Profil Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan Israel, Lulusan Sekolah Agama

ADVERTISEMENT

Profil Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan Israel, Lulusan Sekolah Agama

fahri zulfikar - detikEdu
Minggu, 01 Mar 2026 11:22 WIB
FILE PHOTO: Irans Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei arrives to cast his vote during runoff parliamentary elections in Tehran, Iran, May 10, 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROV
Foto: Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS/Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran
Jakarta -

Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei dikabarkan tewas dalam serangan Israel. Kantor berita Fars mengabarkan, Pemerintah Iran mengumumkan 40 hari berkabung dan 7 hari libur nasional menyusul tewasnya Ali Khamenei, seperti dilansir AlJazeera.

Untuk diketahui, konflik di Timur Tengah sedang memanas usai Israel dan Amerika Serikat menyerang Teheran. Selain Khamenei, kantor berita Fars juga mengabarkan anggota keluarga pemimpin tertinggi Iran tersebut, ikut tewas dalam serangan udara yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026).

Profil Ali Khamenei

Mengutip laman Khamenei.ir, Ali Khamenei lahir di kota suci Mashhad pada 19 April 1939. Khamenei merupakan anak kedua dari ulama yang dikenal sederhana dan miskin di Iran yaitu Sayyed Javad Khamenei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak muda, Khameni sudah aktif terlibat dalam gerakan Revolusi Iran yakni sejak 1963. Ia juga merupakan anggota pendiri Partai Republik Islam (IRP).

Dalam gerakan revolusionernya, Khamenei menentang kebijakan rezim Shah yang dinilai pro-Amerika dan anti-Islam. Sampai akhirnya, rezim Shah jatuh setelah 16 tahun perjuangan revolusi.

ADVERTISEMENT

Ia kemudian mendapat kehormatan dari Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang dikenal sebagai pemimpin revolusioner masa itu. Pada 1989, kesehatan pemimpin tertinggi Iran, Khomeini, menurun dan Ali Khamenei ditunjuk untuk menjadi pengganti.

Usai menjadi pemimpin tertinggi, Ali Khamenei membentuk aparat militer dan paramiliter Iran. Ali Khamenei kemudian menjabat selama lebih dari tiga dekade sampai 2026.

Profil Pendidikan Ali Khamenei

Ali Khamenei kecil menempuh pendidikan di maktab, sekolah dasar tradisional pada masa itu, untuk belajar alfabet dan Al-Qur'an. Setelah itu, dia pindah ke sekolah Islam untuk melanjutkan pendidikannya. Setelah lulus, ia melanjutkan studinya di seminari teologi di Mashhad.

Di sekolah agama Soleiman Khan dan Nawwab, Ali Khamenei belajar logika, filsafat, dan yurisprudensi Islam. Ia belajar di bawah pengawasan ayahnya dan bimbingan sejumlah ulama besar.

Ali Khamenei juga menuangkan pemikirannya dalam berbagai karya tulis. Mulai dari Pemikiran Islam dalam Al-Qur'an, Persatuan dan Partai Politik, Perjuangan Para Imam Syiah (AS), hingga Kumpulan Pidato dan Pesan berjilid-jilid.

Serangan AS dan Israel ke Sekolah

AS dan Israel menyerang wilayah Iran pada Sabtu (28/2) kota Iran. Kompleks kediaman Khamenei di Teheran disebut telah dijatuhkan puluhan bom. Media Iran juga melaporkan putri hingga cucu Khamenei tewas.

Salah satu yang kena sasaran rudal Israel adalah SD putri di kota Minab, provinsi Hormozgan, Iran selatan.

"Serangan Israel menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, sebuah kota di provinsi Hormozgan, Iran selatan, menewaskan 108 orang," tulis laporan AlJazeera, dikutip Minggu (1/3/2026).




(faz/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads