Apa Itu Claude AI? Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

ADVERTISEMENT

Apa Itu Claude AI? Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Siti Nur Salsabilah - detikEdu
Jumat, 27 Mar 2026 06:30 WIB
Asian prompt engineer develop coding app with software data sitting in front of computer monitor at office
Ilustrasi pakai AI. Foto: Dok. Cisco
Jakarta -

Saat ini terdapat banyak pilihan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) yang digunakan untuk memudahkan tugas sehari-hari. Ada Chat GPT, Google Gemini, Perplexity, atau Deep Seek yang dapat membuat teks, menghasilkan gambar, hingga mengolah data.

Selain itu, ada juga Claude AI sebagai pesaing baru chatbot terdahulu dari perusahaan Anthropic. Lantas, apa itu Claude AI dan bagaimana cara kerjanya?

Apa Itu Claude AI?

Claude adalah bagian dari keluarga large language model (LLM), yang dikembangkan oleh perusahaan riset kecerdasan buatan, Anthropic. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk menghasilkan dan mengolah teks, data, dan gambar seperti yang dilakukan Chat GPT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Claude diciptakan sejak 2021 oleh mantan-mantan pegawai OpenAI, termasuk Dario Amodei dan Daniela Amodei. Claude dibuat dengan sistem tertutup dan hanya dapat diakses melalui Claude.ai, aplikasi resmi di IOS dan Playstore, atau pihak ketiga yang menggunakan API Anthropic seperti Microsoft Copilot.

ADVERTISEMENT

Tiga Model Claude AI

Sejak peluncuran model terbaru pada 3 Maret 2024, Claude menawarkan tiga ukuran yang dapat diakses: Haiku (paling kecil), Sonnet, dan Opus (terbesar). Setiap ukuran model tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya. Namun, semuanya mampu melakukan tugas serupa dalam praktek dan pengkodean.

Claude Haiku

Model ini dibuat untuk aplikasi yang membutuhkan respons cepat dengan latensi rendah, serta tugas-tugas ringan dalam skala besar seperti meringkas teks, ekstraksi data, dan terjemahan sederhana. Haiku Claude juga sering digunakan pada alur kerja AI yang lebih besar, dan berbasis agen.

Karena ukurannya kecil, harga per tokennya pun relatif murah, sekitar sepertiga harga Sonnet dan seperlima harga Opus. Claude Haiku 4.5 memungkinkan pengguna untuk mengolah teks dalam jumlah besar karena memiliki 200.000 token jendela konteks, dengan panjang keluaran maksimum 64.000 token.

Claude Sonnet

Sesuai dengan namanya yang berarti 'sedang', model Claude ini berada di antara Haiku dan Opus. Claude Sonnet dirancang untuk keseimbangan optimal antara kinerja dan efisiensi biaya bagi para penggunanya.

Ukurannya memang lebih kecil dari veri Opus, tapi beberapa versinya justru lebih unggul dengan performa terbaik dari Anthropic. Seperti model claude 3.5 Sonnet yang rilis pada Juni 2024, unggul dalam berbagai pengujian dengan model AI lainnya. Pada model Sonnet 4 dan 4.5, Anthropic menawarkan ekstensi jendela konteks "beta" hingga 1 juta token.

Claude Opus

Model claude terbesar ini menawarkan fitur paling lengkap dibanding model lainnya. Versi ini memang dirancang untuk pengguna dengan kebutuhan yang menantang seperti:

  • Tugas pengkodean kompleks
  • Penggunaan komputer berbasis agen
  • Penelitian mendalam yang otomatis
  • Menjelaskan konsep-konsep rumit
  • Bekerja dengan situasi yang melibatkan ambiguitas yang signifikan atau bertukar pikiran untuk menemukan solusi baru.

Untuk mendapatkan berbagai manfaat yang ada pada Claude Opus, pelanggan harus membayar biaya lebih tinggi dari versi lainnya.




(nah/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads