Lagu Pemudi Pemuda Dibuat Saat Penciptanya Gundah dan Sempat Diburu Jepang

Lagu Pemudi Pemuda Dibuat Saat Penciptanya Gundah dan Sempat Diburu Jepang

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 28 Okt 2022 10:00 WIB
Lirik Lagu Bangun Pemuda Pemudi: Makna dan Kisah Penciptanya
Ilustrasi kisah di balik lagu Bangun Pemudi Pemuda. Foto: Getty Images/iStockphoto/CJ_Romas
Jakarta -

Pencipta lagu Bangun Pemudi Pemuda adalah Alfred Simanjuntak. Pria kelahiran Parlombuan, Tapanuli Utara tanggal 8 September 1920 itu adalah seorang guru hampir sepanjang hayatnya.

Alfred Simanjuntak menulis lagu Bangun Pemudi Pemuda saat usianya masih 23 tahun. Waktu itu, dia bekerja sebagai guru di Sekolah Rakyat Sempurna Indonesia di Semarang.

Lagu ini memang memancarkan semangat bangkit dan berapi-api, tetapi diciptakan justru pada waktu suasana batin yang tidak nyaman.

Mengakibatkan Jadi Incaran Jepang

Dijelaskan dalam Indonesia Pusaka: Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Melalui Lagu oleh Sopan Adrianto, lagu Bangun Pemudi Pemuda dibuat dalam suasana batin seorang anak muda yang gundah di negeri yang terjajah.

Kalangan anak muda pada waktu itu pun punya rasa ingin merdeka begitu kuat dan mereka akan saling memekikkan salam "Merdeka!" saat saling bertemu.

Disebabkan lagu yang amat patriotik itu, Alfred Simanjuntak masuk daftar orang paling dicari oleh polisi militer Jepang, Kempetai.

Penciptanya Mendapatkan Doktor Honoris Causa

Alfred Simanjuntak mendapatkan gelar Doctor Honoris Causa dari Saint John University karena pengabdiannya 60 tahun di bidang pendidikan.

Pencipta Bangun Pemudi Pemuda ini juga merupakan seseorang yang terdidik. Dia kuliah di Fakultas Sastra Universitas Indonesia tahun 1950-1952, lalu melanjutkan ke Rijksuniversiteit Utrecht, Leidse Universiteit, Leiden, Stedelijke, Belanda.

Sejak 1950, dia bekerja penuh di Badan Penerbit Kristen (BPK) Gunung Mulia, Jakarta dan sempat menjadi pimpinan.

Menurut Terlengkap Kumpulan Lagu Wajib Nasional, Lagu Daerah, dan Lagu Anak Indonesia karya WIldan Bayudi, Alfred adalah sulung dari delapan bersaudara. Sewaktu masih muda, dia pernah menimba ilmu di Holland Indische School pada 1935 dan pindah ke Solo, Jawa Tengah untuk menempuh pendidikan guru di Holland Indische Kweek School sampai 1941.

Di perantauan itulah Alfred bertemu dengan C. Simanjuntak dan L. Manik (pencipta Satu Nusa Satu Bangsa). Kedekatan yang erat ini tak mengherankan jika lagu-lagu mereka punya ciri yang hampir sama.

Lirik Bangun Pemudi Pemuda

Bangun pemudi pemuda Indonesia

Tangan bajumu singsingkan untuk negara

Masa yang akan datang kewajibanmu lah

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas

Tak usah banyak bicara trus kerja keras

Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih

Bertingkah laku halus hai putra negri

Bertingkah laku halus hai putra negri

Pencipta lagu Bangun Pemudi Pemuda, Alfred Simanjuntak, meninggal pada 25 Juni 2014 di RS Siloam Karawaci, Tangerang. Selama hidupnya, dia telah menulis puluhan lagu anak-anak, rohani, paduan suara, dan lagu nasional sejak 1934.



Simak Video "KPK Ajukan Banding Atas Vonis Eks Pejabat Pajak Alfred Simanjuntak"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia