Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) telah meluncurkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025. Dari 91 negara yang survei, tetangga RI keluar di posisi teratas.
PISA adalah survei kemampuan membaca, matematika, dan sains siswa berusia 15 tahun. Tahun ini, PISA melibatkan 760 ribu siswa di 91 negara dan wilayah ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetangga Indonesia, Singapura, berada di posisi teratas dalam survei tahun ini. Peringkat Singapura beriringan dengan Cina, Korea Selatan, dan Jepang, negara dengan lingkungan akademik yang dinilai solid oleh OECD.
Skor Singapura pada PISA 2025
Menurut Laporan PISA 2025, Singapura menduduki posisi pertama untuk kemampuan membaca. Kemudian untuk bidang matematika dan sains, Singapura berada di posisi kedua setelah Cina. Berikut skor PISA 2025 Singapura:
Kemampuan Membaca: 535 poin
Kemampuan Matematika: 563 poin
Kemampuan Sains: 560 poin
Skor Singapura berbeda hampir 100 poin di atas rerata 23 negara OECD. Secara umum, kemampuan sains OECD ada di angka 486, membaca 466, dan matematika 469.
Menurut laman Kementerian Pendidikan Singapura, hasil PISA 2025 menunjukkan para siswa menunjukkan kompetensi yang kuat dalam membaca, matematika, dan sains. Para siswa juga mampu berpikir secara komputasional dan menggunakan perangkat digital untuk memecahkan masalah dunia nyata.
"Hasil ini menegaskan kekuatan siswa Singapura dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk memecahkan masalah yang kompleks serta keterlibatan mereka dalam pembelajaran, yang menjadi bekal yang baik bagi pembelajaran sepanjang hayat," tulis Kementerian Pendidikan Singapura dikutip Rabu (9/9/2026).
Bagaimana dengan Indonesia?
Indonesia masih berada di bawah Singapura untuk PISA tahun ini. Kendati demikian, skor Indonesia menunjukkan kenaikkan dalam dua bidang dibandingkna PISA 2022. Berikut skor PISA Indonesia:
1. Skor Kemampuan Matematika
Skor Matematika 2022: 366 poin
Peringkat: 70 dari 81 negara
Kompetensi minimum: 18,40%
Skor Matematika 2025: 364 poin
Peringkat: 78 dari 90
Kompetensi minimum: 16,93%
2. Skor Kemampuan Membaca
Skor Membaca 2022: 359 poin
Peringkat: 71 dari 81 negara
Kompetensi minimum: 25,40%
Skor Membaca 2025: 365 poin
Peringkat: 74 dari 90 negara
Kompetensi minimum: 27,11%
Baca juga: OECD: Tren Literasi Membaca Turun Imbas AI |
3. Skor Kemampuan Sains
Skor Sains 2022: 383 poin
Peringkat: 67 dari 81 negara
Kompetensi minimum: 34,10%
Skor Sains 2025: 389 poin
Peringkat: 73 dari 91 negara
Kompetensi minimum 36,81%
