Penemuan Spesies Ubur-ubur Kotak Baru di Negara Ini, Punya 24 Mata

ADVERTISEMENT

Penemuan Spesies Ubur-ubur Kotak Baru di Negara Ini, Punya 24 Mata

Callan Rahmadyvi Triyunanto - detikEdu
Jumat, 09 Jan 2026 08:00 WIB
Penemuan Spesies Ubur-ubur Kotak Baru di Negara Ini, Punya 24 Mata
Foto: Ubur-ubur kotak bermata 24 (Hong Kong Baptist University via Live Science)
Jakarta -

Para peneliti Hong Kong baru-baru ini menemukan spesies ubur-ubur kotak (box jellyfish) yang belum pernah tercatat sebelumnya di perairan China. Spesies baru ini memiliki keunikan yaitu adanya 24 mata.

Dalam studi yang terbit di jurnal Zoological Studies Vol. 62-17, 20 Maret 2023, peneliti dari Hong Kong Baptist University (HKBU) menemukan spesies ubur-ubur baru di Cagar Alam Mai Po di Hong Kong. Spesies ini diberi nama Tripedalia maipoensis.

"Kami menamai spesies baru ini Tripedalia maipoensis untuk mencerminkan lokasi tipenya - tempat spesies baru ini pertama kali ditemukan. Meskipun saat ini hanya dikenal di Mai Po, kami percaya bahwa spesies ini juga tersebar di perairan yang berdekatan dengan Muara Sungai Pearl karena gei wais terhubung ke muara melalui saluran pasang surut," ucap Profesor Qiu Jianwen, Profesor Departemen Biologi di HKBU, seperti dikutip dari laman resmi HKBU.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun namanya merujuk pada Mai Po, para peneliti meyakini spesies ini juga dapat ditemukan di perairan sekitar Muara Sungai Mutiara karena kolam gei wai terhubung ke muara melalui saluran pasang surut.

ADVERTISEMENT

Bentuk Fisik Spesies Ubur-ubur Baru

Tripedalia maipoensis memiliki bentuk kubus khas ubur-ubur kotak dan menjadi spesies ketiga dalam genus Tripedalia. Tim peneliti HKBU pertama kali menemukan spesies ini pada 2020 dan kemudian menjumpainya setiap tahun berikutnya sampai 2022 di kolam udang cagar alam tersebut.

Spesies ubur-ubur kotak tersebut termasuk dalam kelas Cubozoa dan filum Cnidaria. Meskipun Cubozoa tergolong kelompok kecil di antara cnidaria, kelas ini mencakup beberapa hewan laut yang sangat berbisa dan dikenal luas di perairan tropis.

Spesies baru ini masuk dalam famili Tripedaliidae, menjadi spesies keempat yang terdokumentasi dalam famili tersebut dan spesies ketiga dalam genus Tripedalia di seluruh dunia. Tubuh Tripedalia maipoensis transparan dan tak berwarna dengan panjang rata-rata sekitar 1,5 cm. Setiap sudut tubuhnya memiliki tiga tentakel yang dapat mencapai panjang hingga 10 cm.

Di dasar setiap tentakel terdapat pedalia, struktur pipih berbentuk seperti dayung perahu, yang memungkinkan ubur-ubur kotak ini menghasilkan dorongan kuat saat mengontraksi tubuhnya, sehingga mampu berenang lebih cepat dibandingkan ubur-ubur lain.

Ubur-Ubur Kotak dengan 24 Mata

Seperti ubur-ubur kotak lainnya, Tripedalia maipoensis memiliki 24 mata yang terbagi rata ke dalam empat kelompok. Setiap kelompok terdiri dari enam mata yang berada di dalam lekukan sensorik yang disebut rhopalium di sisi lonceng tubuhnya.

Dari enam mata di setiap kelompok, para peneliti memperkirakan dua di antaranya memiliki lensa yang mampu membentuk gambar. Sementara empat lainnya, hanya dapat mendeteksi cahaya.

Selain itu, spesies ini juga memiliki velarium, yaitu lembaran membran dan otot yang menyempitkan bukaan lonceng. Di velarium terdapat kanal-kanal yang membentang di sepanjang tepi lonceng dan memungkinkan masuknya air ke dalam tubuh.

Pada spesies ini, kanal-kanal velarial bercabang menjadi beberapa percabangan, yang menjadi ciri pembeda dari spesies lain dalam genus Tripedalia lainnya.

Menurut Profesor Qiu, ubur-ubur kotak hanya ada 49 spesies yang tercatat di seluruh dunia dan masih sedikit dikenal di perairan China.

"Ubur-ubur kotak merupakan kelompok kecil dari filum Cnidaria, dengan hanya 49 spesies yang dilaporkan di seluruh dunia, dan masih sedikit dikenal di perairan China. Penemuan Tripedalia maipoensis di Mai Po, yang merupakan wilayah relatif banyak diteliti di Hong Kong, menyoroti kekayaan dan keanekaragaman hayati laut di Hong Kong, bahkan di seluruh perairan China," tuturnya.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.




(faz/faz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads