Rangkuman Film G30S PKI, Sesuaikah dengan Kejadian Asli?

Rangkuman Film G30S PKI, Sesuaikah dengan Kejadian Asli?

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 30 Sep 2022 14:30 WIB
Infografis profil Ahmad Yani
Rangkuman Film Pengkhianatn G30S PKI. (Foto: Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta -

Film Pengkhianatan G30S PKI adalah film yang mengisahkan tentang peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September 1965 oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Kejadian ini juga disebut juga sebagai peristiwa G30S/PKI.

Film Pengkhianatan G30S PKI disutradarai oleh Arifin C. Noer. Film ini memiliki durasi 3 jam 40 menit.

Ditayangkan setiap tahunnya, film ini masih menuai kontroversi hingga pernah dilarang oleh sejumlah tokoh Indonesia. Salah satunya adalah penyetopan penayangan oleh dua menteri di era Presiden B. J. Habibie.

Sejarawan Asvi Warman Adam dalam bukunya Menguak Misteri Sejarah menyebut Kepala Staf TNI Angkatan Udara Tahun 1973-1977, Mohamad Saleh Basarah Suradiningrat, berperan dalam penghentian penayangan film G30S/PKI. Asvi dalam buku tersebut menuturkan, Saleh Basarah mengaku menelpon dua menteri, Yunus Yosfiah selaku Menteri Penerangan dan Juwono Sudarsono selaku Menteri Pendidikan, untuk menghentikan penayangan Film Pengkhianatan G30S/PKI.

Bagaimana rangkuman Film Pengkhianatan G30S PKI? Berikut informasi selengkapnya.

Informasi Film Pengkhianatan G30S PKI

Judul film: Pengkhianatan G30S/PKI
Sutradara: Arifin C. Noer
Tahun rilis: 1984
Durasi film: 3 jam 40 menit
Penulis: Arifin C. Noer (skenario) dan Nugroho Notosusanto (cerita)
Daftar pemeran film:
- Amoroso Katamsi berperan sebagai Mayjen Soeharto
- Umar Kayam berperan sebagai Presiden Sukarno
- Syubah Asa berperan sebagai DN Aidit
- Bram Adrianto berperan sebagai Kolonel Untung
- Rudy Sukma berperan sebagai AH Nasution
- Ade Irawan berperan sebagai Ny. AH Nasution
- Keke Tumbuan berperan sebagai Ade Irma Suryani
- Didi Sadikin berperan sebagai Sarwo Edhie Wibowo
- Wawan Wanisar berperan sebagai Kapten Pierre Tendean

Rangkuman Film Pengkhianatan G30S PKI

Melansir dari detikNews, film yang lebih dikenal dengan judul 'Pengkhianatan G30S/PKI' atau 'Film G30S/PKI' ini sebenarnya berjudul lengkap 'Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI'. Film Pengkhianatan G30S PKI dibuat pada tahun 1982 dan diproduksi oleh perusahaan Perum Produksi Film Nasional (PPFN).

Film Pengkhianatan G30S PKI mengisahkan peristiwa Gerakan 30 September 1965 oleh Kol. Untung, Komandan Batalyon Cakrabirawa. Dalam peristiwa tersebut, tujuh jenderal terbunuh dengan menampilkan Mayjen Soeharto sebagai penyelamat.

Pada September 1998, Menteri Penerangan Letjen TNI Yunus Yosfiah di era Presiden B.J. Habibie memutuskan bahwa film Pengkhianatan G30S PKI tidak akan diputar atau diedarkan lagi. Sebab, Film Pengkhianatan G30S PKI dinilai berbau rekayasa sejarah dan mengkultuskan seseorang, yakni Presiden Soeharto.

Seberapa Akurat Film Pengkhianatan G30S PKI?

Sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Warman Adam hingga istri sutradara Arifin C. Noer, Jajang C. Noer, pernah mengomentari akurasi sejarah dalam Film Pengkhianatan G30S PKI. Melansir dari detikNews, berikut poin akurasi film tersebut:

1. Penyiksaan para Jenderal dinilai tidak akurat dengan kejadian sebenarnya berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik.
2. Pemimpin PKI DN Aidit digambarkan sebagai perokok berat, tidak sesuai dengan fakta Aidit bukan perokok.
3. Peta Indonesia dalam film menggambarkan Timor Timur telah masuk Indonesia. Nyatanya, latar peristiwa kala itu Timor Timur belum masuk Indonesia.


4. Penggambaran lokasi Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma dikesankan menjadi sarang PKI dan dekat dengan Lubang Buaya di Pondok Gede. Faktanya, kedua lokasi ini berjauhan.
5. Film Pengkhianatan G30S PKI disebut terlalu menyudutkan TNI Angkatan Udara dan diminta agar tidak ditayangkan lagi di televisi.

Itulah rangkuman Film Pengkhianatan G30S PKI. Tertarik menyaksikan, detikers?



Simak Video "Hari Kesaktian Pancasila dari G30S PKI"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia