Apakah Hewan Bisa Berduka? Begini Penjelasannya

Apakah Hewan Bisa Berduka? Begini Penjelasannya

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Selasa, 06 Des 2022 10:30 WIB
DVUR KRALOVE NAD LABEM, CZECH REPUBLIC - MARCH 19: Chimpanzees watch a live-stream on a screen set up in an enclosure at the Safari Park on March 19, 2021 in Dvur Kralove nad Labem, Czech Republic. The park has set up live-stream broadcasting from the zoo in Brno to enrich the daily life of their chimpanzees amid lockdown. The Safari Park launched the experimental project to give the chimpanzees something to watch to give them some stimulation while crowds are not allowed to visit the zoo due to the coronavirus pandemic. (Photo by Gabriel Kuchta/Getty Images)
Hewan simpanse (Foto: Getty Images/Gabriel Kuchta)
Jakarta -

Berduka menjadi sebuah reaksi alami yang kerap dirasakan oleh manusia ketika kehilangan orang terdekatnya, entah itu keluarga, teman ataupun pasangan.

Lalu, bagaimana dengan hewan? Sebagai makhluk hidup, apakah mereka juga dapat berduka dan mengalami kesedihan?

Hewan Bisa Berduka

Yap, hewan dapat merasa sedih dan berduka seperti manusia. Mengutip laman Smithsonian Magazine, seorang ahli bioetika dari University of Colorado Denver mengungkapkan semakin banyak bukti ilmiah yang mendukung gagasan bahwa hewan sebetulnya mengalami masa berkabung.

Sebagai contoh, pada tahun 2015 silam, muncul berita viral mengenai seekor paus pembunuh (Orcinus orca) betina yang dinamai Tahlequah atau J35. Ia berenang sejauh 1000 mil selama 17 hari lamanya sembari membawa mayat bayinya yang meninggal ketika baru berumur satu setengah jam.

Banyak ilmuwan yang menyebut bahwa tindakan J35 itu menjadi salah satu bentuk perilaku berduka atau berkabung.

Walau begitu, ada juga peneliti yang kurang setuju terkait konsep berduka pada hewan, salah satunya Jules Howard.

"Jika Anda yakin bahwa perilaku J35 adalah perilaku berkabung atau berduka, maka Anda menginterpretasikan perilaku tersebut atas dasar keimanan, bukan bertumpu pada alasan ilmiah," ungkapnya.

Tidak Dapat Mengungkapkan Emosi Melalui Kata-kata

Hewan tidak bisa mengungkapkan emosi internalnya dengan kata-kata. Sementara itu, konsep kesedihan mengacu pada sesuatu yang sebenarnya dapat diuraikan menjadi suatu hal seperti respon perilaku, ini diungkapkan oleh Andre Goncalves dari Institut Penelitian Primata di Universitas Kyoto, Jepang, dikutip dari Discover Magazine.

Kesedihan hewan terlihat dari perubahan perilakunya, seperti penurunan nafsu makan, gangguan tidur, penurunan sosialisasi dan peningkatan stres. Hewan yang menunjukkan perilaku tersebut bisa jadi tengah berkabung seperti manusia.

Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua hewan yang berkabung berperilaku serupa. Sebab, dalam sebuah penelitian disebutkan hewan rayap mengubur dan memakan tubuh sesamanya yang mati sebagai respons mereka dalam berkabung.

Perilaku Sejumlah Hewan Ketika Berkabung

1. Gajah

Ketika salah satu kerabatnya mati, gajah akan berduka. Mereka memiliki ketertarikan pada tulang-tulang sesamanya yang mati. Pada tahun 2016, seorang mahasiswa doktoral yang mempelajari tentang gajah di Afrika merekam sebuah video di mana para gajah melakukan 'ritual berduka'.

Pada video tersebut, ditunjukkan para gajah tengah mendatangi jasad kerabatnya yang mati, kemudian menciumi dan menyentuh, selanjutnya mereka melewati jasad tersebut berulang kali.

2. Simpanse

Pada sebuah kasus, sekelompok simpanse mendekati salah satu anggotanya yang mati, seekor simpanse betina lanjut usia bernama Pansy. Mereka memeriksa tubuh Pansy, seolah-olah mencari tanda-tanda kehidupan.

Bahkan, para simpanse itu membersihkan jerami-jerami dari bulu Pansy. Setelah Pansy dikuburkan, selama berhari-hari kawanan simpanse tersebut menolak untuk pergi ke tempat di mana Pansy biasa menghabiskan waktunya.

3. Peccary

Peccary merupakan hewan yang mirip dengan babi liar. Umumnya, hewan ini ditemukan di beberapa negara bagian Amerika Serikat.

Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun merekam video peccary tengah mengunjungi kawanannya yang telah mati berulang kali. Ia mengendus, menggigit dan tidur di sebelah jasad peccary yang mati itu.

4. Burung Gagak

Hewan gagak merespons kabar kematian sesamanya dengan mengerumuni dan mengeluarkan bunyian yang cukup keras.



Simak Video "Ratusan Hewan Liar di Kenya Terancam Punah"
[Gambas:Video 20detik]
(aeb/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia