Integrasi Nasional: Definisi, Hakikat, dan Faktor-faktornya

Integrasi Nasional: Definisi, Hakikat, dan Faktor-faktornya

Devita Savitri - detikEdu
Selasa, 22 Nov 2022 06:00 WIB
Perajin menyelesaikan pembuatan kain tenun saat pameran Industri Kecil Menengah (IKM) dalam rangkaian kegiatan Pesta Kesenian Bali ke-43 di Taman Budaya Bali, Denpasar, Bali, Sabtu (12/6/2021). Pameran IKM yang diikuti puluhan pelaku IKM dari berbagai daerah di Bali tersebut diselenggarakan untuk membantu perekonomian pelaku IKM yang terdampak pandemi COVID-19 dan mempromosikan berbagai produk unggulan khas Bali seperti kain tenun, perak, anyaman serta olahan pangan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Indonesia punya beragam budaya, integrasi nasional merupakan proses penyesuaian budaya tersebut (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta -

Integrasi nasional adalah proses penyatuan berbagai perbedaan dalam suatu bangsa. Integrasi nasional tersusun dari kata integrasi dan nasional yang memiliki arti masing-masing.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia kata integrasi berarti pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat. Dan kata nasional berarti bersifat kebangsaan atau meliputi suatu bangsa.

Definisi integrasi menurut Widjaja dalam buku Strategi Implementasi Kebijakan Kuliah Daring Masa Pandemi Covid-19 dengan Menerapkan Teknologi Digital Dalam Proses Pembelajaran PKN di Universitas Sriwijaya oleh Ermanovida dkk disebutkan sebagai keserasian satuan-satuan yang terdapat dalam suatu sistem.

Bukan sebuah penyeragaman namun hubungan satuan-satuan yang sedemikian rupa saling mendukung dan masih memiliki identitas masing-masing untuk saling menguntungkan.

Adapun dikutip dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas X, integrasi nasional punya arti politis dan antropologis. Secara politis, integrasi nasional adalah penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional.

Adapun secara antropologis, integrasi nasional adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat.

Hakikat Integrasi Nasional

Integrasi nasional adalah sebuah proses lanjut dari perasaan kesatuan bangsa. Terlebih bangsa Indonesia tercipta dari perjalanan historis yang melahirkan kondisi kebersamaan perasaan dan perasaan sependeritaan.

Integrasi nasional dapat dilihat dari dua dimensi yaitu dimensi vertikal dan dimensi horizontal. Dalam dimensi vertikal integrasi berkaitan dengan upaya menyatukan persepsi, keinginan dan harapan yang ada di antara pemerintah dan rakyatnya.

Sedangkan dimensi horizontal berkenaan dengan upaya mewujudkan persatuan di antara perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat itu sendiri. Baik perbedaan wilayah, suku, agama, budaya dan perbedaan lainnya.

Dalam masalah integrasi nasional ini ada 4 komponen yang merupakan kesatuan sebuah sistem yang menjadi indikator keberhasilan integrasi nasional.

Keempat komponen tersebut dikenal dengan SARA yaitu suku atau etnik, agama, ras, dan antar golongan. Empat komponen ini sangat sensitif dan paling mudah menimbulkan perpecahan. Karena itu kestabilan keempat komponen ini merupakan aset bangsa yang menjadikan bangsa kita menjadi berjaya

Faktor- faktor Pembentuk dan Penghambat Integrasi Nasional

1. Faktor Pembentuk

Masih dari sumber yang sama, faktor pembentuk integrasi nasional ada faktor yang mempengaruhi kemajuan suatu proses oleh seseorang maupun kelompok. Faktor pembentuk integrasi nasional yaitu:

  • Rasa senasib-seperjuangan yang diakibatkan oleh faktor sejarah.
  • Adanya ideologi nasional yang tercermin dalam simbol negara yaitu Garuda Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
  • Adanya tekad serta keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia seperti yang dinyatakan dalam Sumpah Pemuda.
  • Adanya ancaman dari luar yang menyebabkan munculnya semangat nasionalisme di kalangan bangsa Indonesia.
  • Penggunaan bahasa Indonesia.
  • Adanya semangat persatuan dan kesatuan dalam bangsa, bahasa, dan tanah air Indonesia.
  • Adanya kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang sama, yaitu Pancasila.
  • Adanya jiwa dan semangat gotong royong, solidaritas, dan toleransi keagamaan yang kuat.
  • Adanya rasa senasib sepenanggungan akibat penderitaan penjajahan.
  • Adanya rasa cinta tanah air dan mencintai produk dalam negeri.


2. Faktor Penghambat

Bak dua sisi koin, selain faktor pembentuk, ada juga faktor penghambat. Faktor penghambat integrasi nasional yaitu:

  • Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukan
  • Kurangnya toleransi antar sesama golongan
  • Kurangnya kesadaran di dalam diri masing-masing sebagai rakyat Indonesia terhadap ancaman dan gangguan dari luar
  • Adanya sikap ketidakpuasan terhadap ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan

Dengan demikian, integrasi nasional adalah berbagai upaya agar suatu negara khususnya Indonesia bisa lebih bersatu padu, satu arah menuju hal lebih baik.

Upaya untuk mencapai integrasi nasional dapat dilakukan dengan cara menjaga keselarasan antarbudaya. Hal itu dapat terwujud jika ada peran serta pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam proses integrasi nasional.

Untuk itu, sebagai warga negara yang baik, ada baiknya untuk mendukung berbagai hal dalam masalah integrasi nasional. Selamat belajar detikers!



Simak Video "Anies Resmikan Tarif Integrasi LRT-MRT-TransJ: Maksimal Rp 10 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia