Cara Ular Masuk ke Dalam Rumah dan Pencegahannya, Hati-hati!

ADVERTISEMENT

Cara Ular Masuk ke Dalam Rumah dan Pencegahannya, Hati-hati!

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 04 Mei 2026 09:00 WIB
Evakuasi ular di rumah warga Kuningan
Ular di rumah warga di Kuningan. Foto: Fahmi Labibinajib
Jakarta -

Sejumlah kasus ular masuk rumah membuat warga khawatir. Salah satu yang terbaru dialami guru di Kuningan, Jawa Barat, Senin (27/4) sore.

Dilansir detikJabar, kediaman Maulana Yusuf (25) didatangi king kobra sepanjang 2, 5 meter yang berdiam di barah kompor gas di atas lemari tinggi.

Berdasarkan laporan tetangga, ular tersebut rupanya merayap masuk rumah Maulana lewat tembok belakang rumah dan mencari celah sempit untuk bersembunyi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maulana langsung menghubungi kantor UPT Pemadam Kebakaran Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi teknis dan mengamankan area setempat dari ancaman ular berbisa tersebut.

Sejumlah jalur dan celah di sekitar tempat tinggal juga memungkinkan ular masuk rumah. Untuk meningkatkan kewaspadaan, simak cara ular masuk ke dalam rumah dan cara mencegahnya di bawah ini.

ADVERTISEMENT

Cara Ular Masuk ke Dalam Rumah

Ular pada umumnya suka bersembunyi di luar ruangan yang terlindungi tumpukan kayu, daun, atau rumput. Namun, ular juga dapat masuk ke rumah untuk mencari makan atau tempat berlindung, dikutip dari Trutech Wildlife Service.

Pada dasarnya, ular dapat masuk lewat celah terbuka ke atau di area sekitar bangunan rumah. Berikut sejumlah cara ular masuk rumah.

1. Celah Bawah Pintu dan Pintu Pet

Sejumlah ular memiliki ukuran diameter yang memungkinkan untuk masuk lewat celah bawah pintu. Bagi pemilik pet atau hewan peliharaan, pintu pet atau pintu mini khusus untuk jalur keluar-masuk anabul juga bisa menjadi celah masuk ular ke dalam rumah.

2. Retakan di Sekitar Bangunan Rumah

Retakan pada fondasi bangunan atau dinding cukup lebar bagi ular berdiameter kecil untuk merayap masuk ke dalam rumah. Jalur ini dinilai relatif umum bagi ular untuk dapat masuk dan bersarang ke bagian-bagian rumah yang punya lebih banyak area tersembunyi seperti gudang, ruang bawah tanah, garasi, atau ruang perkakas.

Bagi ular, ruang bawah tanah atau gudang memiliki suhu yang relatif stabil, suasana gelap dan relatif tenang, serta aktivitas manusia yang minimal. Kondisi ini memungkinkan ular bersarang, berhibernasi, atau mencari tikus dan serangga untuk dimangsa.

3. Ventilasi dan Celah Jendela

Sejumlah ular dapat bergerak lewat ventilasi karena jatuh dari loteng atau dahan-dahan pohon di sekitar. Dari ventilasi tidak terkunci rapat, celah jendela, atau papan penutup cerobong asap yang renggang, ular masuk ke area rumah yang lebih lembap dan gelap.

4. Garasi

Gerbang atau pintu garasi yang tidak tertutup rapat juga memungkinkan jadi celah ular masuk rumah. Setelah masuk garasi, ular dapat bersembunyi di area motor atau sepeda, tumpukan helm, perkakas, jaket, sepatu, atau celah tertutup lainnya, sebelum masuk ke area lain di rumah.

5. Pipa dan Saluran Utilitas

Sejumlah rumah memiliki berbagai pipa untuk menyalurkan air bersih, air hujan, air mandi, sampah atap, maupun udara panas dan udara dingin dari sistem pemanas/pendingin. Pipa-pipa utilitas ini juga berisiko menjadi celah ular masuk, dikutip dari Critter Control.

Karena itu, pada sejumlah kasus, ular ditemukan masuk atau tersangkut di celah pipa air pembuangan dan pipa gas. Pada kasus lainnya, ular berakhir di kamar mandi atau toilet karena masuk lewat saluran air.

6. Celah Genteng dan Dinding

Celah antara dinding dan genteng, serta celah antargenteng itu sendiri bisa jadi jalan masuk ular ke rumah. Dinding yang melengkung dan pemasangan genteng yang terlalu longgar juga membuka celah masuk ular jadi lebih besar.

Cara Mencegah Ular Masuk Rumah

Ada sejumlah cara yang bisa dicoba untuk mencegah ular masuk rumah. Berikut beberapa di antaranya.

1. Pasang Penutup Celah Pintu

Cara ini biasanya digunakan untuk menutup celah masuk debu dan serangga. Cara ini juga bisa digunakan untuk menutup jalan masuk ular ke rumah.

2. Pasang Kerikil

Menabur atau memasang kerikil di area jalan sekitar rumah dapat menyulitkan ular bergerak masuk ke dalam rumah. Pastikan untuk tidak menggunakan batu-batu besar karena celah tumpukan batu justru bisa jadi tempat ular bersarang.

3. Biarkan Hewan Lain di Luar Rumah

Kucing liar dan anjing di luar rumah akan menyerang atau memainkan ular yang mencoba masuk ke dalam rumah. Hal ini membuat ular lemas atau mati sebelum bisa masuk rumah.

Namun, pastikan rumah bukan area rawan ular berbisa atau ular pembelit karena keselamatan hewan seperti anjing dan kucing pun bisa terancam.

4. Bubuk Belerang

Bau kuat campuran bubuk belerang dengan air yang diletakkan di tepi pagar, saluran drainase, atau area berumput dekat rumah membuat ular menjauh dan merayap ke area lain.

5. Potong Dahan

Dahan pohon yang menjulur ke rumah perlu dipotong agar tidak menjadi jalan bagi ular untuk jatuh dan masuk ke rumah lewat genteng, loteng, jendela, balkon, atau ventilasi. Bersihkan juga tumpukan daun kering agar tidak jadi sarang ular.

6. Bersihkan Rumah dari Mangsa Ular

Bersihkan rumah secara berkala dari mangsa ular seperti kodok, tikus, dan tokek. Bersihkan juga jalur-jalur main mangsa ular dan ular itu sendiri di dalam rumah, seperti gudang, tumpukan buku, barang yang tidak terpakai, dan saluran atau pipa.

Yang Dilakukan Jika Ular Masuk Rumah

Jika mendapati ular di dalam rumah, pastikan untuk keluar dari rumah bersama anggota keluarga lain, orang lain di dalam rumah, dan hewan peliharaan. Bergeraklah dengan tenang agar tidak memancing rasa terancam ular.

Dikutip dari Smithsonian Answer Book: Snake oleh George R Zug dan Carl H Ernst, ular cenderung bersembunyi dari manusia dan menghindari jalur yang sama.

Untuk itu, keluar rumah lebih dulu dan kunci pintu, lalu hubungi petugas pemadam kebakaran dan petugas pengendali hewan berbisa atau hewan liar. Tetap berhati-hati dan semoga bermanfaat, detikers.




(twu/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads