Ustaz Yusuf Mansur Ajak Sholat Ghaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Kristina - detikEdu
Minggu, 02 Okt 2022 18:00 WIB
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur'an, Ustaz Yusuf Mansur. Foto: Iswahyudi / 20detik
Jakarta -

Korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan terus bertambah. Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Qur'an, Ustaz Yusuf Mansur, mengajak komponen Daarul Qur'an dan semua irisannya untuk menunaikan sholat ghaib.

"Bismillahirrahmanirrahim, saya mengajak seluruh komponen Daarul Qur'an di pusat dan di seluruh cabang-cabangnya dan semua irisannya Daarul Qur'an termasuk rumah-rumah sakit di seluruh Indonesia dan di dunia di mancanegara untuk menyolatkan ghaib seluruh yang wafat di musibah Stadion Kanjuruhan Malang," ucapnya dalam pesan yang diterima tim detikHikmah, Minggu (2/10/2022).

Ia turut mendoakan para korban yang wafat agar mendapat ampunan dari Allah SWT dan husnul khotimah.

"Siapa pun yang meninggal yang wafat kita doain mudah-mudahan diampuni oleh Allah SWT dimaafin dan dijadikan wafatnya tetap husnul khotimah," lanjutnya.

"Insya Allah kita sholatkan ghaib di seluruh Daarul Qur'an dan irisannya di mana saja ya, termasuk juga alumni-alumni IKADAQU (Ikatan Alumni Daarul Qur'an) yang sedang kuliah di lima benua semuanya tolong sholat ghaib di tempat masing-masing," imbuhnya.

Ustaz Yusuf Mansur juga meminta para alumni pondok tahfiznya untuk mendoakan agar tragedi Kanjuruhan tidak mematahkan semangat untuk terus menggelorakan sepak bola Indonesia.

"Dan berdoa mudah-mudahan insiden ini tidak membuat putus asa, patah semangat dan terus menggelorakan sepak bola Indonesia," pungkasnya.

Sholat ghaib dilaksanakan dalam 1 rakaat dengan 4 takbir seperti halnya sholat jenazah pada umumnya. Berikut tata cara sholat ghaib dan bacaan lengkapnya seperti dirangkum dari berita detikHikmah.

Tata Cara dan Bacaan Sholat Ghaib

1. Niat Sholat Ghaib

Bila diketahui identitasnya bisa membaca,

أُصَلِّى عَلَى اْلمَيِّتِ (اْلمَيِّتَةِ) اْلغَائبِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ اْلكِفَايَةِ (إِمَامًا / مَأْمُوْمًا) لِلّهِ تَعَالى

Usholli alalmayyiti (tati-perempuan) alghooibi arba'a takbiroti fardhol kifayati (makmuman) lillahi ta'ala

Artinya: "Aku niat sholat atas mayit (nama) empat kali takbir fardu kifayah karena Allah Ta'ala.

Bila tidak diketahui identitasnya bisa membaca,

أُصَلِّى عَلَى مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ اْلإِمَامِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ اْلكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالى

Usholli ala man sholla alaihi arba'a takbiroti fardhol kifayati (makmuman) lillahi ta'ala

Artinya: "Aku sholat ghaib atas mayyit yang disholati imam empat kali takbir fardu kifayah makmum karena Allah Ta'ala."

2. Takbir pertama dilanjutkan membaca surat Al-Fatihah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ١ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ٢ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ ٣ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ ٤ اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ ٥ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ٦ صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ ٧

bismillāhir-raḥmānir-raḥīm, al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn, ar-raḥmānir-raḥīm, māliki yaumid-dīn, iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn, ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm, ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."

3. Takbir kedua dilanjutkan membaca sholawat

Bacaan sholawat saat sholat ghaib adalah sholawat yang dibacakan saat duduk tahiyat pada sholat fardhu. Sholawat dibacakan atas Nabi Muhammad SAW, berikut bacaannya:

اللّـٰهُمَّ صَلَّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِي الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Allahumma sholli alaa muhammad wa ala aali muhammad

Kamaa shollaita ala ibroohim wa ala aali ibroohim

Wa baarik ala muhammad wa ala aali muhammad

Kamaa baarokta ala ibroohim wa ala aali ibroohim

Innaka hamidun majiid

Artinya: "Ya Allah, berilah sholawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi sholawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.

Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia. Dan berilah berkat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberi berkat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia."

4. Takbir ketiga dilanjutkan membaca doa untuk jenazah

Berikut doa yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW,

اللّـٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ باالْمَاءٍ وَالثَّلْجِ والْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَاراً خَيْراً مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْراً مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجاً خَيْراً مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ اْلجَنَّة وَأَعِدْهُ مِنْ عَذَابِ اْلقَبْرِ وَعَذَابِ الناَّرِ

Allaahummaghfir la-hu warham-hu waafi-hi wafu'an-hu, wa akrim nuzuula-hu, wawassi' madkhola-hu, waghsil-hu bil maa-i wats tsalji wal-baradi, wanaqqi-hi minal khathayaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyad-hu minal danasi, wa abdil-hu daaran khairan min daari-hi, wa ahlan khairan min ahli-hi, wa zaujan khairan min zau-ji-hi, waqi-hi fitnatal qabri wa'adzaban naari

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia (mayat), berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah dia di tempat yang mulia, luaskanlah kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es.

Bersihkanlah dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran. Berilah dia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga yang lebih baik daripada keluarganya di dunia, istri yang lebih baik dari istrinya (atau suaminya) dan masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan neraka."

5. Takbir keempat dilanjutkan membaca doa untuk keluarga yang ditinggalkan

Berikut doa yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW,

اللّـٰهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَ بِااْلإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فىِ قُلُوْبِنَا غِلاَّ لِّـلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّناَ اِنَّكَ رَؤُفٌ الرَّحِيْمٌ

Allahumma la tahrim naa ajrahu walaa taftinnaa ba'dahu waghfirlanaa walahu. Waliikhwaninalladzinasabaquunabiliimaani walaa taj'al fii quluubina ghillallilladzina aamanuu robbanaa innaka rouufurrohiim

Artinya: "Ya Allah janganlah kami tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kami dan kepadanya."

6. Salam

Untuk salam didahului menengok ke kanan kemudian ke kiri. Setelah rangkaian sholat ghaib selesai bisa dilanjutkan dengan membaca doa untuk keselamatan jenazah. Berikut doanya,

Allaahumma shalli'alaa sayyidinaa muhammadin wa'alaa aali sayyidinaa muhammad. allahumma bihaqqil faatihati i'tiq riqabanaa wariqaaba haadzal mayyiti (kalau perempuan haadzihil mayyitati) minan naari. allahumma anzilirrahmata wal maghfirata alaa haadzal mayyiti (kalau perempuan haadzihil mayyitati) waj'al qabrahu (ha) raudlatan minal jannati walaa taj'alhu (ha) hufratan minan niraani, washallallaahu alaa khairi khalqihi sayyidana muhammadin wa alaa allihi washahbihii ajma'iin, wal hamdu lillahirabbil aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, dengan berkahnya surat Al Fatihah, bebaskanlah dosa kami dosa mayit ini dari siksaan api neraka.

Ya Allah, curahkanlah rahmat dan berilah ampun kepada mayit ini. Dan jadikanlah kuburnya taman yang nyaman dari surga dan janganlah Engkau menjadikan kuburnya itu lubang jurang neraka.

Dan semoga Allah memberi rahmat kepada semulia-mulia makhluk-Nya yaitu junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya sekalian, dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam."



Simak Video "Sidang Putusan Wanprestasi Ustaz Yusuf Mansur Digelar 1 Desember 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia