Sanitasi: Pengertian, Ruang Lingkup, dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Sanitasi: Pengertian, Ruang Lingkup, dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Cicin Yulianti - detikEdu
Selasa, 08 Nov 2022 09:30 WIB
Concept of modern decoration design of bathroom with toilet and shower decorating with black and white ceramic for luxury hotel, condominium, residential
Adanya sarana pembuangan tinja seperti jamban merupakan bagian usaha sanitasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/indigosmx
Jakarta -

Pembuatan sanitasi merupakan salah satu cara membuat wilayah pembangunan atau permukiman bisa bebas dari cemaran bahan-bahan buangan dan menghindari penyakit-penyakit yang bisa timbul. Dalam upaya menjamin terwujudnya lingkungan bersih dan terhindar dari sampah dan limbah, maka dibuatlah sanitasi.

Keberadaan sanitasi sangat penting untuk menghindari bahaya yang bisa disebabkan oleh mikroorganisme atau zat kimia yang berasal dari pabrik maupun home industry. Sanitasi pun mampu memutus rangkai penularan penyakit.

Apa Itu Sanitasi?

Mengutip buku Pedoman Sanitasi Lingkungan oleh M Adrian, dalam artian sederhana, sanitasi adalah penjagaan kesehatan. Kata sanitasi berasal dari bahasa latin, yakni sanitas, yang memiliki arti sehat.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sanitasi adalah usaha untuk membina dan menciptakan suatu keadaan yang baik di bidang kesehatan (terutama kesehatan masyarakat) dan lingkungan, serta cara menyehatkan lingkungan hidup manusia, terutama lingkungan fisik, yaitu tanah, air, dan udara.

Adapun menurut Perpres No 185 Tahun 2014 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (PPAMS) definisi dari sanitasi adalah segala upaya yang dilakukan untuk menjamin terwujudnya kondisi yang memenuhi persyaratan kesehatan melalui pembangunan sanitasi.

Sementara itu, menurut World Health Organization (WHO), sanitasi adalah suatu usaha untuk mengawasi faktor-faktor lingkungan fisik yang berpengaruh kepada manusia, khususnya hal-hal yang memengaruhi efek, merusak perkembangan fisik, kesehatan, dan kelangsungan hidup.

Bisa dikatakan bahwa sanitasi merupakan sebuah bentuk usaha pencegahan penyakit yang menitikberatkan pada kegiatan atau usaha kesehatan lingkungan. Kesimpulannya, sanitasi adalah sebuah penciptaan dan pemeliharaan kebersihan dan kondisi yang sehat.

Ruang Lingkup Sanitasi

Ruang lingkup sanitasi di masyarakat antara lain sebagai berikut:

  1. Penyediaan air minum
  2. Pengolahan air buangan
  3. Pengelolaan sampah padat
  4. Pengendalian penyebaran penyakit
  5. Pencegahan atau pengendalian pencemaran tanah
  6. Hygiene makanan
  7. Pengendalian pencemaran udara
  8. Pengendalian radiasi
  9. Kesehatan kerja
  10. Pengendalian kebisingan
  11. Perumahan dan pemukiman
  12. Pencegahan kecelakaan

Manfaat Sanitasi Bagi Kesehatan

Mengutip buku Sanitasi Hygiene Kecantikan SMK/MAK Kelas X oleh Ani Susilowati dkk, beberapa manfaat pembuatan sanitasi adalah sebagai berikut:

  • Menjamin serta mewujudkan kondisi yang sesuai dengan persyaratan kesehatan
  • Memperbaiki, mempertahankan, dan mengembalikan kesehatan pada manusia
  • Memaksimalkan efisiensi produksi serta menghasilkan produk-produk yang sehat dan aman dari penyakit
  • Mencegah timbulnya penyakit menular, kecelakaan, atau bau tak sedap
  • Menghindari pencemaran
  • Mengurangi jumlah persentase manusia yang sakit serta mewujudkan lingkungan sehat, nyaman, dan bersih.

Apa bentuk sanitasi yang diterapkan di lingkungan detikers?



Simak Video "Penyakit yang Telan Banyak Dana BPJS Kesehatan: Kanker-Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia