Revolusi Prancis: Sejarah dan Pengaruhnya Bagi Indonesia

Revolusi Prancis: Sejarah dan Pengaruhnya Bagi Indonesia

Cicin Yulianti - detikEdu
Selasa, 01 Nov 2022 08:00 WIB
Tanggal 14 Juli jadi tanggal bersejarah bagi Prancis. Di tanggal itu pada tahun 1789 warga Prancis serang penjara Bastille yang jadi awal mula Revolusi Prancis.
Foto: Getty Images/ilustrasi Revolusi Prancis
Jakarta -

Peristiwa Revolusi Prancis adalah revolusi besar yang terjadi di benua Eropa maupun di dunia. Revolusi Prancis memiliki pengaruh yang kuat terhadap tatanan masyarakat dunia.

Revolusi Prancis terjadi karena tuntutan dari kaum rakyat jelata dan borjuis yang merasa sangat terbebani atas kebijakan raja.

Selain memiliki dampak yang besar bagi negara Prancis, revolusi besar-besaran tersebut berpengaruh juga pada negara lain salah satunya Indonesia.

Sejarah Revolusi Prancis

Revolusi Prancis secara besar-besaran terjadi pada abad ke-18. Puncak revolusi Prancis berlangsung pada tahun 1789-1799.

Mengutip buku Sejarah SMA/MA Kls XI-IPS, awal mula revolusi ditandai dengan adanya serangan terhadap penjara Bastille pada 14 Juli 1989 dan diakhiri dengan adanya kudeta oleh Napoleon Bonaparte pada 19 November 1799.

Secara garis besar, Revolusi Prancis berisikan peristiwa peralihan kekuasaan dari Ancien Regime, orde lama, dalam bentuk monarki, kepada kekuasaan rakyat, dalam bentuk republik.

Revolusi Prancis menghasilkan beberapa slogan yang populer hingga saat ini yakni Liberty (kebebasan), Egality (Persamaan), dan Fraternity (Persaudaraan).

Penyebab Terjadinya Revolusi Prancis

Pendorong dari Revolusi Prancis adalah krisis sosial yang terjadi pada masa pemerintahan Raja Louis XV (1715-1774). Saat itu terjadi krisis keuangan negara dan menjadikan raja harus menanggung hutang kepada bankir Yahudi yakni Samuel Bernard.

Utang yang besar tersebut merupakan peninggalan dari pemerintahan Raja Louis XIV yang saat itu digunakan untuk memenuhi biaya Perang Kemerdekaan Amerika Serikat. Raja pada saat itu, mengatasi masalah utang dengan menambah utang baru.

Untuk menanggung hutang tersebut, Raja menarik pajak yang sangat membebankan kaum borjuis dan rakyat jelata pada saat itu.

Selain itu, mereka pun harus menyerahkan hasil panen dan kerja paksa atas perintah kaum bangsawan dan golongan gereja.

Selain itu, penyebab dari Revolusi Prancis adalah ambisi yang berkembang dan dipengaruhi oleh kaum borjuis, kaum petani, kaum buruh, dan beberapa rakyat yang merasa tersakiti.

Revolusi Prancis menciptakan negara Prancis saat ini memiliki UUD, memiliki badan legislatif, dan negara Prancis sudah menuju ke arah demokrasi meski masih sempat muncul kembali pemerintahan otokrasi di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte.

Pengaruh Revolusi Prancis Terhadap Indonesia

Revolusi Prancis merupakan revolusi besar di dunia yang memiliki pengaruh terhadap negara lain, salah satunya adalah Indonesia.

Revolusi Prancis memiliki dampak yang besar terhadap pergerakan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Beberapa paham tentang kebebasan dan kebersamaan yang dipegang oleh rakyat Indonesia termasuk salah satu pengaruh dari Revolusi Prancis.

Pemikiran-pemikiran tokoh dalam Revolusi Prancis membangkitkan gairah masyarakat Indonesia untuk bebas juga dari penjajahan.

Tokoh-tokoh pergerakan Indonesia pun pemikirannya tak bisa dilepaskan dari pengaruh Revolusi Prancis.

Beberapa golongan terpelajar pun menggunakan prinsip-prinsip dari Revolusi Prancis untuk menumbuhkan nasionalisme, mengembangkan bidang pendidikan, melahirkan demokrasi hingga munculnya hak asasi manusia.

Penderitaan-penderitaan yang ada di balik Revolusi Prancis membuat masyarakat Indonesia pun tidak ingin mengalami penindasan yang sama dari penjajah.

Oleh karena itu, Revolusi Prancis membuat bangsa Indonesia lebih peduli terhadap perjuangan hak-haknya sebagai manusia.



Simak Video "Warga Prancis Demo Tolak Kenaikan Usia Pensiun"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia