Benarkah Rasa Makanan Bisa Diubah? Psikolog Ungkap Caranya

Benarkah Rasa Makanan Bisa Diubah? Psikolog Ungkap Caranya

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 02 Des 2022 19:20 WIB
Assortment of unhealthy products thats bad for figure, skin, heart and teeth. Fast carbohydrates food. Space for text
Cara Mengubah Rasa Makanan. (Foto: Getty Images/iStockphoto/happy_lark)
Jakarta -

Sebuah studi baru mengungkapkan trik untuk mengubah rasa makanan. Ternyata, trik mengubah rasa makanan ini hanya membutuhkan mangkuk berwarna merah, biru, dan putih.

Studi ini melibatkan 47 sukarelawan yang dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan tanggapan mereka terhadap kuesioner makanan.

Para sukarelawan dibagi menjadi kategori orang-orang yang pemilih dalam makanan atau picky eaters dan yang tidak.

Picky eaters termasuk orang-orang yang memiliki pola makan terbatas, yang sangat tidak menyukai makanan tertentu, yang membutuhkan makanan untuk disiapkan dengan cara tertentu, yang kesulitan menerima makanan baru, atau yang menunjukkan tanda-tanda kombinasi dari semua sifat ini.

Makanan kemudian disajikan kepada dua kelompok dalam mangkuk merah, biru, atau putih. Sementara warna tidak membuat perbedaan dalam rasa yang dirasakan untuk pemakan yang tidak pilih-pilih, para picky eaters melaporkan perubahan sensasi rasa mereka berdasarkan warna mangkuk yang digunakan.

"Pengetahuan ini bisa berguna bagi mereka yang mencoba memperluas repertoar makanan," kata psikolog Lorenzo Stafford, dari University of Portsmouth di Inggris dalam laman Science Alert dikutip Jumat (2/12/2022).

"Misalnya, jika kamu ingin mendorong picky eaters untuk mencoba lebih banyak sayuran yang dikenal pahit, kamu bisa mencoba menyajikannya di piring atau mangkuk yang dikenal bisa menambah rasa manis," ungkapnya.

Warna Mangkuk Berpengaruh pada Rasa Makanan

Eksperimen selanjutnya, para peneliti memasukkan keripik kentang rasa garam dan cuka kepada semua peserta dalam mangkuk dengan warna berbeda.

Kemudian para sukarelawan diminta untuk mengurutkannya berdasarkan keinginan, rasa asin, dan intensitas rasa.

Makanan ringan dalam mangkuk merah dan biru dianggap lebih asin dibandingkan dengan mangkuk putih, sedangkan makanan ringan dalam mangkuk merah dianggap kurang diminati dibandingkan dengan mangkuk lainnya. Meski demikian, hal ini hanya dirasakan oleh para picky eaters.

Berkaitan dengan Kemasan Makanan

Sejalan dengan penelitian sebelumnya, para peneliti menyarankan bahwa kemasan yang lebih dikenal oleh peserta mungkin telah mempengaruhi selera mereka. Contohnya makanan ringan yang asin sering dijual dalam kemasan biru di Inggris.

Pada awalnya, akan terlihat aneh bahwa warna mangkuk dapat mempengaruhi rasa makanan. Namun penelitian sebelumnya telah menunjukkan bagaimana pencahayaan dan musik dapat mempengaruhi perilaku makan.

Penelitian baru ini dapat membantu dalam mengobati neofobia makanan, yaitu keengganan untuk mencoba makanan baru.

Tetapi Stafford mengungkapkan penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk melihat ke dalam rentang warna yang lebih luas dan makanan yang lebih bergizi.

"Melalui penelitian lebih lanjut, kami dapat menentukan cara untuk membantu secara positif mempengaruhi pola makan seseorang, dan sebagai hasilnya, kesehatan mental dan fisik mereka," kata Stafford.



Simak Video "Dokter Sarankan Masyarakat Hijrah Konsumsi ke Makanan Rebus-rebusan"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia