King Kobra 2,5 Meter Teror Rumah Guru di Kuningan

King Kobra 2,5 Meter Teror Rumah Guru di Kuningan

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Senin, 27 Apr 2026 18:56 WIB
Waspada Banyak Ular Masuk Rumah di Musim Hujan, Ini 8 Cara Mencegahnya
Ular Kobra masuk rumah (Foto: Hendrik Schlott/Unsplash)
Kuningan -

Senin (27/4/2026) sore, suasana di Dusun Manis, Desa Karangtengah, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, mulanya berjalan tenang bagi Maulana Yusuf (25). Namun, ketenangan guru muda ini seketika buyar saat seorang tetangga menghubunginya dan mengabarkan adanya ular besar yang merayap masuk ke kediamannya sekitar pukul 15.08 WIB.

Bukan sekadar ular biasa, yang menyelinap melalui tembok belakang rumah Maulana adalah seekor king kobra sepanjang 2,5 meter. Predator berbisa itu bergerak lincah mencari celah persembunyian di sudut area rumah yang sempit, hingga akhirnya bersarang di bawah kompor gas yang tersimpan di atas lemari tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyadari nyawanya dan keluarga terancam oleh salah satu ular paling mematikan di dunia, Maulana tak gegabah. Ia segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi teknis.

"Awalnya dari laporan seorang tetangga yang secara tidak sengaja melihat seekor ular merayap di dinding luar dan masuk ke dalam area rumah melalui tembok bagian belakang. Tetangga tersebut segera menginformasikan temuannya kepada pemilik rumah. Menyadari adanya potensi bahaya di dalam kediamannya, pemilik rumah langsung menghubungi kantor UPT Pemadam Kebakaran Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi teknis dan mengamankan area tersebut dari ancaman hewan berbisa," tutur Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Arga Kusuma, Senin (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

Mendapatkan laporan tersebut, pihaknya segera menerjunkan empat personel tangguh ke lokasi. Setibanya di sana, suasana mencekam menyelimuti dapur. Sang raja kobra menunjukkan sifat agresifnya, mendesis di celah sempit bawah kompor gas yang sudah tidak terpakai. Posisi ular yang berada di ketinggian lemari menjadi tantangan berat bagi petugas.

"Proses evakuasi menghadapi kendala teknis dikarenakan posisi ular berada di celah sempit bawah kompor gas tidak terpakai yang tersimpan di atas lemari tinggi. Selain lokasi yang sulit dijangkau, petugas juga menghadapi risiko keselamatan yang cukup tinggi mengingat ukuran ular yang cukup besar dan berbisa, serta pergerakannya yang sangat agresif dan lincah. Sehingga diperlukan ketelitian ekstra dalam melakukan penanganan. Panjang king kobranya 2.5 meter, " tutur Arga.

Ketegangan memuncak selama proses evakuasi. Dengan peralatan khusus dan kehati-hatian tingkat tinggi, petugas berjibaku menjinakkan sang predator. Setelah berjuang selama 11 menit, king kobra tersebut akhirnya berhasil diamankan pada pukul 15.41 WIB. Ular raksasa itu diduga kuat berasal dari area perkebunan yang lokasinya memang tak jauh dari permukiman warga.

Pasca-kejadian ini, Damkar Kuningan mengeluarkan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap ancaman hewan liar. Kebersihan lingkungan menjadi kunci utama; menutup lubang-lubang akses masuk serta menyemprotkan wewangian yang menyengat sangat disarankan untuk menghalau ular.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads