Sejak Kapan Manusia Mandi?

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 24 Nov 2022 17:00 WIB
Manusia purba
Foto: L Xueping Ji/IFL Science/ Ilustrasi Sejak Kapan Manusia Mandi
Jakarta -

Apakah detikers pernah membayangkan, manusia prasejarah mandi atau tidak? Sejak kapan mandi secara rutin menjadi kebiasaan manusia?

Pada banyak budaya kuno, ada ritual mandi dengan beragam tujuan berbeda. Entah itu untuk membersihkan diri, karena upacara keagamaan, mendapatkan efek terapeutik, atau bahkan dalam rangka kegiatan sosial.

Dikutip dari Medical Daily, orang Yunani Kuno dikatakan sebagai masyarakat yang pertama-tama mengembangkan pancuran. Bangsa Romawi memperluas sistem pipa ini dan menciptakan saluran air yang luas, memasok pipa ledeng dan pemandian dalam ruang dengan air.

Manusia modern seperti sekarang memandang mandi sebagai sesuatu yang privat, tetapi dahulu kegiatan ini dipandang sebagai bagian dari ritual bersama untuk membangun komunitas dan koneksi. Sementara, dahulu kebersihan masih sering dikaitkan dengan kekuasaan, spiritualitas, bahkan kecantikan.

Diduga Manusia Mandi Mulai Zaman Batu

Manusia diperkirakan sudah mulai mandi sejak Zaman Batu. Setidaknya ini karena sebagian besar gua-gua Eropa yang terdapat seni Paleolitik berada tidak jauh dari mata air alami.

Menurut penjelasan dalam History Extra berdasarkan laporan BBC History Revealed Magazine, jelang Zaman Perunggu mulai sekitar 5.000 tahun yang lalu, mandi menjadi kegiatan yang amat penting.

Para agamawan Mesir waktu itu sangat bersih, tetapi pemilik kebiasaan mandi terbaik dapat dikatakan adalah masyarakat Harappan yang tinggal di Lembah Indus.

Kota mereka, Mohenjo-Daro disebut memiliki kebanggaan berupa pemandian seluas 80 meter bernama "Great Bath" yang kemungkinan besar untuk ritual mandi religius.

Pemandian raksasa itu mungkin tidak untuk semua lapisan masyarakat. Meski begitu, di seantero kota-kota Harappan, ada banyak sumur dan pemandian umum.

Di Mohenjo-Daro, ada salah satu bangunan yang memiliki tungku bawah tanah. Diduga bangunan ini untuk memanaskan air.

Maka dapat dikatakan, masyarakat Harappan punya infrastruktur yang bagus untuk mengalirkan air ke rumah-rumah mereka.

Pemandian Era Prasejarah

Tahun 3.000-2002 SM, pada zaman prasejarah, laut dan sungai memiliki fungsi sebagai pemandian dan kemungkinan adalah cara mandi yang paling awal. Sementara, air terjun merupakan showernya.

Namun, seiring berkembangnya masyarakat lampau, pemandian umum jadi tempat utama untuk membersihkan diri. Alasannya karena tidak ada akses pribadi untuk mandi.

Para arkeolog mencatat "Great Bath" di Mohenjo-Daro sebagai salah satu pemandian umum pertama dalam sejarah.

Mesir Kuno: Semakin Bersih, Semakin Mendekati Dewa

Kisaran 1.500 SM, masyarakat Mesir Kuno menempatkan mandi, mencuci, dan bersolek sebagai hal yang amat penting. Mereka percaya, semakin bersih dan lembap seseorang, maka semakin dekatlah dengan para dewa dan dewi.

Para rakyat Mesir Kuno waktu itu menggunakan pasta beraroma yang terbuat dari abu dan tanah liat sebagai sabun.

Sementara, Papirus Ebers yang merupakan sumber pengetahuan medis menyarankan orang untuk mencampur minyak hewani dan nabati dengan garam alkali untuk mencuci rambut dan mengobati penyakit kulit.

Banyak di antara mereka membasuh diri beberapa kali sehari, termasuk setelah bangun tidur dan sebelum-sesudah makan meski umumnya berupa membilas tangan, wajah, atau kaki di baskom air berisi pasta di atas.

Selain mandi, orang Mesir Kuno juga memiliki kebiasaan mencukur habis seluruh rambut mereka untuk mengikuti tren kecantikan. Ini berlaku untuk wanita maupun pria.



Simak Video "Dorongan Nafsu Berahi, Remaja di Tasik Nekat Rekam Wanita Mandi"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia