Asal Usul Penemuan Pola QWERTY pada Keyboard

Asal Usul Penemuan Pola QWERTY pada Keyboard

Fahri Zulfikar - detikEdu
Sabtu, 03 Des 2022 12:00 WIB
Ilustrasi mesin ketik
Foto: Unsplash/Florian Klauer/mesin tik zaman dahulu
Jakarta -

Pola keyboard QWERTY dirancang oleh seorang politisi, pencetak, dan wartawan bernama Christopher Latham Sholes sekitar tahun 1860-1870-an.

Dia menghabiskan waktu luangnya untuk mengembangkan berbagai mesin agar bisnisnya lebih efisien. Bersama Samuel W. Soulé, James Densmore, dan Carlos Glidden, ia menemukan mesin tik awal dan pertama kali dipatenkan pada tahun 1868.

Mesin tik itu dibuat dengan 38 kunci (batang), yang terdiri dari huruf besar, angka 2 sampai 9, tanda hubung, koma, titik, dan tanda tanya.

Dikutip dari Forbes, awal mula keyboard terdiri dari empat baris dan hampir semua sesuai urutan abjad, kecuali huruf "u" yang berada di sebelah "o".

Pola itu memiliki versi yang mirip dengan tata letak keyboard QWERTY yang saat ini dikenal banyak orang.

Apa Alasan Penyusunan Pola QWERTY?

Teori populer menyatakan bahwa Sholes harus mendesain ulang keyboard yang sudah ada karena kegagalan mekanis mesin tik awal.

Desain tersebut sedikit berbeda dari model yang paling sering terlihat di toko barang bekas dan pasar loak saat itu.

Kondisi desainnya menempatkan tombol atau bilah ketik yang menghubungkan kunci dan pelat huruf, tergantung dalam lingkaran di bawah kertas.

Jika pengguna dengan cepat mengetikkan rangkaian huruf yang bilah tipenya saling berdekatan, mesin tik itu akan macet.

Maka dari itu, Sholes kemudian mendesain ulang susunan untuk memisahkan urutan huruf yang paling umum seperti "th" atau "he".

Alasan inilah yang akhirnya membuat Sholes menemukan tata letak keyboard QWERTY.

QWERTY Dipatenkan

Baru pada tahun 1873, mesin tik telah memiliki 43 kunci (batang/tombol) dan pengaturan huruf menjadi lebih jelas dari sebelumnya.

Pada tahun yang sama, Sholes dan rekan-rekannya mengadakan perjanjian manufaktur dengan pembuat senjata, Remington, sebuah perusahaan berperalatan lengkap yang memproduksi mesin presisi.

Namun, tepat sebelum mesin mereka mulai diproduksi, Sholes mengajukan paten lain, yakni aransemen keyboard baru yang telah disusun untuk mencegah mesin tik macet ketika menulis huruf yang disusun berdekatan.

Hak paten tersebut dikeluarkan pada tahun 1878 dan dikenal dengan tampilan tata letak QWERTY pertama yang didokumentasikan.

Kurang lebih sepuluh tahun berselang, tepatnya pada tahun 1890, ada lebih dari 100.000 mesin tik produksi Remington berbasis QWERTY yang digunakan di seluruh negeri.



Simak Video "Digunakan di Tragedi Itaewon, Seberapa Penting Seseorang Bisa CPR?"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia