Kisah Masa Kecil Albert Einstein, Sempat Terlambat Bicara hingga Benci Sekolah

Kisah Masa Kecil Albert Einstein, Sempat Terlambat Bicara hingga Benci Sekolah

Nikita Rosa - detikEdu
Senin, 21 Nov 2022 17:30 WIB
Albert Einstein
Albert Einstein Sempat Terlambat Bicara hingga Kesulitan di Sekolah. (Foto: getty images)
Jakarta -

Siapa tak kenal Albert Einstein? Ilmuwan jenius yang dikenal karena kontribusinya pada perkembangan teori fisika. Terutama tentang relativitas dan mekanika kuantum.

Einstein tidak hanya dikenal sebagai ilmuwan saja, tetapi juga dikenal sebagai manusia jenius dengan masuk dalam jajaran IQ tertinggi di dunia.

Namun, tak banyak yang tahu, pria berdarah Jerman ini justru sempat terlambat bicara. Bahkan fisikawan ini juga sempat membenci sekolah. Pada momen itulah, keuletan sang ibunda mengasuh Einstein kecil menjadi sangat menginspirasi.

Terlambat Berbicara hingga Benci Sekolah

Pada usia 4 tahun, Albert Einstein belum bisa berbicara seperti anak seumurannya. Hal itu membuat Einstein kesulitan hingga pada akhirnya ia mulai benci kepada sekolah.

Melihat kondisi itu, orang tua Einstein, Hermann Einstein dan Pauline Koch khawatir telinga Einstein juga tidak bisa mendengar.

Akan tetapi, kedua orang tuanya tetap bersabar hingga menunggu Einstein mengucapkan kata pertamanya. Meski pada akhirnya sudah bisa berbicara, kecepatan Einstein dalam menuturkan kata-kata dinilai sangat lambat.

Sang Bunda, Pauline, tetap bersikap tenang dan mengambil langkah bijak. Ia membantu Einstein dengan melafalkan kata demi kata dengan sabar. Kesabaran inilah yang membentuk karakter Albert Einstein hingga dewasa.

Ranking Terbawah di Kelasnya

Kesulitan Einstein kecil tak berhenti di situ saja. Di sekolah, ia juga menghadapi masalah akademis dan menjadi siswa yang menempati urutan terbawah di kelasnya.

Ketika belajar, Einstein hanya sebatas menghafal pelajaran yang diberikan oleh guru. Ia kesulitan untuk mencerna materi, bahkan menyesuaikan diri dengan peraturan sekolah yang ketat.

Kondisi yang demikian membuat Einstein semakin membenci sekolah. Bagi Einstein, tidak ada tempat yang paling dibencinya melebihi sekolah.

Menjadi Sasaran Bullying

Dengan segala keterbatasan yang dimiliki Einstein saat itu, gurunya sempat melabeli dirinya bodoh dengan intelegensi yang rendah.

Bahkan karena tidak dapat beradaptasi dengan baik di sekolah, Einstein sering menjadi sasaran perundungan.

Pada masa sulit ini, Pauline sang ibunda menjadi sosok yang selalu menguatkan hati sang putra setiap kali Einstein pulang sekolah. Ia tak pernah bosan memberikan semangat.

"Kau memiliki sesuatu yang hebat dalam dirimu yang tidak dimiliki orang lain. Kau akan menjadi orang hebat," tutur Pauline seperti diceritakan dalam buku Tak Masalah Menjadi Orang Yang Berbeda yang ditulis oleh Kim Doo Eung.

"Kau akan menjadi orang yang lebih hebat daripada yang lain," ujarnya.

Lalu bagaimana kelanjutan perjuangan Pauline dalam mendidik Albert Einstein kecil? klik DI SINI, ya.



Simak Video "Kisah Ilmuwan yang Celaka Karena Temuannya Sendiri "
[Gambas:Video 20detik]
(nir/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia