Perjalanan Bambang Subianto dari Teknik Kimia ITB ke Kursi Menkeu Era Reformasi

Perjalanan Bambang Subianto dari Teknik Kimia ITB ke Kursi Menkeu Era Reformasi

Novia Aisyah - detikEdu
Sabtu, 05 Nov 2022 11:00 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) era Presiden BJ Habibie, Bambang Subianto bersaksi dalam sidang kasus korupsi BLBI dengan terdakwa Kepala BPPN  Syafruddin Arsyad Temenggung.
Foto: Ari Saputra/Perjalanan Bambang Subianto dari Teknik Kimia ITB ke Kursi Menkeu Era Reformasi
Jakarta -

Menteri Keuangan Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999), Bambang Subianto tutup usia. Berdasarkan informasi dari Kementerian Keuangan, dia berpulang pada Jumat, 4 November 2022 pukul 16:54 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

Bambang Subianto lahir di Madiun, Jawa Timur tanggal 10 Januari 1945. Dia adalah Menkeu pertama era Reformasi di bawah Presiden BJ Habibie.

Bambang menggantikan Fuad Bawazier setelah Presiden Soeharto lengser.

Insinyur Teknik Kimia ITB

Meski kiprahnya dikenal dalam bidang keuangan, Bambang Subianto justru meraih gelar pertamanya pada bidang teknik. Dia adalah lulusan insinyur Teknik Kimia ITB tahun 1973.

Mengutip laman Kepustakaan Presiden Perpusnas RI, Bambang kemudian bergabung dengan jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UI (FE UI) sebagai peneliti dan staf pengajar pada 1975.

Tiga tahun kemudian, 1978, Bambang menuju ke Belgia untuk kuliah di Universitas Katolik Leuven. Dia memperoleh gelar master Keuangan Perusahaan dan Bisnis Ekonomi pada 1981 serta doktor Organisasi Industri tahun 1984.

Setelah kembali ke Indonesia pada 1984, dia kembali bekerja di jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UI.

Empat tahun kemudian, Bambang Subianto menjadi staf Menkeu sebagai Direktur Departemen Keuangan dan Akuntansi. Selanjutnya pada 1992, jabatannya naik menjadi Dirjen Departemen Keuangan.

Semasa Bambang menjabat Dirjen, dia aktif mengembangkan hukum dan peraturan. Kebijakannya termasuk hukum pasar modal pada 1995, pengembalian selain pajak pada 1997, juga peraturan lain yang dibutuhkan seluruh perusahaan di Indonesia dengan prinsip transparansi melalui pendaftaran hasil audit laporan keuangan kepada perwakilan pemerintah yang berwenang dan membuat laporan terbuka untuk masyarakat.

Saat pertengahan krisis bulan Januari tahun 1998, Bambang diangkat menjadi Ketua Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA). Pada Mei tahun yang sama, dia diangkat sebagai Menteri Keuangan RI.

Bambang Subianto menjadi Menteri Keuangan Kabinet Reformasi Pembangunan dengan masa kerja 23 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999.



Simak Video "Sri Mulyani Cerita soal 'Setan dan Tuyul' yang Menggoda Untuk Korupsi"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia