Rekor! Teleskop James Webb Temukan Galaksi Terjauh di Alam Semesta

ADVERTISEMENT

Rekor! Teleskop James Webb Temukan Galaksi Terjauh di Alam Semesta

Novia Aisyah - detikEdu
Sabtu, 31 Jan 2026 18:00 WIB
Galaksi terjauh MoM-z14
Galaksi terjauh MoM-z14. Foto: NASA
Jakarta -

Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) telah menemukan galaksi terjauh yang pernah diamati hingga saat ini.

Galaksi tersebut diberi nama MoM-z14. Galaksi tersebut memancarkan cahaya 280 juta tahun setelah kelahiran alam semesta. Cahaya tersebut baru sekarang mencapai Bumi dan sensor inframerah JWST.

Para peneliti menuliskan penemuan ini dalam sebuah studi yang terbit pada 23 Mei 2025 di server pracetak arXiv dan diterima di Open Journal of Astrophysics pada Januari 2026. Studi tersebut berjudul "A Cosmic Miracle: A Remarkably Luminous Galaxy at zspec = 14.44 Confirmed with JWST".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan Webb, kita dapat melihat lebih jauh daripada yang pernah dilihat manusia sebelumnya, dan hasilnya sama sekali tidak seperti yang kita prediksi, yang merupakan tantangan sekaligus hal yang menarik," kata penulis utama studi, Rohan Naidu, dari Institut Kavli untuk Astrofisika dan Penelitian Antariksa di Massachusetts Institute of Technology, melalui pernyataan NASA pada 28 Januari 2026.

Karena ekspansi alam semesta yang didorong oleh energi gelap, diskusi tentang jarak fisik dan tahun-tahun yang lampau menjadi rumit ketika melihat sejauh ini.

ADVERTISEMENT

Seperti Apa Si Galaksi Terjauh?

Dengan menggunakan instrumen NIRSpec (Near-Infrared Spectrograph) milik Webb, para astronom mengonfirmasi MoM-z14 memiliki pergeseran merah kosmologis sebesar 14,44. Artinya cahayanya telah menempuh perjalanan melalui ruang angkasa (yang mengembang), diregangkan, dan digeser ke panjang gelombang yang lebih panjang dan lebih merah, selama sekitar 13,5 dari perkiraan 13,8 miliar tahun keberadaan alam semesta.

"Kita dapat memperkirakan jarak galaksi dari citra, tetapi sangat penting untuk menindaklanjuti dan mengonfirmasi dengan spektroskopi yang lebih detail sehingga kita tahu persis apa yang kita lihat, dan kapan," ujar Pascal Oesch dari Universitas Jenewa, salah satu peneliti utama survei tersebut.

Cahaya MoM-z14 menempuh perjalanan melalui ruang angkasa selama lebih dari 13 miliar tahun untuk mencapai Bumi. Seperti beberapa galaksi lain yang telah ditemukan Webb di alam semesta awal, MoM-z14 lebih terang, lebih padat, dan lebih kaya secara kimiawi daripada yang diperkirakan para astronom akan temukan di era awal tersebut.

Meskipun bisa jadi akan segera melepas rekor sebagai galaksi terjauh, MoM-z14 tetap akan berperan dalam membantu para ahli dalam mencapai pemahaman baru tentang bab-bab paling awal dalam kisah alam semesta.



(nah/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads