Mengenal Iran yang Diserang Israel dan AS, Ini Fakta Geografi-Sejarah Peradabannya

ADVERTISEMENT

Mengenal Iran yang Diserang Israel dan AS, Ini Fakta Geografi-Sejarah Peradabannya

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikEdu
Sabtu, 28 Feb 2026 17:08 WIB
People walk next to a mural with a picture of Irans Supreme Leader, Ayatollah Ali Khamenei, on a street, early hours of ceasefire, in Tehran, Iran, June 24, 2025. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS Purchase Licensing Rights
Foto: Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS Purchase Licensing Rights
Jakarta -

Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan agresi militer ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi. Lokasi-lokasi sipil dan infrastruktur vital di Teheran jadi sasaran.

Negara ini sejatinya memiliki sejarah peradaban yang amat kaya. Ini serba-serbi fakta geografis, dan sekilas sejarah peradaban Iran.

Fakta Geografi

Iran terletak di Asia Barat (Timur Tengah) dengan luasan 1.648.195 kilometer persegi, membuatnya jadi negara terbesar keenam belas di dunia, demikian dilansir dari situs Kedubes Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran secara geografis terletak di bagian selatan zona beriklim sedang utara antara garis lintang utara (LU) 3,25° dan 47,39° dari khatulistiwa dan garis bujur timur (BT) 14,44° dan 20,63° dari meridian Greenwich.

Sekitar 90 persen wilayah Iran terletak di dataran tinggi Iran. Wilayah Iran umumnya bergunung-gunung dan semi-kering, dan ketinggian rata-ratanya lebih dari 1.200 meter di atas permukaan laut.

ADVERTISEMENT

Lebih dari setengah wilayah negara ini adalah pegunungan dan dataran tinggi, seperempatnya adalah dataran, dan kurang dari seperempatnya adalah lahan pertanian.

Titik terendah di daratan adalah 56 meter di Lut Pit dan titik tertinggi adalah Puncak Damavand dengan ketinggian 5.628 meter di Pegunungan Alborz. Di pantai selatan Laut Kaspia, tanah berada 28 meter di bawah permukaan laut.

Iran berbatasan sisi dengan:

Utara:

Republik Turkmenistan
Laut Kaspia
Republik Azerbaijan
Armenia

Selatan:

Laut Oman
Teluk Persia

Timur:

Pakistan
Afghanistan

Barat:

Turki
Irak

  • Secara total, keliling Iran adalah 8.731 kilometer, di mana 2.700 kilometer adalah perbatasan perairan dan 6.031 kilometer adalah perbatasan darat.
  • Titik tertinggi Iran: Puncak Damavand 5.610 meter
  • Sungai terpanjang: Sungai Karun dengan panjang 950 km dan menjadi satu-satunya sungai yang dapat dilayari
  • Danau terbesar: Danau Urmia dengan luas 4.868 kilometer persegi
  • Pulau terbesar: Pulau Qeshm dengan luas 1.491 kilometer persegi.
  • Pemerintahan: Pemerintahan Iran adalah Republik Islam, dan hari nasionalnya adalah tanggal 22 Bahman dalam kalender Persia atau 11 Februari dalam kalender Masehi
  • Ibu kota: Teheran.
  • Berdasarkan pembagian negara pada Agustus 2011:

Jumlah provinsi: 31
Jumlah kota: 1.154
Jumlah desa: 2.499

  • Bendera:
    Terdiri dari tiga baris horizontal yang sama panjang, dengan warna hijau di bagian atas, putih di tengah, dan merah di bagian bawah. Lambang nasional (kata Allah) berwarna merah di tengah bagian putih. Kata Allahu Akbar diulang sebanyak 11 kali dengan warna putih dan huruf Arab di sepanjang tepi bawah baris hijau dan 11 kali di sepanjang tepi atas baris merah.
  • Transportasi kereta api: 9.796 km
  • Panjang jalan raya: 158.000 kilometer
  • Jaringan pipa:
    Produk minyak bumi: 3.900 km
    Gas alam: 4.550 km

Sejarah Peradaban

Iran merupakan tanah bersejarah yang dulu dikenal sebagai Persia - rumah bagi salah satu peradaban tertua dunia.

Kekaisaran besar seperti Kekaisaran Akhemeniyah, Partia, dan Sasaniyah pernah menguasai wilayah luas di Asia dan Afrika Utara serta menjadi pusat ilmu pengetahuan, filsafat, dan seni abad kuno.

Dilansir dari Britannica, Iran disebut juga dengan Persia, istilah yang digunakan selama berabad-abad, terutama di Barat. Nama Persia sendiri berasal dari wilayah Parsa di barat daya negara modern Iran.

Parsa adalah nama suku nomaden Indo-Eropa yang bermigrasi ke wilayah tersebut sekitar 1.000 SM. Penyebutan pertama Parsa terjadi dalam catatan sejarah Shalmanesar II, seorang raja Asyur, pada tahun 844 SM.

Selama pemerintahan Dinasti Akhemeniyah Persia (559-330 SM), orang Yunani kuno pertama kali bertemu dengan penduduk Persis di dataran tinggi Iran, ketika Akhaimenid (penduduk asli Persis), sedang memperluas wilayah politik mereka.

Dinasti Akhemeniyah adalah dinasti dominan selama sejarah Yunani hingga zaman Alexander Agung, dan penggunaan nama Persia secara bertahap diperluas oleh orang Yunani dan bangsa lain untuk mencakup seluruh dataran tinggi Iran.

Kecenderungan ini diperkuat dengan munculnya Dinasti Sasaniyah, yang juga berasal dari Persia, yang budayanya mendominasi dataran tinggi Iran hingga abad ke-7 Masehi.

Penduduk daerah ini secara tradisional menyebut wilayah tersebut sebagai Iran yang artinya 'Tanah Arya'. Pada tahun 1935 pemerintah Iran meminta agar nama Iran digunakan sebagai pengganti Persia. Namun, kedua istilah tersebut sering digunakan secara bergantian ketika merujuk pada periode sebelum abad ke-20.



(nwk/nah)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads