengah ini menjadi pusat TI global utama sekaligus pusat bioteknologi terbesar di India. Kota ini dikenal sebagai "Ibu Kota Farmasi India" dan dijuluki Cyberabad (Kota Siber). Lebih dari 1.300 perusahaan IT global beroperasi di kota ini, termasuk Microsoft, Apple, Amazon, hingga Google.

3. Thiruvananthapuram

Wilayah di Kerala di barat daya, merupakan rumah bagi proyek Technopark raksasa India. Pada 2015, technopark ini menaungi lebih dari 400 perusahaan.

4. Bangalore (Bengaluru)

Kota yang terletak di negara bagian Karnataka, India selatan memiliki tiga klaster utama yaitu Software Technology Parks of India (STPI); International Tech Park, Bangalore (ITPB); dan Electronics City. Kota ini juga merupakan rumah bagi pusat penelitian dan pengembangan untuk perusahaan-perusahaan seperti Google, Microsoft, hingga Oracle.

Berdasarkan Global Innovation Index 2020, kampus swasta internasional di India, Cornell University and INSEAD berhasil menempati peringkat sebagai pengekspor teknologi informasi (TI) teratas dunia dan kedelapan dalam jumlah lulusan sains dan teknik.

Lantas, bagaimana para lulusan ini dapat meraih kesuksesan dan menjadi bos dalam bidang teknologi dunia?

Karakter Membaur dan Rendah Hati

Apabila hanya mengandalkan kemampuan teknis, banyak yang bisa menjadi pesaing ketat. Namun, kepribadian seseorang yang dapat membaur dengan orang-orang yang bekerja bersama merupakan hal berbeda.

Pengusaha teknologi dan akademisi, Vivek Wadhwa, mengatakan orang-orang terbaik keturunan India berada di perusahaan yang tepat, sehingga bisa mencapai puncak (sebagai CEO). Di sisi lain, ide-ide mereka juga tersalurkan dengan baik.

"Jaringan yang mereka bangun (di Silicon Valley) juga memberi mereka keuntungan - idenya adalah mereka akan saling membantu," katanya dalam BBC.

Menurutnya, banyak CEO kelahiran India yang telah meniti karier di perusahaan global, merasa rendah hati. Ini yang kemudian membedakan dengan mereka yang menjadi CEO karena sebagai pendiri.

"Orang-orang seperti Nadella dan Pichai juga membawa sejumlah kehati-hatian, refleksi, dan budaya yang lebih 'lembut' yang menjadikan mereka kandidat ideal untuk jabatan puncak - terutama pada saat reputasi perusahaan teknologi besar telah merosot di tengah sidang Kongres, pertikaian dengan pemerintah asing, dan jurang yang semakin lebar antara orang-orang terkaya di Silicon Valley dan seluruh Amerika," papar Wadhwa.

Selain Satya Nadella (CEO Microsoft) dan Sundar Pichai (CEO Alphabet), orang-orang keturunan India yang sukses menjadi bos perusahaan global antara lain Neal Mohan (CEO Youtube) dan Ajay Banga (President of the World Bank Group).

Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di detikcom.



(nah/nah)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads