7 Hewan Purba yang Alami Kepunahan, Tak Hanya Dinosaurus Lho

7 Hewan Purba yang Alami Kepunahan, Tak Hanya Dinosaurus Lho

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Minggu, 23 Okt 2022 11:00 WIB
Replika mammoth berbulu di pameran museum di Victoria, British Columbia, Kanada.
Mammoth berbulu, salah satu hewan purba yang juga mengalami kepunahan. (Foto: FPLA/SuperStock)
Jakarta -

Hewan purba merupakan binatang yang hidup pada zaman dahulu, tepatnya sebelum manusia modern ada di bumi. Tidak hanya dinosaurus, banyak hewan purba yang mengalami kepunahan karena kondisi bumi yang kian berubah dari waktu ke waktu.

Kepunahan menjadi salah satu proses dari siklus kehidupan dan disebut sebagai seleksi alam. Ahli memperkirakan setidaknya sekitar 4 miliar spesies telah berevolusi di planet bumi. Sementara itu, dari jumlah perkiraan total makhluk yang pernah hidup, sebagian besar telah punah.

Lantas, selain dinosaurus, hewan apa saja yang mengalami kepunahan? Melansir dari World Atlas, berikut pembahasannya.

7 Hewan Purba yang Mengalami Kepunahan

1. Berang-berang Raksasa

Berang-berang raksasa atau Castoroides merupakan salah satu hewan purba yang telah punah. Binatang yang berukuran 2 meter ini memiliki tubuh dua kali lebih besar ketimbang spesiesnya yang sekarang masih ada.

Castoroides mempunyai gigi depan yang besar serta rahang yang kuat. Keduanya berfungsi untuk menggerogoti pohon dan cabang. Cakarnya yang besar berguna untuk menggali tanah hingga membentuk liang.

Berat berang-berang raksasa mencapai 90,7 kg, ia menjadi salah satu hewan pengerat terbesar sepanjang masa. Meski demikian, spesies ini telah punah lebih dari 10.000 tahun yang lalu dan hidup pada masa Pleistosen.

2. Gajah Kerdil

Jika gajah identik dengan tubuhnya yang besar, lain halnya dengan spesies yang satu ini. Gajah kerdil namanya, hewan itu ditemukan di pulau kecil Tilos, Yunani.

Kemunculan gajah kerdil memberikan contoh adanya fenomena dwarfisme, di mana suatu spesies menyusut dari waktu ke waktu untuk bertahan hidup. Semakin kecil ukuran, memungkinkan hewan tersebut untuk menghemat lebih banyak energi dan menyesuaikan dengan sumber daya yang langka.

Sebagai spesies gajah terakhir yang hidup di Eropa, gajah kerdil punah 4.000 tahun yang lalu. Mereka hidup di zaman Holosen.

3. Mammoth Berbulu

Hewan mammoth merupakan mamalia yang hidup selama era Pleistosen. Mammoth berbulu terkenal karena gadingnya yang besar dan bulunya yang lebat.

Bulu mammoth memiliki dua lapisan, sehingga memungkinkan mereka untuk beradaptasi dan menjaganya dari suhu dingin di akhir zaman es Pleistosen.

4. Serigala Purba

Serigala purba berbeda dengan serigala pada umumnya. Hewan ini hidup selama periode Pleistosen akhir dan awal Holosen. Tubuhnya cenderung lebih besar dibandingkan dengan spesies yang hidup pada era modern.

Peneliti memperkirakan hewan ini telah punah lebih dari 10.000 tahun yang lalu dan mati pada akhir zaman es bersama dengan mammoth berbulu dan kucing bergigi pedang.

5. Kucing Bergigi Pedang

Hewan purba lainnya yang mengalami kepunahan adalah kucing bergigi pedang. Binatang ini menjadi predator yang hidup di berbagai benua, termasuk Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Eropa, dan Afrika.

Kucing bergigi pedang disebut sebagai predator puncak yang berarti mereka tidak perlu takut pada apapun dan dapat hidup dimanapun. Itulah mengapa mereka terdapat di banyak benua.

Fosil dari kucing bergigi pedang berasal dari 56 juta tahun lalu, selama era Eosen pertengahan hingga akhir. Ciri khas mereka adalah gigi taring yang panjang dan tajam serta menonjol hingga ke rahang bawah mereka.

Tubuh kucing ini sangatlah besar dengan panjang gigi yang memiliki panjang hingga delapan kaki.

6. Glyptodon

Glyptodon termasuk ke dalam genus mamalia yang punah. Mereka hidup di Amerika Selatan dan Amerika Utara pada 5 juta hingga 11.000 tahun yang lalu. Hewan purba yang satu ini memiliki ciri fisik seperti armadillo pada era modern.

Hanya saja yang membedakan adalah ukuran glyptodon yang sangat besar. Panjangnya sendiri mencapai 3 meter dengan berat hingga mencapai 1.814,4 kg. Rahang mereka juga cenderung lebih lebar karena kebutuhan makan mereka yang banyak.

Beberapa jenis glyptodon memiliki lapisan tulang yang kaku pada ekornya. Ekor mereka berfungsi untuk melawan predator dan bertahan hidup. Sayangnya, spesies ini telah punah lebih dari 10.000 tahun yang lalu.

7. Megatherium

Megatherium merupakan spesies besar dari kungkang yang telah punah 10.000 tahun lalu. Kata megatherium berasal dari kata Yunani yaitu mega dan therion.

Kungkang raksasa hidup di Amerika Selatan dan Tengah sejak 400.000 tahun yang lalu. Mereka memiliki keterkaitan yang erat dengan kungkang yang hidup di zaman modern.

Megatherium sangatlah tinggi ketika berdiri dengan kaki belakangnya yang memiliki panjang hingga 4 meter. Mereka bertahan hidup dengan memakan tanaman dan buah-buahan dari pohon.

Berat badan hewan purba ini mencapai 3.628,7 kg. Meski begitu, mereka memiliki anggota tubuh yang kuat dan memudahkannya untuk memanjat pohon.

Nah, itulah hewan-hewan purba yang mengalami kepunahan. Semoga pembahasan di atas dapat menambah wawasan detikers, ya!



Simak Video "Museum Purbakala Patiayam Selamatkan Fragmen Rusa-Gajah Purba"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia