Jangan Ragu! Begini Cara Memberikan Feedback yang Baik dan Efektif

Jangan Ragu! Begini Cara Memberikan Feedback yang Baik dan Efektif

Devita Savitri - detikEdu
Selasa, 15 Nov 2022 09:00 WIB
Ilustrasi lowongan kerja.
Cara memberikan feedback dengan baik dan efektif. Foto: Unsplash/Amy Hirschi
Jakarta -

Feedback adalah tanggapan seseorang atas suatu tindakan yang dilakukan sebelumnya. Padanan kata feedback dalam bahasa Indonesia adalah umpan balik, yang artinya respons atas tindakan sebelumnya.

Dalam proses komunikasi, feedback diartikan sebagai reaksi yang diberikan oleh penerima pesan kepada pemberi pesan atau sumber pesan. Prof Dr Khomsahrial Romli MSi dalam bukunya Komunikasi Massa menyebutkan ada 6 jenis feedback yakni sebagai berikut:

Jenis Feedback

1. Internal Feedback

Internal feedback adalah respons yang diterima oleh penyampai pesan atau komunikator. Hal ini biasanya terjadi usai sang pemberi pesan melakukan kesalahan dan meminta maaf serta memperbaiki hal tersebut.

2. Eksternal Feedback

Eksternal feedback adalah umpan balik yang diterima pemberi pesan dari penerima pesan. Eksternal feedback memiliki dua sifat yakni langsung dan tidak langsung.

Feedback bersifat langsung biasanya terlihat dari bahasa tubuh ketika pemberi pesan menyampaikan sebuah hal, contohnya sebuah anggukan kepala yang bisa memiliki arti setuju. Sementara itu, feedback tak langsung bisa datang kepada pemberi pesan usai melewati suatu selang waktu, contohnya melalui surat.

3. Representative Feedback

Representative feedback adalah umpan balik yang datang melalui sampel. Walau ditanggapi hanya satu-dua orang, feedback jenis ini sudah bisa dianggap mewakili suara sejumlah penerima pesan lainnya.

4. Cumulative Feedback

Cumulative feedback adalah umpan balik yang datang akan dihimpun terlebih dahulu. Umumnya, responsnya tidak segera diubah dalam pesan berikutnya.

5. Quantitative Feedback

Quantitative feedback adalah umpan balik yang diukur dengan jumlahnya (kuantitas).

6. Institutionalized Feedback

Institutionalized feedback sebuah umpan balik yang diupayakan oleh lembaga dan dilakukan dengan cara mendatangi langsung khalayak untuk dikumpulkan pendapatnya.

Cara Memberikan Feedback yang Baik

Memberikan feedback pada seseorang juga perlu dilatih agar bisa dilakukan dengan benar dan efektif. Melansir laman Mind Tools, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar bisa memberikan feedback yang baik dan efektif, yakni sebagai berikut:

1. Periksa motif dalam memberikan feedback

Tujuan pemberian umpan balik adalah untuk memperbaiki situasi atau kinerja orang tersebut. Detikers tidak akan mencapai tujuan tersebut bila feedback disampaikan dengan bersikap kasar, kritis, atau ofensif.

2. Tepat waktu

Umpan balik bukan tentang mengejutkan seseorang. Jadi, semakin cepat dilakukan, semakin orang itu akan memikirkan feedback untuk melakukan perubahan.

3. Siapkan komentar secara spesifik

Sampaikan feedback dengan jelas tentang apa yang ingin detikers sampaikan. Lebih baik berikan fakta untuk menghindari ambiguitas.

4. Berikan feedback positif jangan hanya kritik

Awali dengan feedback positif yang akan membantu lawan bicara menjadi nyaman. Respons positif juga akan memungkinkan lawan bicara untuk "melihat" seperti apa kesuksesan yang dituju dan langkah apa yang perlu diambil di lain waktu untuk melakukannya dengan benar.

5. Berikan saran lanjutan

Walaupun tak sepenuhnya bisa diterima pemberi pesan, saran membuktikan detikers peduli dan ingin membantu pemberi pesan untuk tumbuh dan berkembang.

Untuk itu, feedback dibutuhkan orang ketika menyampaikan pesan. Ketika dilakukan dengan cara yang benar dan dengan niat yang benar, feedback dapat menghasilkan kinerja yang baik di kemudian hari. Selamat mencoba, detikers!



Simak Video "Survei LSI: Kepuasan Masyarakat atas Kinerja Jokowi Capai 76,2%"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia