Ilmuwan Mengklaim Situs 'Piramida' Tertua di Dunia Tersembunyi di Indonesia

Ilmuwan Mengklaim Situs 'Piramida' Tertua di Dunia Tersembunyi di Indonesia

fahri zulfikar - detikEdu
Senin, 06 Feb 2023 09:00 WIB
Kondisi di Gunung Padang.
Foto: Istimewa/Ilmuwan Mengklaim Piramida Tertua di Dunia Tersembunyi di Gunung Indonesia
Jakarta -

Situs Gunung Padang diperkirakan pertama ditemukan oleh penjajah Belanda pada awal abad ke-20. Mereka terpesona oleh ukuran besar dari lingkungan batu kuno di situs gunung yang terletak di provinsi Jawa Barat.

Di kawasan situs Gunung Padang, terdapat sisa-sisa kompleks bangunan dan monumen berbatu yang sangat besar.

Bahkan kompleks bebatuan tersebut dianggap keajaiban arkeologi karena digambarkan sebagai situs megalitik terbesar di seluruh Asia Tenggara.

Situs Piramida Tertua di Dunia

Dalam penelitian yang dipresentasikan pada Pertemuan Musim Gugur AGU tahun 2018 di Washington, DC, tim ilmuwan Indonesia mempresentasikan data untuk membuktikan bahwa Gunung Padang adalah situs struktur yang 'mirip' piramida tertua yang diketahui di dunia.

Penelitian mereka, yang telah dilakukan selama beberapa tahun, menunjukkan bahwa Gunung Padang bukanlah bukit.

Tetapi sebenarnya merupakan serangkaian struktur kuno berlapis dengan fondasi yang berusia sekitar 10.000 tahun (atau bahkan lebih tua).

"Studi kami membuktikan bahwa struktur tidak hanya menutupi bagian atas tetapi juga membungkus lereng yang mencakup setidaknya sekitar 15 hektar. Strukturnya tidak hanya dangkal tetapi berakar lebih dalam," tulis studi para ilmuwan, dikutip dari laman Science Alert.

Gunakan Radar Penetrasi Tanah

Dalam mengungkap situs Gunung Padang, ilmuwan menggunakan kombinasi metode survei dan radar penetrasi tanah (GPR), tomografi seismik, dan penggalian arkeologi.

Tim mengatakan Gunung Padang bukan hanya struktur buatan, tetapi serangkaian beberapa lapisan yang dibangun selama periode prasejarah berturut-turut.

Lapisan megalitik paling atas yang terdiri dari kolom batu, dinding, jalan setapak, dan ruang, berada di atas lapisan kedua sekitar 1-3 meter di bawah permukaan.

Para peneliti berpendapat bahwa lapisan kedua ini sebelumnya telah disalahartikan sebagai formasi batuan alami, namun sebenarnya merupakan susunan lain dari batuan kolumnar yang tersusun dalam struktur matriks.

Kemudian pada lapisan ketiga dari batuan yang tersusun, terdapat rongga atau ruang bawah tanah yang besar dan memanjang hingga kedalaman 15 meter. Ruang ini berada di atas lapisan (keempat) terendah, terbuat dari batuan basal 'lidah lava'.

Usia Lapisan Batu di Gunung Padang

Menurut para peneliti, penanggalan radiokarbon awal menunjukkan bahwa lapisan pertama mungkin berusia sekitar 3.500 tahun, lapisan kedua berusia sekitar 8.000 tahun, dan lapisan ketiga berusia sekitar 9.500 hingga 28.000 tahun.

Pemimpin peneliti yakni ahli geofisika Danny Hilman Natawidjaja dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, menyarankan bahwa situs kuno itu mungkin memiliki dasar agama.

"Itu candi yang unik," kata Natawidjaja dikutip dari Live Science.

Meski telah diungkap usia dan struktur mirip piramida yang diklaim tertua, namun beberapa ilmuwan lain masih terus meneliti berbagai kemungkinan untuk gagasan baru tentang Gunung Padang ini.



Simak Video "Ada 92 Spot Daya Tarik Wisata Cianjur Terdampak Gempa"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia