Libur sekolah semester genap 2026 akan segera berakhir. Anak jadi malas sekolah setelah liburan panjang? Bisa jadi itu tanda post holiday blues.
Post holiday blues adalah perasaan sedih, kesepian, kelelahan, kekecewaan, dan kelesuan yang muncul saat liburan berakhir. Spesialis kedokteran jiwa, dr Lahargo Kembaren, menjelaskan post holiday blues merupakan respons adaptasi terhadap perubahan situasi hidup. Namun, jika berlangsung lama dan berat, post holiday blues bisa berkembang menjadi stres kronis atau depresi ringan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Post holiday blues adalah reaksi emosional sementara yang muncul segera setelah berakhirnya waktu yang menyenangkan, seperti liburan panjang." katanya dalam detikHealth dikutip Jumat (10/7/2026).
Tanda-tanda Post Holiday Blues
Menurut laman kesehatan Very Well Mind, gejala post holiday blues yang paling umum adalah perasaan sedih berulang yang dimulai selama musim liburan. Rasa sedih dapat bervariasi dalam intensitas dan durasinya. Beberapa orang mungkin merasa sedih secara berkala tetapi mengalami periode lega yang singkat.
Tanda-tanda post holiday blues termasuk:
1. Perubahan nafsu makan atau berat badan
2. Perubahan pola tidur
3. Suasana hati tertekan atau mudah tersinggung
4. Kesulitan berkonsentrasi
5. Perasaan tidak berharga atau bersalah
6. Merasa lebih lelah dari biasanya
7. Merasa tegang, khawatir, atau cemas
8. Kehilangan kesenangan dalam melakukan hal-hal yang biasa dinikmati
Cara Mengatasi Post Holiday Blues
Untuk mengatasinya, anak biasanya disarankan untuk tidak terlalu banyak mengerjakan tugas. Selain itu, disarankan juga untuk melakukan kegiatan yang meningkatkan hormon bahagia.
Berikut cara mengatasi anak yang mengalami post holiday blues:
1. Jangan mengisolasi diri
Keterasingan sosial dapat menjadi faktor risiko utama holiday blues. Ajak anak untuk menikmati hubungan sosial, bergabung dengan komunitas lokal, atau menemui psikolog.
2. Olahraga teratur
Aktivitas fisik yang teratur dapat mencegah dan mengurangi gejala holiday blues. Ajak anak lari pagi atau olahraga ringan di lingkungan rumah.
3. Temukan waktu untuk diri sendiri
Pastikan anak bisa bersantai sejenak. Sisakan 15 hingga 20 menit sehari untuk menikmati waktu tenang, membaca buku, atau aktivitas santai lainnya dapat sangat membantu mengurangi tingkat stres.
Itulah tanda dan cara mengatasi post holiday blues. Semoga menambah wawasan!











































