Ismail Marzuki, Pencipta Lagu Nasional RI yang Pernah Belajar di Madrasah

Ismail Marzuki, Pencipta Lagu Nasional RI yang Pernah Belajar di Madrasah

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 26 Sep 2022 18:15 WIB
Makna lagu Rayuan Pulau Kelapa adalah bentuk ungkapan keindahan Indonesia. Rayuan Pulau Kelapa ini diciptakan oleh komposer musik Indonesia, Ismail Marzuki.
Foto: Wikimedia Commons/Ismail Marzuki
Jakarta -

Ismail Marzuki adalah pahlawan nasional yang dikenal produktif dan berhasil menciptakan lagu-lagu nasional. Mulai dari Indonesia Pusaka, Gugur Bunga, hingga Rayuan Pulau Kelapa.

Komponis besar Indonesia ini adalah seniman berdarah Betawi. Ismail Marzuki lahir di Kwitang, Senen, Jakarta pada 11 Mei 1914.

Ismail Marzuki: Karier Musik, Pendidikan, hingga Pahlawan Nasional

Menyukai Musik Sejak Kecil

Berdasarkan catatan detikcom, Ismail Marzuki diketahui sudah menyukai musik sejak usia belia. Musik yang ia kagumi adalah musik-musik dari Prancis dan Italia.

Bahkan sejak usia remaja, Ismail sudah tergabung dalam band musik. Sejak saat itu, dia memegang alat musik petik dan mahir bermain gitar.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan musik Ismail semakin mahir. Kemudian pada tahun 1931, pertama kalinya ia mengarang lagu keroncong pertama yang berjudul Keroncong Serenata.

Saat itu, Ismail Marzuki juga tergabung dalam orkes musik bernama Lief Java. Ia memainkan beberapa alat musik seperti gitar, saksofon, dan harmonium pompa.

Bersekolah di Madrasah hingga Membentuk Orkes

Ismail Marzuki mengenyam pendidikan setara Sekolah Dasar (SD) di HIS Idenburg, sekolah pada zaman penjajahan Belanda.

Kemudian setelah itu melanjutkan ke jenjang setara SMP di MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) di Jl. Menjangan Jakarta. Ismail juga pernah mempelajari Ilmu Agama di Madrasah Unwanul Wustha.

Selain mengikuti pendidikan formal, Ismail Marzuki juga sudah mengikuti beberapa kegiatan musik yang mengantarkannya menjadi seorang pemusik ternama Indonesia.

Kegiatan musik tersebut antara lain:

- Anggota grup musik Lief Java pimpinan Hugo Dumas, sebuah orkes terkenal di zaman Belanda.
- Mengikuti siaran NIROM (Nederlands Indische Radio Omroep Maatschappij) yang berdiri pada 1934.
- Memimpin Orkes Studio Jakarta.
- Membentuk Orkes Studio Bandung (1936-1937).

Dijadikan sebagai Pahlawan Nasional

Setelah menempuh pendidikan, Ismail Marzuki mulai menciptakan lagu. Beberapa karyanya bahkan masih dikenal hingga saat ini sebagai lagu wajib kebangsaan.

Berikut lagu-lagu ciptaan Ismail Marzuki.

1. Gugur Bunga (1945)
2. Rayuan Pulau Kelapa (1944)
3. Juwita Malam (1950
4. Indonesia Pustaka (1949)
5. Wanita (1948)
6. Sabda Alam (1950)


7. Rindu Lukisan (1950)
8. Halo Halo Bandung (1946)
9. O Sarinah (1931)
10. Sepasang Mata Bola (1946)

Atas jasanya sebagai komponis besar yang dimiliki bangsa Indonesia, pemerintah kemudian menganugerahkan Ismail Marzuki gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keppres No. 89/TK/2004 pada tanggal 5 November 2004.



Simak Video "5 Tokoh Akan Dianugerahi Pahlawan Nasional, Salah Satunya dr Soeharto"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/kri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia