Ternyata Ini yang Terjadi Pada Otak Manusia Setelah Meninggal Dunia

Ternyata Ini yang Terjadi Pada Otak Manusia Setelah Meninggal Dunia

Anisa Rizki - detikEdu
Minggu, 02 Okt 2022 14:00 WIB
Computer screens in laboratory. Brain scans and coronavirus research
Foto: Getty Images/janiecbros/ilustrasi penelitian otak
Jakarta -

Otak adalah pusat perintah dan sistem saraf manusia. Sebagai sebuah organ yang penting dan kompleks pada tubuh, otak terdiri dari jaringan dan miliaran sel saraf.

Ketika manusia meninggal dunia, seluruh organ vital tubuh berhenti berfungsi. Jantung tidak lagi berdenyut, nafas terhenti begitu juga dengan otak juga tidak lagi berfungsi.

Meski begitu, dalam sebuah studi disebutkan bahwa aktivitas otak dapat berlanjut beberapa menit setelah seseorang meninggal dunia.

Otak Memutar Ulang Momen Tertentu

Dikutip dari Frontiers pada Minggu (2/10/2022), saat manusia menghembuskan nafas terakhirnya ia akan menyaksikan momen-momen yang pernah terjadi dalam hidupnya, khususnya yang paling berkesan.

Hal itu disebut sebagai life recall. Hingga saat ini, reka ulang momen hidup di otak setelah kematian masih menjadi pertanyaan besar bagi para ilmuwan saraf dari waktu ke waktu.

Pada sebuah studi baru yang diterbitkan untuk Frontiers in Aging Neuroscience menunjukkan bahwa otak mungkin tetap aktif dan terkoordinasi selama dan setelah transisi menuju kematian.

Ini dibuktikan ketika seorang pasien yang berusia 87 tahun menderita epilepsi. Dr. Raul Vicente dari Universitas Tartu, Estonia beserta rekannya menggunakan continuous electroencephalography (EEG) untuk mendeteksi kejang dan merawat pasien.

Selama proses perekaman tersebut, pasien mengalami serangan jantung dan meninggal. Lantas pada peristiwa tersebut memungkinkan para ilmuwan untuk merekkam aktivitas otak manusia yang sekarat untuk pertama kalinya.

Ingatan Menjelang Kematian

Pada tahun 2014, seorang peneliti perawatan kritis, Sam Parnia dari Stony Brook University merilis studi terbesar di dunia yang meneliti pengalaman saat tubuh manusia mendekati kematian.

Berdasarkan laman Science Alert, Sam mewawancarai lebih dari 100 orang yang selamat dari serangan jantung, lalu 45 persen di antaranya mengatakan tentang ingatannya menjelang kematian.

Ingatan tersebut mencakup cahaya terang, keluarga hingga sejumlah hal yang jadi ketakutannya.

Otak Berfungsi Selama 3 Menit Setelah Kematian

Menariknya, sebanyak 2 pasien mampu mengingat peristiwa yang berhubungan dengan resusitasi mereka.

Resusitasi adalah prosedur medis darurat yang dilakukan ketika jantung seseorang berhenti berdetak.

Sebetulnya hal itu diluar nalar. Sebab, kesadaran di luar kematian klinis tidak seharusnya terjadi.

"Kita tahu otak tidak dapat berfungsi ketika jantung berhenti berdetak, tetapi dalam kasus ini kesadaran tampaknya berlanjut hingga 3 menit ke periode ketika jantung tidak berdetak," jelas Parnia.

Lebih lanjut ia menambahkan, meskipun otak mati dalam 20 hingga 30 detik setelah jantung berhenti, tetapi pada kasus tersebut kesadaran tetap berlanjut hingga 3 menit.

Meski terdengar luar biasa, perlu dicatat bahwa fenomena tersebut hanya terjadi pada 2 pasien. Parnia sendiri mengatakan mungkin penjelasan termudah mengenai kasus tersebut bisa jadi ilusi.

Nah, itulah pembahasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada otak ketika manusia meninggal dunia. Meski begitu, hingga saat ini, apa yang terjadi sebenarnya belum diketahui secara pasti.



Simak Video "Polisi Ringkus Otak Begal Warga Pakai Samurai di Medan"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia