Kenapa Telinga Gajah Besar dan Lebar?

Nikita Rosa Damayanti - detikEdu
Rabu, 27 Jul 2022 18:45 WIB
A staff member at Indlovu Gin fills bottles of Indlovu gin during the bottling process, in Paarl, near Cape Town, South Africa, January 28, 2022. Picture taken January 28, 2022. REUTERS/Sumaya Hisham
Telinga gajah besar. Foto: REUTERS/Sumaya Hisham
Jakarta -

Berbadan besar dan memiliki belalai panjang, itulah ciri-ciri gajah. Mamalia ini bisa terlihat di daratan Asia termasuk Sumatra, Indonesia. Gajah juga memiliki telinga besar yang miliki beragam fungsi. Apa saja?

Banyak orang mengira telinga gajah yang besar menandakan gajah memiliki pendengaran yang tajam. Hal ini tidak sepenuhnya salah. Akan tetapi, telinga gajah juga memiliki fungsi lain selain menajamkan pendengaran. Simak penjelasannya.

7 Fungsi Telinga Gajah

1. AC Alami

Berbobot 4.000 sampai 6.000 kg, perlu banyak kipasan angin untuk mendinginkan gajah. Selain berfungsi sebagai alat pendengar, telinga gajah juga berguna layaknya 'AC Alami'.

"Gajah memiliki telinga yang besar karena berfungsi sebagai salah satu cara gajah mendinginkan diri," ucap Sarah Conley, Koordinator Konservasi di International Elephant Foundation dalam laman Readers Digest.

Di dalam telinga gajah, terdapat pembuluh darah besar yang terlihat dari belakang telinga. Darah akan bersirkulasi melalui pembuluh-pembuluh itu dan mendingin. Kemudian darah yang telah mengalami proses pendinginan itu akan bersirkulasi mengelilingi tubuh dan mendinginkan sekujur tubuh.

2. Dikibaskan Layaknya Kipas Angin

Selain AC alami, telinga gajah juga bertindak sebagai kipas. Jika kamu pernah melihat gajah, pasti kamu tahu bahwa gajah sering kali mengepakkan telinganya. Ketika gajah melakukan ini, sebenarnya mereka sedang menggunakan telinga sebagai kipas besar.

3. Mengusir Lalat

Ketiga, telinga gajah juga berfungsi sebagai pengusir lalat atau serangga lainnya. Serangga-serangga ini akan terusir dan tubuh gajah terlindungi.

4. Pengatur Suhu Tubuh

Gajah tidak memiliki banyak kelenjar keringat. Kalenjar ini umumnya dimiliki manusia dan hewan lain untuk menjaga suhu tubuh tetap normal.

"Gajah tidak memiliki kelenjar keringat (kecuali tepat di atas kuku kaki), sehingga telinga yang besar merupakan adaptasi untuk membantu mengatur suhu tubuhnya," kata Conley.

Tinggal di daerah beriklim panas, gajah perlu beradaptasi agar tidak mengalami dehidrasi. Salah satunya dengan memanfaatkan telinga sebagai pengatur suhu tubuh.

5. Bentuk Pertahanan Diri

Ketika gajah marah atau merasa terancam, ia akan melebarkan telinganya untuk menakuti musuh. Menurut laman Elephant Conservation, telinga gajah bisa melebar hingga 10 kali dari biasanya saat terancam. Hal ini akan membuat musuh ketakutan dan meninggalkan gajah sendiri.

6. Alat Komunikasi

Gajah juga menggunakan telinganya untuk memberi isyarat. Salah satu cara gajah berkomunikasi adalah melalui telinganya.

Ensiklopedia Brittanica menjelaskan, gajah bisa menunjukkan kegembiraannya lewat telinga. Mereka juga bisa mengangkat telinga untuk menunjukkan bahwa mereka sedang fokus atau mendengarkan sesuatu.

7. Mempertajam Pendengaran

Terakhir, fungsi telinga gajah yang besar adalah untuk menanjamkan pendengaran. Akibat ukurannya yang besar, gajah memiliki pendengaran yang sangat baik.

Telinga yang lebih besar dapat membantu mereka menangkap suara lebih tajam, sehingga gajah bisa siap menghadapi ancaman.

Itulah tujuh fungsi dari telinga gajah yang besar. Apa kamu pernah melihat gajah secara langsung, detikers?



Simak Video "Bayi Gajah Sumatera Pertama yang Lahir di Lembaga Konservasi Lampung"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia