Daftar Pasukan Khusus dengan Diklat Paling Ekstrem di Dunia, Ada Kopassus

Daftar Pasukan Khusus dengan Diklat Paling Ekstrem di Dunia, Ada Kopassus

Fahri Zulfikar - detikEdu
Sabtu, 24 Sep 2022 19:00 WIB
(FILES) In a file picture taken on August 20, 2009 members of Indonesias Kopassus Special Forces take positions during a ceremony in Jakarta. The United States said on July 22, 2010 it would resume ties with Indonesian special forces after a 12-year hiatus, as part of efforts by Washington to reach out to the worlds largest Muslim nation. The announcement comes as Washington seeks to resume training for the Kopassus unit as part of growing intelligence cooperation with Jakarta.  AFP PHOTO/FILES/ADEK BERRY (Photo by ADEK BERRY / AFP FILES / AFP)
Foto: AFP/ADEK BERRY/Ilustrasi Kopassus
Jakarta -

Setiap negara dunia yang punya angkatan bersenjata memiliki sebuah pasukan khusus. Beberapa di antaranya bahkan menjalankan operasi di negara lain dan mendapatkan pengakuan dunia.

Dikutip dari Business Insider, beberapa pasukan khusus yang dikenal terbaik di dunia antara lain Green Berets (Amerika Serikat/AS), National Gendarmerie Intervention Group/GIGN (Prancis), Special Air Service/SAS (Inggris), hingga Alpha Group (Rusia).

Namun selain itu, ada pula pasukan khusus dunia yang dikenal memiliki latihan paling ekstrem. Termasuk di antaranya pasukan khusus milik Indonesia.

Lantas apa saja pasukan khusus dengan pendidikan dan latihan paling ekstrem? Berikut ini daftarnya dikutip dari laman CNN Indonesia.

Daftar Pasukan Khusus dengan Pendidikan dan Latihan Paling Ekstrem:


1. Navy Seal - Amerika Serikat

Dikutip dari laman resmi AL AS, pasukan khusus Navy Seal memiliki latihan ekstrem yang disebut 'Hell Week' atau Pekan Neraka. Latihan ini biasa dilakukan selama lima setengah hari.

Latihan ekstrem ini dilakukan peserta selama seharian. Bahkan peserta hanya boleh tidur kurang dari empat jam.

Peserta latihan harus berlari, berenang, mengayuh, membawa perahu di kepala, melakukan sit-up, push-up, dan berbagai latihan berat lain.

2. Special Air Services (SAS) - Inggris

Latihan ekstrem pasukan elite Special Air Services (SAS) Inggris pernah memakan korban pada 2013 lalu. Sebanyak tiga prajurit meninggal setelah menjalani latihan sejauh 26 kilometer di Brecon Beacons, dikutip BBC.

Mereka telah menjalani ujian di medan berat dengan suhu 30 derajat Celsius. Mereka juga harus membawa beban seberat 27 kg kala menempuh medan itu.

3. SASR - Australia

Mengutip laman Britannica, Resimen Layanan Udara Khusus Australia (SASR) adalah unit pasukan khusus yang ada di bawah naungan Komando Operasi Khusus Australia,.

Untuk menjadi bagian dari SARS, peserta harus menjalani latihan seleksi tiga pekan. Dalam lima hari terakhir seleksi, rata-rata prajurit akan kehilangan berat 10-15 kg.

Saking beratnya latihan, diketahui hanya ada 15 persen kandidat yang lolos dengan persetujuan instruktur.

4. Kopassus - Indonesia

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) adalah pasukan elite di Indonesia. Pasukan ini dikenal melakukan latihan dopper.

Dalam latihan tersebut, prajurit harus menghindari peluru yang ditembakkan sembari merangkak di lumpur.

Selain harus menghindari peluru, pasukan Kopassus juga harus berlatih di dalam hutan dan melakukan latihan terjun payung.

5. NZSAS - Selandia Baru

Dikutip dari situs resmi NZSAS, unit Layanan Udara Khusus Selandia Baru (NZSAS) adalah unit pasukan khusus Selandia Baru. Unit ini bertugas untuk melakukan operasi pengintaian dan kontra-terorisme,

Prajurit NZSAS harus menjalankan latihan selama sembilan bulan. Program ini mencakup beberapa kemampuan penting, seperti navigasi, senjata, medis, dan pembongkaran.


6. GIGN - Prancis

Mengutip The Independent, Groupe d'Intervention de la Gendarmerie Nationale (GIGN) adalah pasukan khusus Prancis yang dibentuk setelah kegagalan dalam kasus penyanderaan atlet Olimpiade Israel saat Olimpiade Munich pada 1972.

Pasukan ini dibentuk dari jajaran kepolisian dalam seleksi selama tiga bulan. Salah satu latihan pasukan ini pernah terekam oleh tim dokumenter Prancis.

Mereka merekam sekelompok calon anggota baru GIGN melihat 120 kandidat berkurang menjadi 18 hanya dalam dua pekan. Para kandidat juga harus menerima 'tinju hukuman' dari prajurit terlatih.

Nah, itulah daftar pasukan khusus dunia yang memiliki latihan paling ekstrem.



Simak Video "AS Kembali Beri Bantuan Militer ke Ukraina, Kali Ini Senilai USD 400 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia