Ahli Temukan Spesies Baru Dinosaurus Herbivora, Tubuh Kecil-Tinggi 2 Meter

Ahli Temukan Spesies Baru Dinosaurus Herbivora, Tubuh Kecil-Tinggi 2 Meter

Novia Aisyah - detikEdu
Selasa, 29 Nov 2022 19:30 WIB
Ilmuwan temukan spesies baru dinosaurus jenis herbivora dengan tubuh kecil
Foto: Peter Nickolaus via Sci.News/Ilmuwan temukan spesies baru dinosaurus jenis herbivora dengan tubuh kecil
Jakarta -

Para ahli paleontologi menemukan spesies baru dinosaurus jenis herbivora. Sekitar 70 juta tahun yang lalu (Zaman Kapur Akhir) mereka diperkirakan hidup di tempat yang sekarang merupakan Transylvania, Rumania.

Dinosaurus tersebut memiliki nama ilmiah Transylvanosaurus platycephalus. Mereka termasuk anggota Rhabdodontidae, sebuah grup dinosaurus iguaodontian berukuran medium dari Zaman Kapur Akhir di Eropa.

Tingginya Sekitar 2 Meter

Dinosaurus herbivora yang baru ditemukan ini memiliki tinggi sekitar 2 meter atau 6,6 kaki dan berjalan dengan dua kaki. Sisa-sisa tengkoraknya ditemukan di lapisan Kapur Akhir di dekat Pui, bagian timur Cekungan Haţeg, Transylvania, Rumania.

"Kerabat terdekatnya tinggal di Prancis sekarang. Hal ini mengejutkan kami," kata paleontologis Felix Augustin dan Tim, dari University of Tübingen, dikutip dari Sci.News.

Para penemu ini memiliki dugaan tentang bagaimana Transylvanosaurus platycephalus bisa sampai di 'Pulau Dinosaurus Kerdil' yang sekarang merupakan Transylvania.

Menurut mereka, sumber makanan yang terbatas juga membuat dinosaurus pemakan tumbuhan itu beradaptasi sehingga memiliki tubuh kecil. Pada sebagian besar periode Cretaceous yang berlangsung sekitar 145 sampai 66 juta tahun lalu, Eropa adalah kepulauan tropis.

"Transylvanosaurus platycephalus hidup di salah satu pulau dari suatu kepulauan, bersama para dinosaurus kerdil lainnya, buaya, kura-kura, dan pterosaurus terbang yang lebar sayapnya sampai 10 meter (33 kaki)," kata tim peneliti dalam publikasi ilmiah mereka.

"Dengan adanya setiap spesies yang baru ditemukan, kami menyanggah asumsi luas bahwa fauna Zaman Kapur Akhir memiliki keragaman rendah di Eropa," lanjut mereka.

Kenaikan Permukaan Laut Picu Penyebaran Fauna Purba

Menurut para ilmuwan, penemuan tertua tentang Rhabdodontidae adalah fauna-fauna itu datang dari Eropa Timur. Hewan-hewan kemungkinan menyebar ke Barat dari sana dan beberapa spesies tertentu selanjutnya diduga kembali ke Transylvania.

"Kenaikan permukaan air laut dan peristiwa tektonis menyebabkan jembatan darat sementara di antara berbagai pulau dan kemungkinan menyebabkan para hewan menyebar," lanjut para ahli.

Dr Augustin menyebutkan, para satwa purba memiliki kaki-kaki dan ekor yang kuat. Kebanyakan spesies, utamanya reptil bisa berenang sejak lahir.

Namun, alasan kenapa Transylvanosaurus platycephalus bisa sampai di bagian timur Eropa masih belum jelas sampai sekarang. Para periset mengatakan, data yang ada di tangan mereka masih terlalu sedikit.

"Kami hanya memiliki beberapa tulang untuk klasifikasi taksonomi dan tidak ada yang lebih panjang dari 12 cm atau 4,7 inci, yaitu bagian belakang bawah tengkorak dengan foramen oksipital dan dua tulang frontal," jelas Augustin.

Penemuan tentang dinosaurus herbivora ini sendiri diterbitkan melalui artikel bertajuk "A New Ornithopod Dinosaur, Transylvanosaurus platycephalus gen. et sp. nov. (Dinosauria: Ornithischia), from the Upper Cretaceous of the Haţeg Basin, Romania" di jurnal Vertebrate Paleontology.



Simak Video "Kerangka Dinosaurus Kecil Dijual, Tingginya 1,3 Meter"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia