Ini Malaikat Penanya Manusia di Kubur, Bagaimana Bocoran Pertanyaannya?

Ini Malaikat Penanya Manusia di Kubur, Bagaimana Bocoran Pertanyaannya?

Rahma Harbani - detikEdu
Rabu, 28 Sep 2022 20:30 WIB
Sejumlah warga datang untuk berziarah di area makam korban COVID-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta. Berikut penampakannya.
Ilustrasi. Malaikat yang menanyai di alam kubur adalah Malaikat Munkar dan Nakir. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Malaikat yang menanyai manusia di alam kubur adalah Malaikat Munkar dan Nakir. Mereka mendatangi seseorang yang baru dimakamkan sesuai dengan keterangan hadits dari Abu Hurairah RA di mana Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا قُبِرَ الْمَيِّتُ أَوْ قَالَ أَحَدُكُمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ أَسْوَدَانِ أَزْرَقَانِ يُقَالُ لأَحَدِهِمَا الْمُنْكَرُ وَالآخَرُ النَّكِيرُ ، فَيَقُولَانِ : مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ ؟ فَيَقُولُ مَا كَانَ يَقُولُ

Artinya: "Apabila mayat atau salah seorang dari kalian sudah dikuburkan, ia akan didatangi dua malaikat hitam dan biru, salah satunya Munkar dan yang lain Nakir, keduanya berkata: Apa pendapatmu tentang orang ini (Nabi Muhammad)? Maka ia menjawab sebagaimana ketika di dunia..." (HR Tirmidzi).

Fase ditanyai oleh Malaikat Munkar dan Nakir ini bertepatan dengan fase menunggu hari kiamat. Semua manusia di alam barzah menanti kematian seluruh makhluk hidup dan kehancuran total alam semesta.

Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali dalam Tentang Ilmu dan I'tikad: Seri Ringkasan Ihya' Ulumuddin berpendapat, Malaikat Munkar dan Nakir adalah kedua malaikat yang ditakuti. Sebab, keduanya tidak segan memukuli dan mendudukan seseorang di alam kuburnya bila salah menjawab pertanyaan mereka.

Pertanyaan yang diajukan oleh keduanya berkaitan tentang tauhid dan risalah. Pertanyaan di alam kubur menjadi awal ujian setelah kematian.

"Hendaknya seorang hamba beriman kepada azab kubur karena hal tersebut merupakan kebenaran yang mengandung hikmah di dalamnya," jelas Abu Hamid Muhammad yang diterjemahkan oleh Muhammad Ahsan bin Usman.

Pertanyaan di Alam Kubur oleh Malaikat Munkar dan Nakir

Pertanyaan dari kedua malaikat Munkar dan Nakir tersebut dilontarkan ketika suara gesekan sandal orang-orang yang melayat sudah benar-benar pergi meninggalkan jenazah tersebut. Hal ini disandarkan dari keterangan hadits Rasulullah SAW yang dikisahkan dari Al Barra bin Azib RA.

Berdasarkan hadits Rasulullah SAW tersebut, usai suara sandal dari para pelayat menghilang, Malaikat Munkar dan Nakir mendekati jenazah dan menanyai tentang tauhid dan risalah utama. Pertanyaan tersebut adalah, "Siapa Tuhanmu?", "Apa agamamu?", dan "Siapa nabimu?"

Dinukil dari buku At-Tadzkirah Jilid 1 karangan Imam Syamsuddin Al-Qurthubi, Rasulullah SAW melanjutkan penjelasan yang akan terjadi di alam kubut tersebut, "Dan datanglah kepadanya dua malaikat. Kemudian menyuruhnya duduk seraya bertanya, 'Siapa Tuhanmu?' Dia jawab, 'Tuhanku Allah.'

Keduanya bertanya lagi, 'Apa agamamu?' Dia jawab, 'Agamaku Islam.'

Keduanya bertanya lagi, 'Siapa orang ini, yang telah diutus di tengah kamu sekalian?' Dia jawab, 'Dia adalah Rasul Allah.'

'Dari mana kamu tahu?' tanya kedua malaikat itu pula, maka dijawablah, 'Aku membaca kitab Allah, maka aku beriman dan mempercayainya.'

Maka terdengar suatu seruan yang menyeru dari langit, 'Benarlah hambaKu. Maka hamparkan untuknya permadani dari surga, beri dia pakaian surga, dan bukakan untuknya satu pintu ke surga.'

Maka datang kepadanya sebagian dari kesenangan dan wewangian surga. Dan dilapangkan kuburnya sejauh pandangan matanya." (HR Abu Dawud).

Sementara itu, bagi orang yang kafir, ketiga pertanyaan dari Malaikat Munkar dan Nakir itu tidak dapat dijawab dengan tepat. Setelahnya, terdengar seruan dari langit menyebutkan untuk menyiapkan neraka bagi jenazah tersebut.

Dalam riwayat lain yang dikisahkan Abu Hurairah RA , diceritakan bahwa Malaikat Munkar dan Nakir menanyai seseorang di alam kubur dalam keadaan dua warna yakni berwarna hitam dan biru. Kemudian mereka bertanya tentang Rasulullah SAW.

Orang yang mampu menjawab pertanyaan tersebut dengan tepat maka diberi imbalan berupa kelapangan kubur seluar 70 hasta kali 70 hasta. Bahkan, disebutkan dalam hadits tersebut, kuburannya juga diberi penerangan dan orang yang bersangkutan diminta Malaikat Munkar dan Nakir untuk tidur hingga hari kebangkitan.

Sebaliknya, orang kafir yang tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut akan mendapat siksa kubur dari Malaikat Munkar dan Nakir. Rasulullah SAW bersabda,

"Maka dikatakan (Malaikat Munkar dan Nakir) kepada bumi: 'Gulunglah dia.' Maka digulungnya dia sampai berantakan tulang-belulangnya. Demikianlah dia selalu disiksa, sampai Allah membangkitkannya kelak dari tempat berbaringnya itu." (HR Tirmidzi).



Simak Video "Jual Parsel Buah-buahan, Pedagang Lumajang Raih Untung 10 Kali Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia