Ini Penampakan Paling Detail Suar Matahari!

ADVERTISEMENT

Ini Penampakan Paling Detail Suar Matahari!

Nograhany Widhi Koesmawardhani - detikEdu
Jumat, 29 Agu 2025 09:30 WIB
Lubang koronal Matahari
Foto: NASA
Jakarta -

Mau tahu nggak solar flare atau suar Matahari di permukaan bintang Tata Surya ini? Ini dia potretnya!

Gambar paling detail suar Matahari ini diambil oleh teleskop surya terbesar di dunia dengan resolusi tinggi. Hasilnya spektakuler!

Para peneliti melatih Teleskop Surya Daniel K Inouye yang berbasis di Hawaii pada tahap akhir suar matahari kelas-X yang dahsyat pada 8 Agustus 2024 lalu, demikian dilansir dari Live Science, Kamis (28/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teleskop ini menangkap gambar detail lingkaran plasma yang kacau di permukaan Matahari. Pengamatan ini dapat membantu para ilmuwan memahami mekanisme suar matahari dan meningkatkan prediksi suar di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

"Ini adalah pertama kalinya Teleskop Surya Inouye mengamati suar kelas-X. Suar ini termasuk di antara peristiwa paling energik yang dihasilkan bintang kita, dan kami beruntung dapat menangkapnya dalam kondisi pengamatan yang sempurna," kata penulis studi Cole Tamburri, seorang fisikawan surya di Universitas Colorado Boulder.

Suar matahari adalah semburan cahaya masif yang dipancarkan matahari selama badai matahari. Medan magnet yang berputar menciptakan lingkaran plasma besar, yang disebut arcade, yang memanjang hingga ke korona - lapisan terluar atmosfer matahari yang panas.

Ketika medan magnet menjadi sangat terbelit sehingga kembali ke tempatnya (fenomena yang disebut rekoneksi magnetik), Matahari melontarkan partikel dan energi dalam bentuk suar Matahari ke luar angkasa. Ketika diarahkan ke Bumi, energi dari suar tersebut dapat mengganggu komunikasi radio dan pesawat ruang angkasa yang mengorbit Bumi.

Suar matahari kelas-X yang dahsyat pada 8 Agustus 2024 lalu dari Teleskop Surya Daniel K InouyeSuar matahari kelas-X yang dahsyat pada 8 Agustus 2024 lalu dari Teleskop Surya Daniel K Inouye Foto: (NSF/NSO/AURA)

Namun, para ilmuwan belum mengetahui ukuran lingkaran plasma yang membentuk arcade ini. Pengamatan sebelumnya terhadap masing-masing lingkaran telah dibatasi oleh resolusi teleskop surya yang lebih tua.

Tamburri dan rekan-rekannya mengumpulkan gambar beresolusi tinggi dari lingkaran plasma pada tahap akhir suar matahari yang kuat menggunakan instrumen Visible Broadband Imager milik Inouye. Rata-rata, loop plasma membentang selebar sekitar 48 kilometer. Namun, beberapa di antaranya lebih kecil, hingga sekitar 21 km, yang merupakan ukuran terkecil yang dapat dideteksi oleh teleskop.

"Kami akhirnya mengintip skala spasial yang telah kami spekulasikan selama bertahun-tahun. Ini membuka pintu untuk mempelajari tidak hanya ukurannya, tetapi juga bentuknya, evolusinya, dan bahkan skala di mana rekoneksi magnetik - mesin di balik suar - terjadi," kata Tamburri.

Data baru tentang lingkaran korona dapat membantu para ilmuwan menyempurnakan model jilatan matahari dan lebih memahami medan magnet di korona.

"Ini momen penting dalam ilmu surya. Akhirnya kita dapat melihat Matahari pada skala yang ditelitinya," tandas Tamburri.

Studi yang berjudul 'Unveiling Unprecedented Fine Structure in Coronal Flare Loops with the DKIST' diterbitkan di The Astrophysical Journal Letter, Volume 990 Nomor 1 pada 25 Agustus 2025.




(nwk/faz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads