4 Komponen Darah Beserta Fungsinya, Siswa Sudah Tahu?

4 Komponen Darah Beserta Fungsinya, Siswa Sudah Tahu?

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 25 Nov 2022 15:00 WIB
ilustrasi darah merah
4 Komponen Darah. (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Darah adalah media transportasi dari sistem sirkulasi. Berwarna merah karena mengandung hemoglobin, darah juga terdiri dari empat komponen.

Dalam e-Modul Biologi kelas XI oleh Kemendikbud, komponen darah terdiri dari Plasma darah yaitu darah yang berbentuk padat dan sel darah yang berbentuk padat.

Plasma darah terdiri atas air dan zat, ion, yang terlarut di dalamnya. Sedangkan sel darah terbagi atas sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).

4 Komponen Darah

1. Plasma darah

Plasma darah membentuk 55 persen dari darah yang ada pada tubuh manusia. Plasma darah terdiri dari:

  1. Air (90 persen)
  2. Protein darah (8 persen), terbagi menjadi:
    -Fibrinogen: protein darah yang terlibat dalam pembekuan darah
    -Albumin: berfungsi menjaga volume dan tekanan darah
    -Globulin: berfungsi memberi imunitas
    -Protrombin: berfungsi sebagai enzim pembeku darah
    -Hormon: berfungsi sebagai protein pemacu dan pengendali metabolisme darah
  3. Garam mineral (0,9 persen), terdiri dari: NaCl, NaHCO3, garam kalsium, fosfor, magnesium dan besi
  4. Bahan organik (0,1 persen), terdiri dari: glukosa, asam amino, lemak, urea, asam urat, enzim dan antigen

Fungsi Plasma Darah

Plasma darah berfungsi sebagai:

  1. Pengatur tekanan osmosis darah sehingga jumlahnya dapat diatur dalam tubuh
  2. Pembawa sari-sari makanan, sisa metabolisme, hasil ekskresi dan gas

2. Eritrosit (sel darah merah)

Eritrosit atau sel darah merah berbentuk sel bikonkaf, tidak berinti, tidak dapat bergerak bebas, dan tidak dapat menembus dinding kapiler. Eritrosit dibentuk dalam sumsum merah tulang pipih.

Jumlahnya akan berbeda pada orang dewasa laki-laki dan peremuan yakni sekitar 5 juta/mm3 pada laki-laki dewasa dan sekitar4 juta/mm3 pada perempuan dewasa.

Umur eritrosit berusia kurang lebih 125 hari . Apabila eritrosit mati dan tua, akan dirombak di dalam hati dan limfa menjadi bilirubin (zat warna empedu).

Fungsi Eritrosit

Eritrosit mengandung Hemoglobin (Hb), Hb yang berfungsi:

  1. Mengangkut oksigen
  2. Mengangkut karbon dioksida
  3. Menjaga kesimbangan asam dan basa

3. Leukosit (sel darah putih)

Leukosit atau sel darah putih adalah sel darah yang berbentuk variatif, memiliki inti, dapat bergerak bebas secara amoeboid serta dapat menembus dinding kapiler yang disebut diapedesis.

Jumlahnya lebih sedikit dari eritrosit yakni 6.000-9.000/mm3. Apabila leukosit seseorang kurang dari 6.000/mm3 maka disebut leucopenia. Sedangkan jika jumlahnya lebih dari 9.000/mm3 disebut leukositosis.

Leukosit sebagian dibentuk oleh jaringan retikuloendothelim sumsum merah tulang (granulosit, monosit dan limfosit) dan sebagian lagi dibentuk oleh jaringan limfa (limfosit dan sel-sel plasma).

Fungsi Leukosit

Fungsi leukosit berfungsi melawan kuman yang masuk ke dalam tubuh dengan cara memakannya yang disebut dengan fagositosis.

Macam-macam Leukosit

  1. Granulosit: plasmanya bergranula terdiri dari: neutrofil, basofil, eosinofil.
  2. Agranulosit: plasmanya tidak bergranula terdiri dari monosit dan limfosit.

4. Trombosit (keping darah)

Trombosit adalah sel darah yang tidak berinti, mudah pecah dan tidak berwarna. Bentuknya yang tidak teratur berjumlah antara 200.000- 300.000/mm3.

Pembentukan trombosit terjadi di dalam megakariosit sumsum merah tulang. Setelah masuk dalam aliran darah, dapat bertahan sekitar 4 hari.

Fungsi Trombosit

Trombosit akan membantu proses pembekuan darah dengan berkumpul di lokasi cedera. Setelah berkumpul, trombosit akan menempel pada lapisan pembuluh darah yang terluka dan membentuk platform di mana pembekuan darah dapat terjadi. Proses ini akan membentuk bekuan fibrin di mana dapat menutup luka dan mencegah darah bocor keluar.



Simak Video "Perkembangan Terakhir Indra Bekti: 2 Kali Dioperasi, Mulai Siuman"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia