Orang Pendek Bisa Hidup 5 Tahun Lebih Lama dari Orang Tinggi, Ini Alasannya

ADVERTISEMENT

Orang Pendek Bisa Hidup 5 Tahun Lebih Lama dari Orang Tinggi, Ini Alasannya

Nikita Rosa - detikEdu
Rabu, 06 Mei 2026 09:00 WIB
Anak orang kaya akan tumbuh tinggi
Anak Tinggi dan Pendek. (Foto: Getty Images/iStockphoto/wckiw)
Jakarta -

Studi menemukan orang pendek bisa hidup hingga lima tahun lebih lama dari orang tinggi. Para peneliti mengaitkan ini dengan berbagai faktor, termasuk risiko penyakit yang lebih rendah dan komposisi tubuh.

Diketahui, tubuh yang lebih pendek memiliki tingkat kematian dan penyakit kronis yang lebih rendah karena berkaitan dengan pola makan. Temuan ini konsisten dalam studi pada manusia dan hewan. Contoh kondisi yang terkait dengan pola makan adalah tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, osteoporosis, dan batu empedu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun demikian, faktor tambahan seperti nutrisi dan akses ke perawatan kesehatan berperan dalam umur panjang. Akan tetapi belum sepenuhnya dipahami juga mengapa orang yang lebih pendek bisa hidup lebih lama.

Kemungkinan Alasan Orang Pendek Hidup Lebih Lama

Menurut laman Very Well Mind, kemungkinan alasan orang pendek hidup lebih lama bisa berupa:

ADVERTISEMENT

1. Kebutuhan Kalori

Orang yang lebih tinggi membutuhkanasupan kalori yang lebih tinggi agar tubuh mereka berfungsi dengan baik. Seperti yang dicatat dalam berbagai penelitian, orang tinggi memiliki tulang yang lebih panjang dan lebih berat serta organ internal yang lebih besar.

2. Lebih Sedikit Sel

Orang yang lebih tinggi memiliki jutaan sel lebih banyak daripada orang yang lebih pendek. Lebih banyak sel berarti lebih banyak paparan radikal bebas (molekul tidak stabil yang dihasilkan oleh metabolisme sel yang dapat merusak DNA) dan racun eksternal dan internal.

Gen FOX03

Ilmuwan menemukan adanya variasi genetik pada gen FOX03 dikaitkan dengan umur panjang pada manusia dan hewan. Gen ini juga dikaitkan dengan ukuran tubuh dan berbagai proses biologis yang penting untuk kesehatan sepanjang hidup, termasuk metabolisme substrat (reaksi kimia), pergantian protein, dan kelangsungan hidup serta kematian sel.

Variasi gen ini juga dapat memberikan perlindungan dari penyakit tertentu, termasuk diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, kanker, dan gangguan neurologis.

Sebuah studi tahun 2014 yang dilaporkan dalam PLOS One meneliti genotipe FOX03 dan hubungannya dengan tinggi badan dan umur panjang pada pria Amerika keturunan Jepang. Para peneliti menemukan jika pria yang tingginya 5 kaki 2 inci atau lebih pendek lebih mungkin terlindungi oleh FOX03 dan akan hidup lebih lama. Mereka yang tingginya lebih dari 5 kaki 4 inci akan memiliki umur yang lebih pendek dan tidak terlindungi sebaik itu.




(nir/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads