Selesai Libur Panjang Malah Enggak Happy? Ini Post Holiday Blues dan Solusinya

ADVERTISEMENT

Selesai Libur Panjang Malah Enggak Happy? Ini Post Holiday Blues dan Solusinya

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 24 Mar 2026 14:00 WIB
Ilustrasi mendengarkan lagu sedih
Libur panjang terkadang berakhir dengan post holiday blues. Begini cara mengatasi perasaan sedih setelah liburan agar kembali fokus beraktivitas. Foto: Getty Images/pocketlight
Jakarta -

Periode Ramadan dan Idul Fitri diwarnai libur panjang bagi siswa dan mahasiswa. Para pekerja juga mendapat cuti bersama yang melengkapi Hari Raya Nyepi dan Lebaran.

Kendati libur relatif panjang, terkadang orang justru kekurangan semangat untuk kembali beraktivitas. Beberapa di antaranya juga merasa sulit untuk kembali fokus dan termotivasi.

Psikoterapis Dr Stephanie Sarkis dalam laman Psychology Today menjelaskan, post holiday blues merupakan perasaan sedih setelah liburan yang wajar dialami orang-orang. Terlebih, selama liburan, orang-orang merasa senang dalam suasana perayaan, lebih banyak bersosialisasi dengan orang lain, atau justru kebalikannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabar baiknya, post holiday blues bukan perasaan yang permanen. Ada cara untuk mengatasi perasaan ini. Sebelumnya, kenali penyebab post holiday blues, ya.

ADVERTISEMENT

Kenapa Post Holiday Blues Muncul?

Mengenal pemicu perasaan ini adalah langkah awal untuk mencari solusinya. Ada macam-macam faktor yang memicu post holiday blues. Berikut beberapa di antaranya:

  • Emosi naik-turun selama liburan
  • Banyak pengeluaran selama liburan, kini tekanannya terasa lebih jelas
  • Hari-hari biasa terasa lebih pendek
  • Harapan saat liburan tidak terpenuhi, padahal sudah punya rencana, berusaha merayakan, atau mencoba menikmatinya.

Cara Mengatasi Post Holiday Blues

Sarkis menuturkan, ada beberapa cara umum yang bisa dilakukan untuk mengatasi perasaan sedih setelah liburan. Di bawah ini beberapa langkah yang bisa dicoba:

  • Tetapkan gol-gol kecil untuk beberapa minggu pertama, bantu kembali ke rutinitas tanpa tapi tidak terlalu tertekan
  • Prioritaskan self-care sederhana dan sehat seperti tidur teratur, makan teratur dan sehat, agar suasana hati dan energi naik
  • Sadari dan akui bahwa sedang merasa sedih, tulis jurnal untuk bantu memproses emosi dan kebutuhan diri ke depan
  • Rencanakan hal kecil hingga pencapaian baru untuk ditekuni pada hari-hari luang, misalnya ngopi dengan teman atau menemukan hal baru di kota domisili saat ini
  • Belajar membuat anggaran atau perencanaan untuk melunasi utang, agar dapat melihat langkah-langkah ke depan lebih jelas dan rasa cemas berkurang
  • Olahraga secukupnya atau rutinkan jalan kaki agar kadar dopamin dan serotonin naik di otak, sehingga perasaan sedih berkurang

Cara Mengatasi Post Holiday Blues buat Mahasiswa

Dosen Psikologi Universitas Negeri Surabaya, Meita Santi Budiani S Psi M Psi, menjelaskan, langkah-langkah lebih spesifik juga dapat diterapkan bagi mahasiswa agar dapat mengatasi post holiday blues. Contohnya, cek kembali capaian akademik yang sudah diraih sebelum libur.

Kemudian, catat target apa saja yang masih tertunda, lalu urutkan prioritasnya. Target ini juga tidak hanya nilai akademik, tetapi juga pengembangan soft skill dan keaktifan berorganisasi.

"Penting untuk mengidentifikasi poin mana yang perlu dikejar dalam waktu dekat. Refleksi ini memberikan batasan yang jelas agar kita memiliki kompas untuk kembali fokus pada tujuan," jelas Meita, dikutip dari laman Unesa, Selasa (24/3/2026).

Berikut sejumlah cara mengatasi post holiday blues untuk mahasiswa dari Meita:

  • Catat kembali apa alasan di balik setiap target akademik yang ingin dicapai, khususnya yaitu sebagai bekal usai lulus kuliah
  • Kenali diri sendiri, seperti ritme belajar dan kondisi emosi, lalu tentukan cara belajar yang efektif dan waktu istirahat yang proporsional
  • Gunakan metode Pomodoro (siklus 25 menit mengerjakan tugas, 5 menit istirahat) agar pelan-pelan kembali fokus meskipun mood belum sepenuhnya kembali normal.

Semoga post holiday blues segera berlalu, ya. Selamat mencoba, detikers!




(twu/faz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads