Superkomputer merupakan komputer tercanggih dan tercepat yang digunakan khusus untuk memproses data besar. Superkomputer kini dianggap sebagai penentu seberapa cepat sebuah negara bisa memprediksi cuaca hingga mengembangkan kecerdasan buatan atau AI.
Di antara banyaknya negara, ada sejumlah negara yang mendominasi kepemilikan superkomputer tercanggih di dunia. Kemampuan ini bukan sekadar pamer teknologi, melainkan dipengaruhi oleh prioritas riset garis depan, kekuatan ekonomi, hingga ambisi dalam simulasi pertahanan nasional.
Superkomputer Mendorong Tren Al Global
Di era AI yang berkembang pesat, kekuatan komputasi menjadi faktor utama bagi suatu negara. Negara-negara maju kini tidak lagi mengandalkan komputer biasa, melainkan berlomba memperkuat infrastruktur teknologi mereka dengan superkomputer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data terbaru, AS masih mengukuhkan posisinya sebagai negara dengan jumlah superkomputer terbanyak di dunia. Sebagai tempat kelahiran teknologi ini, AS tercatat memiliki 171 unit superkomputer.
Jumlah tersebut terpaut jauh, bahkan lebih dari empat kali lipat dibandingkan dengan Jepang yang berada di posisi kedua dengan 43 unit. Selanjutnya, Tiongkok dan Jerman menempati posisi berikutnya dengan jumlah yang sama, masing-masing 40 unit superkomputer.
Menariknya, negara-negara teratas seperti Amerika Serikat, Jepang, serta Tiongkok dan Jerman secara kolektif memiliki jumlah superkomputer yang lebih banyak dibandingkan dengan total gabungan 43 negara lainnya di dunia.
Jumlah superkomputer yang dimiliki suatu negara tidak selalu berbanding lurus dengan luas wilayahnya. Sebagai contoh, Singapura, yang memiliki wilayah relatif kecil, tercatat memiliki 5 unit superkomputer. Jumlah tersebut setara dengan negara berwilayah luas seperti Rusia dan India.
Pemerintah Singapura juga baru-baru ini meluncurkan pusat superkomputer sebagai bagian dari upaya memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin teknologi Al di Asia Tenggara.
Berikut daftar negara dengan superkomputer terbanyak, dikutip dari Visual Capitalist.
Daftar 15 Negara dengan Superkomputer Terbanyak di Dunia
1. Amerika Serikat: 171 Superkomputer
2. Jepang: 43 Superkomputer
3. Jerman: 40 Superkomputer
4. China: 40 Superkomputer
5. Prancis: 23 Superkomputer
6. Kanada: 19 Superkomputer
7. Italia: 18 Superkomputer
8. Korea Selatan: 15 Superkomputer
9. Taiwan: 10 Superkomputer
10. Brasil: 10 Superkomputer
11. Norwegia: 9 Superkomputer
12. Inggris (UK): 9 Superkomputer
13. Swedia: 8 Superkomputer
14. Polandia: 8 Superkomputer
15. Belanda: 7 Superkomputer
Peran Penting Superkomputer dalam Tren AI
Pernahkah kamu membayangkan bagaimana ChatGPT atau teknologi lainnya bisa berpikir begitu cepat? Rahasianya ada pada daya komputasi yang masif. Permintaan akan superkomputer kini melonjak drastis seiring dengan perkembangan Al.
Untuk menjalankan model Al yang kompleks, dibutuhkan tenaga yang jauh melebihi kemampuan komputer biasa yang kita gunakan sehari-hari. Superkomputer mampu mengolah kumpulan data (dataset) yang luas dan rumit dengan penyimpanan yang bahkan tidak bisa dibayangkan oleh kemampuan otak manusia.
Kemampuan ini menjadikannya alat penting dalam menghasilkan informasi yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, perubahan iklim, hingga ilmu material. Karena itu, superkomputer dinilai memiliki peran strategis dalam membantu menyelesaikan berbagai tantangan global.
Negara-negara Nordik seperti Finlandia, Swedia, dan Norwegia berbagi akses superkomputer demi mencapai keunggulan bersama dan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Salah satu contohnya adalah superkomputer LUMI, superkomputer terkuat ke-9 di dunia yang berbasis di Finlandia.
LUMI tidak dikelola oleh satu negara, melainkan oleh sebuah konsorsium yang terdiri dari 10 negara, termasuk Estonia, guna berbagi sumber daya agar peneliti dari berbagai negara memiliki akses ke salah satu komputer tercanggih di dunia.
Di sisi lain, Uni Eropa telah mendirikan pusat RAISE yang didanai khusus untuk mengembangkan teknologi Al baru yang dapat berjalan efektif di superkomputer.
Sementara itu, AS memperkuat kemitraan antara pemerintah dan perusahaan Al raksasa. Tujuannya adalah untuk mengisi laboratorium nasional mereka dengan klaster komputasi (compute clusters) yang paling bertenaga di dunia.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.
(sls/faz)











































