Kenapa Patung Liberty Berwujud Perempuan? Ini Kisahnya

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 09 Mar 2022 16:30 WIB
Hiruk-pikuk traveler hilang selama masa lockdown melawan virus Corona. Yuk bernostalgia lagi saat Patung Liberty penuh sesak traveler.
Alasan Patung Liberty berwujud perempuan. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Kenapa pemahat Patung Liberty, Frédéric-Auguste Bartholdi, memilih sosok perempuan dalam karyanya itu?

Patung ini kerap dilihat sebagai simbol perdamaian dan keadlian, yang merupakan prinsip utama Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat dari Kerajaan Inggris pada tahun 1776. Demikian dikatakan dalam Britannica.

Saat Bartholdi membuat desain pertama Patung LIberty kira-kira tahun 1870, gagasan sosial serta nilai kebajikan sering dipersonifikasikan di Eropa. Misalnya dalam kebudayaan Yunani Kuno, Patung Nike sering dibuat. Patung tersebut berbentuk perempuan bersayap dan merupakan representasi kemenangan.

Banyak pula Kaisar Romawi yang memakai mata uang kekaisaran untuk mengaitkan antara kebajikan tertentu dengan pemerintahan mereka. Mereka juga kerap menggambarkan hal-hal kebajikan seperti kemurahan hati (liberalitas), kesalehan (pietas), dan itikad baik (fortuna) ke dalam bentuk perempuan.

Penciptaan karya ke dalam bentuk perempuan semacam itu adalah hal yang jamak dilakukan oleh seniman abad pertengahan dan Renaisans.

Alasan Patung Liberty adalah Perempuan

Fenomena pemilihan bentuk perempuan oleh para seniman berlanjut setelah Revolusi Prancis tahun 1789, bahkan hingga pasca 1830 dan 1848. Dalam setiap rancangan pula, para seniman memilih Patung Liberty digambarkan ke dalam bentuk perempuan.

Kendati demikian, tujuan representasi perempuan pada waktu tersebut berbeda dengan zaman klasik. Saat zaman Romawi, nilai kebajikan diasosiasikan dengan ikonografi kaisar. Sedangkan artis era Revolusi Prancis mempersonifikasikan Patung Liberty untuk mengunci nilai kultural ke dalam benak masyarakat.

Bahkan, para seniman era revolusi itu juga memiliki perbedaan pesan yang disampaikan. Misalnya, Eugène Delacroix melukis Liberty Leading People (1830) sebagai sosok yang berada di garda depan melawan negara dan mendesak rekan-rekannya maju sambil dia memegang bendera Prancis tinggi-tinggi. Sementara, Ange-Louis Janet melukis La République dengan sosok Liberty yang tenang di atas takhta dan mengangkat obor di atas kepalanya.

Sejumlah pakar percaya Bartholdi terisnpirasi dengan Liberty yang dilukis oleh Janet. Inspirasi Bartholdi ini masuk akal jika konteksnya adlaah kerusuhan domestik di Prancis selama abad 19.

Pada tahun antara 1848-1871, Monarki Juli Prancis jatuh dan digantikan oleh Republik Prancis Kedua. Pemerintahan yang menggantikan pun runtuh oleh kudeta pemimpinnya sendiri, Louis-Napoleon Bonaparte.

Dia sebagai Napoleon III memerintah dengan otoriter dan lengser karena digulingkan pada 1870. Kemudian, pemerintah penggantinya yakni Republik Ketiga Prancis baru bisa damai setelah peristiwa penindasan Paris Commune tahun 1871.

Maka, dengan latar belakang pertumpahan darah itu, Bartholdi kemungkinan besar berharap bisa menggunakan Patung Liberty sebagai monumen cita-cita Amerika Serikat sekaligus model bagi negaranya sendiri.

Filosofi lainnya adalah Lady Liberty dengan tenang menerangi jalan dan menginspirasi para pemimpin Amerika serta Prancis untuk membawa kebebasan serta stabilitas bagi rakyat.



Simak Video "Patung Liberty, Monumen Kebanggaan Warga Amerika Serikat"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/twu)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia