Benarkah Tidur Itu Bagian dari Belajar? Ini Kata Sains

ADVERTISEMENT

Benarkah Tidur Itu Bagian dari Belajar? Ini Kata Sains

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 11 Agu 2026 09:00 WIB
Ilustrasi Anak Tidur
Ilustrasi Tidur. (Foto: iStock)
Jakarta -

Tidur ternyata tak cuma mengistirahatkan badan. Proses istirahat ini juga merupakan bagian penting dari belajar.

Melansir dari unggahan Instagram Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) @kemendikdasmen, tidur merupakan bagian penting dari proses belajar karena otak tidak berhenti bekerja saat kita terlelap. Sebaliknya, otak secara aktif memproses dan memperkuat informasi yang telah dipelajari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa saja manfaat tidur untuk proses belajar? Ini penjelasannya.

3 Manfaat Tidur untuk Belajar

1. Pelajaran Lebih Mudah Diingat

Tidur sangat penting untuk menyimpan pengetahuan di dalam otak melalui proses penguatan memori. Menurut riset, terdapat perbedaan kecepatan mengingat informasi antara orang yang cukup tidur dengan yang kurang tidur.

ADVERTISEMENT

2. Konsolidasi Memori Jangka Panjang

Saat kita terlelap, gelombang lambat (slow-wave sleep/SWS) bagian otak yang disebut hipokampus (pengelola memori di otak) berkomunikasi dengan neokorteks untuk memperkuat ingatan. Materi yang kita pelajari di sekolah akan diubah menjadi memori jangka panjang.

3. Menghubungkan Informasi Baru

Akan terjadi lonjakan aktivitas yang disebut sleep spindles. Kondisi inibeperan dalam menghubungkan informasi yang baru saja dipelajari dengan informasi yang sudah ada sebelumnya.

Akibat Kurang Tidur pada Kemampuan Belajar

Saat kurang tidur, seseorang akan kesulitan membentuk memori jangka panjang. Dampaknya adalah:

1. Sulit mengingat informasi

2.. Penurunan kecepatan mengingat

3. Kesulitan berkonsentrasi, fokus, dan berpikir,

Anjuran Durasi Tidur yang Tepat Berdasarkan Usia

Kurang tidur akan membuat proses belajar menjadi kurang efektif karena otak tidak memiliki waktu yang cukup untuk memperkuat informasi yang baru dipelajari. Menurut Kementerian Kesehatan dalam laman resminya, berikut anjuran durasi tidur yang tepat berdasarkan usia:

Usia 0-1 bulan: waktu tidur 14-18 jam sehari

Usia 1-18 bulan: waktu tidur 12-14 jam sehari

Usia 3-6 tahun: waktu tidur 11-13 jam sehari

Usia 6-12 tahun: waktu tidur 10 jam sehari

Usia 12-18 tahun: waktu tidur 8-9 jam sehari

Usia 18-40 tahun: waktu tidur 7-8 jam sehari.

Nah itulah manfaat tidur bagi kemampuan belajarmu. Bagaimana detikers, masih mau begadang?



(nir/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads