Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung, Apa Bedanya?

Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung, Apa Bedanya?

Nikita Rosa - detikEdu
Kamis, 29 Sep 2022 12:00 WIB
Indeks Demokrasi 2020: Indonesia Catat Skor Terendah dalam 14 Tahun Terakhir
Perbedaan Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung. (Foto: DW (News))
Jakarta -

Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Terdapat salah satu jenis demokrasi bernama demokrasi langsung dan tidak langsung, apa bedanya?

Sebelum itu, mari kita pahami istilah demokrasi. Istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani demos yang berarti rakyat dan kratos/cratein yang artinya pemerintahan.

Dalam arti sederhana, demokrasi dapat diartikan dengan pemerintahan oleh rakyat. Sedangkan menurut Presiden ke-16 Amerika Serikat, Abraham Lincoln, demokrasi adalah
pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Bisa diartikan jika demokrasi
adalah suatu sistem pemerintahan yang mengabdi kepada kepentingan rakyat dengan tanpa memandang partisipasi mereka dalam kehidupan politik, sementara pengisian jabatan-jabatan publik dilakukan dengan dukungan suara rakyat dan mereka memiliki hak untuk memilih dan dipilih.

Demokrasi sendiri dibagi atas berbagai jenis, salah satunya berdasarkan penyaluran kehendak rakyat. Dalam demokrasi berdasarkan penyaluran kehendak rakyat terdapat demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung.

Apa bedanya? berikut penjelasan demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung menurut buku Modul PPKn Kelas XI oleh Kemendikbud.

Perbedaan Demokrasi Langsung dan Demokrasi Tidak Langsung

1. Demokrasi Langsung

Demokrasi langsung adalah demokrasi yang mengikutsertakan rakyatnya secara langsung dalam menentukan kebijakan negara. Hal ini sudah diterapkan di Yunani Kuno, tepatnya di wilayah Sparta dan Athena dengan membentuk polis atau negara kota.

Demokrasi langsung bisa terjadi karena wilayah negara kota masih kecil, tidak seperti negara yang ada saat ini. Saat itu, masalah yang ditangani masih bersifat sederhana atau belum kompleks, dan jumlah anggota negara kota masih terbilang sedikit.

2. Demokrasi Tidak Langsung

Demokrasi tidak langsung adalah demokrasi yang dilakukan melalui sistem perwakilan, artinya rakyat untuk dapat ikut serta dalam menentukan kebijakan negara tidak dilakukan secara langsung melainkan melalui wakil-wakil yang telah mereka pilih dalam pemilu.

Penerapan demokrasi ini lebih banyak digunakan pada negara-negara lain, sebab jumlah penduduk dalam suatu negara senantiasa bertambah.

Salah satu contoh negara yang menerapkan demokrasi tidak langsung adalah Indonesia. Untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD tingkat provinsi maupun kabupaten ditentukan oleh Undang-undang tentang Pemilu. Negara mengacu pada Undang-undang tersebut mengenai kuota yang dibutuhkan sehingga tidak semua rakyat Indonesia menjadi wakil rakyat yang akan duduk di badan legislatif.



Simak Video "Mahfud Sebut Lembaga Survei Kini Bisa Dibeli"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia